... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kini, Kata InsyaAllah Masuk dalam Kamus Jerman

Foto: Kamus bahasa Jerman

KIBLAT.NET, Berlin – Kata InsyaAllah, yang berarti “jika Allah menghendaki,” telah ditambahkan ke kamus Duden Jerman yang diterbitkan penerbit Merriam-Webster di negara itu.

Dalam kamus tersebut, kata itu ditulis dengan “inschallah.” Seperti diketahui, kata ini digunakan oleh umat Muslim ketika merujuk ke masa depan. Apakah kata itu akan dicetak dalam kamus edisi terbaru atau tidak, belum ada kepastian.

Ini bukan pertama kalinya kata-kata dari dunia Muslim masuk ke kamus dalam beberapa tahun terakhir. “Oha” yang umum digunakan dalam bahasa Turki juga masuk ke dalam kamus, karena semakin populer sebagai ungkapan keheranan atau kejutan.

Jerman, negara berpenduduk lebih dari 81 juta orang, memiliki populasi Muslim terbesar kedua di Eropa Barat setelah Prancis. Di antara hampir 4,7 juta Muslim di negara itu, 3 juta keturunan Turki. Banyak orang Jerman Turki adalah keturunan imigran Turki generasi kedua atau ketiga, yang pindah ke negara itu selama tahun 1960-an.

Sumber: Daily Sabah
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Sekjen MUI Minta Pemerintah Kaji Ulang Hubungan dengan Cina

kekecewaan ini semakin bertambah setelah pemerintah Cina mengklaim perairan Natuna sebagai bagian dari wilayah mereka.

Selasa, 07/01/2020 11:26 0

Indonesia

DDII Gelar Simposium Bahas Radikalisme

Menyambut awal tahun 2020, Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia mengumpulkan para pakar da’wah dalamsimposium

Selasa, 07/01/2020 11:14 0

Indonesia

PBNU Dukung Pemerintah Indonesia Tenggelamkan Kapal Cina di Natuna

PBNU juga mendesak pemerintah RRT berhenti melakukan tindakan provokatif atas kedaulatan wilayah perairan RI

Selasa, 07/01/2020 10:55 0

Indonesia

Iuran BPJS Tetap naik, Komisi IX: Pemerintah Ingkari Kesepakatan

Kurniasih menyebut pemerintah telah mengabaikan keputusan yang telah dibuat bersama DPR beberapa waktu lalu.

Senin, 06/01/2020 16:10 0

Indonesia

Meski Kapal Cina di Natuna, Pemerintah Tak Boleh Lupa Kasus Jiwasraya

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid Presiden Joko Widodo harus bersikap tegas terhadap adanya kapal Cina di Natuna.

Senin, 06/01/2020 11:06 0

Indonesia

Hidayat Nur Wahid Tagih Janji Kampanye Jokowi Terkait Natuna

Hidayat Nur Wahid mengingatkan Presiden Joko Widodo untuk membuktikan dan melaksanakan pernyataannya mengenai Natuna saat kampanye pilpres 2019

Senin, 06/01/2020 09:58 0

Indonesia

Warga Bekasi Gotong Royong Bersihkan Masjid Pasca Banjir

Beberapa warga sekitar masjid dibantu santri Lembaga Studi Islam dan Bahasa Arab Yayasan Yamima Jatikramat dan Warga Betawi Jatiasih mulai membersihkan masjid Nurul Islam sejak

Senin, 06/01/2020 09:28 0

Indonesia

UBN Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Jakarta

Ustadz Bachtiar Nasir bersama Tim AQL Peduli menembus banjir di Semanan, Kalideres dan Pesing-Daan Mogot untuk menyalurkan bantuan Logistik bagi korban banjir

Senin, 06/01/2020 09:12 0

Indonesia

Jazuli Juwaini: Klaim Cina Atas Natuna Langgar Hukum Internasional

Anggota Komisi I DPR Jazuli Juwaini menegaskan Indonesia memiliki hak berdaulat atas Wilayah Natuna berdasarkan Hukum Laut Internasional (UNCLOS) yang diakui dunia.

Sabtu, 04/01/2020 16:44 0

Indonesia

Update Korban Bencana di Jabodetabek dan Banten: 53 Orang Meninggal, 1 Hilang

- Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo mengungkapkan bahwa korban banjir Jakarta dan sekitarnya bertambah.

Sabtu, 04/01/2020 14:25 0

Close
CLOSE
CLOSE