Al-Shabaab Bertanggung Jawab Atas Ledakan Bom di Jantung Ibukota Mogadishu

KIBLAT.NET, Mogadishu – Gerakan Al-Shabaab Al-Mujahidin Somalia, Rabu (08/01/2020), bertanggung jawab atas serangan bom di jantung ibukota Somalia, Mogadishu. Bom Al-Shabaab meledak di dekat istana presiden dan gedung-gedung pemerintahan lainnya.

Juru bicara pemerintah kota, Hasan Umar, mengungkapkan bahwa ledakan itu terjadi di persimpangan Sidka. Persimpangan itu merupakan titik check poin dengan prosedur pemeriksaan ketat. Persimpangan ini merupakan pintu masuk menuju Istana Presiden, kantor Departemen Dalam Negeri dan Parlemen.

Ia menambahkan, setidaknya tiga tewas dalam serangan ini tanpa menyebutkan identitas korban.

Pada bagiannya, direktur pelayanan ambulan Abdul Qadir Abdurrahman mengatakan setidaknya 11 orang luka-luka, di antara wanita.

Al-Shabaab mengatakan dalam pernyataannya bahwa pejuangnya di balik peledakan ini. Gerakan afiliasi Al-Qaidah itu memberi pesan bahwa serangan ini menunjukkan kelemahan pemerintah mengamankan ibukota.

“Serangan ini melihatkan pemerintah tidak mengamankan penuh persimpangan utama di Mogadishu,” kata pernyataan Al-Shabaab.

Al-Shabaab meningkatkan operasi militer menargetkan pasukan asing dan lokal dalam beberapa hari terakhir. Serangan di ibukota ini sendiri terjadi beberapa hari setelah Al-Shabaab menargetkan pangkalan militer yang menampung tentara AS di Kenya.

Dalam serangan di pangkalan di dekat perbatasan Kenya-Somalia itu, satu tentara AS dan dua kontraktor Pentagon tewas.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat