... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Israel Akan Bangun 1.936 Permukiman Baru di Tanah Palestina

Foto: Permukiman Israel

KIBLAT.NET, Tel Aviv – Pemerintah pendudukan Israel menyetujui pembangunan sebanyak 1.936 unit permukiman baru Yahudi di wilayah Palestina yang diduduki. Hal ini seperti laporan organisasi non-pemerintah setempat pada Senin (06/01/2020).

Organisasi lokal Peace Now, yang memantau persoalan itu, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Komisi Perencanaan Tertinggi Otoritas Sipil Israel setuju membangun unit-unit permukiman baru selama pertemuan pada Ahad dan Senin.

Lebih tepatnya, organisasi mengindikasikan bahwa sebanyak 1.150 proyek telah disetujui sebagai bagian dari tahap aplikasi dan 786 sebagai bagian dari persetujuan akhir, termasuk 258 unit di permukiman Harish yang ada di “tanah pribadi Palestina” yang disengketakan.

Ini terjadi ketika Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bersiap untuk pemilihan legislatif pada tanggal 2 Maret mendatang.

“Meskipun tidak ada mandat yang jelas untuk pemerintah saat ini (Israel), itu berperilaku seolah-olah tidak ada yang terjadi dan terus mendukung konstruksi berbahaya dan tidak perlu di wilayah pendudukan,” kata Peace Now dalam sebuah pernyataan.

Pembangunan permukiman di wilayah Palestina ilegal menurut hukum internasional. Tetapi administrasi Presiden AS Donald Trump mengumumkan musim gugur yang lalu bahwa dia tidak lagi melihatnya dari sudut ini.

Lebih dari 600.000 pemukim tinggal di Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki di antara sekitar tiga juta warga Palestina.

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Iuran BPJS Tetap naik, Komisi IX: Pemerintah Ingkari Kesepakatan

Kurniasih menyebut pemerintah telah mengabaikan keputusan yang telah dibuat bersama DPR beberapa waktu lalu.

Senin, 06/01/2020 16:10 0

Indonesia

Meski Kapal Cina di Natuna, Pemerintah Tak Boleh Lupa Kasus Jiwasraya

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid Presiden Joko Widodo harus bersikap tegas terhadap adanya kapal Cina di Natuna.

Senin, 06/01/2020 11:06 0

Indonesia

Hidayat Nur Wahid Tagih Janji Kampanye Jokowi Terkait Natuna

Hidayat Nur Wahid mengingatkan Presiden Joko Widodo untuk membuktikan dan melaksanakan pernyataannya mengenai Natuna saat kampanye pilpres 2019

Senin, 06/01/2020 09:58 0

Indonesia

Warga Bekasi Gotong Royong Bersihkan Masjid Pasca Banjir

Beberapa warga sekitar masjid dibantu santri Lembaga Studi Islam dan Bahasa Arab Yayasan Yamima Jatikramat dan Warga Betawi Jatiasih mulai membersihkan masjid Nurul Islam sejak

Senin, 06/01/2020 09:28 0

Indonesia

UBN Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Jakarta

Ustadz Bachtiar Nasir bersama Tim AQL Peduli menembus banjir di Semanan, Kalideres dan Pesing-Daan Mogot untuk menyalurkan bantuan Logistik bagi korban banjir

Senin, 06/01/2020 09:12 0

Indonesia

Jazuli Juwaini: Klaim Cina Atas Natuna Langgar Hukum Internasional

Anggota Komisi I DPR Jazuli Juwaini menegaskan Indonesia memiliki hak berdaulat atas Wilayah Natuna berdasarkan Hukum Laut Internasional (UNCLOS) yang diakui dunia.

Sabtu, 04/01/2020 16:44 0

Indonesia

Update Korban Bencana di Jabodetabek dan Banten: 53 Orang Meninggal, 1 Hilang

- Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo mengungkapkan bahwa korban banjir Jakarta dan sekitarnya bertambah.

Sabtu, 04/01/2020 14:25 0

Indonesia

Pengamat: Slogan NKRI Harga Mati Seperti Tak Bermakna Dalam Persoalan Natuna

Ujang Komarudin menilai slogan "NKRI Harga Mati" tak bermakna dalam persoalan Natuna.

Sabtu, 04/01/2020 13:41 2

Indonesia

Komisi I DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Kapal Cina di Natuna

Menurutnya, kapal-kapal tersebut harus diberi tindakan tegas, terarah dan terukur.

Sabtu, 04/01/2020 12:38 0

Indonesia

Jabodetabek Dilanda Banjir, ACT Terapkan Total Disaster Management

Aksi Cepat Tanggap (ACT) menerapkan Total Disaster Management (TDM) untuk menyikapi banjir di Jabodetabek.

Jum'at, 03/01/2020 08:42 0

Close
CLOSE
CLOSE