... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Turki Mulai Pengiriman Tentara ke Libya

Foto: Militer Turki/Ilustrasi

KIBLAT.NET, Ankara — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan, Ahad (05/01/2020) malam, dimulainya pengiriman tentara Turki ke Libya secara bertahap. Pemerintah Turki memulai keterlibatan militer di Libya setelah parlemen memberi lampu hijau beberapa hari lalu.

“Tugas prajurit kami ada koordinasi. Tentara-tentara kami mulai dikirim secara bertahap,” kata Erdoga dalam sebuah wawancara dengan CNN Turki, seperti dilansir AFP.

Parlemen Turki, Kamis lalu, memberi izin kepada Erdogan mengirim pasukan ke Libya untuk mendukung Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang berbasis di Tripoli dan diakusi secara internasional. GNA sedang menghadapi pemerintahan saingannya pimpinan Khalifah Haftar yang didukung Mesir dan Uni Emirat Arab (UEA).

Erdogan menekankan bahwa tujuan Turki bukan untuk pertempuran, tapi mendukung legitimasi pemerintah yang sah dan mencegah tragedi kemanusiaan.

Erdogan menunjukkan bahwa Turki tidak akan melibatkan tentara dalam pertempuran. Para perwira Turki akan dibebani tugas koordinasi dalam “kekuatan tempur” dan akan memberi mereka pengalaman dan informasi, untuk mendukung pemerintah GNA.

Dia mengatakan bahwa “kekuatan tempur” akan terdiri dari “unit yang berbeda”. Erdogan tidak menjelaskan siapa yang akan menjadi pasukan tempur atau dari mana mereka akan datang.

Dia juga menolak kritik Saudi, yang pada Ahad mengutuk keputusan parlemen Turki. Erdogan mengatakan, “Kami menolak kecaman mereka dan tidak mempertimbangkannya.”

Libya telah berada dalam kekacauan sejak penggulingan rezim Muammar Gaddafi pada 2011. Hal itu karena banyak kepentingan politik internasional, tertuma soal ladang minyak.

BACA JUGA  Erdogan: Operasi Militer Turki di Idlib Sudah Dekat

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Jazuli Juwaini: Klaim Cina Atas Natuna Langgar Hukum Internasional

Anggota Komisi I DPR Jazuli Juwaini menegaskan Indonesia memiliki hak berdaulat atas Wilayah Natuna berdasarkan Hukum Laut Internasional (UNCLOS) yang diakui dunia.

Sabtu, 04/01/2020 16:44 0

Indonesia

Update Korban Bencana di Jabodetabek dan Banten: 53 Orang Meninggal, 1 Hilang

- Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo mengungkapkan bahwa korban banjir Jakarta dan sekitarnya bertambah.

Sabtu, 04/01/2020 14:25 0

Indonesia

Pengamat: Slogan NKRI Harga Mati Seperti Tak Bermakna Dalam Persoalan Natuna

Ujang Komarudin menilai slogan "NKRI Harga Mati" tak bermakna dalam persoalan Natuna.

Sabtu, 04/01/2020 13:41 2

Indonesia

Komisi I DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Kapal Cina di Natuna

Menurutnya, kapal-kapal tersebut harus diberi tindakan tegas, terarah dan terukur.

Sabtu, 04/01/2020 12:38 0

Indonesia

Jabodetabek Dilanda Banjir, ACT Terapkan Total Disaster Management

Aksi Cepat Tanggap (ACT) menerapkan Total Disaster Management (TDM) untuk menyikapi banjir di Jabodetabek.

Jum'at, 03/01/2020 08:42 0

Indonesia

Jenazah Prof Yunahar Dimakamkan di Yogyakarta

Jenazah Prof. Yunahar Ilyas saat ini sedang disemayamkan di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta.

Jum'at, 03/01/2020 08:20 0

Indonesia

Ini Hasil Pertemuan Dai se-Solo Raya

Ustadz Tengku Azhar membacakan hasil pertemuan yang diadakan Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) dengan 300 -an aktivis dakwah se- Solo raya di akhir acara.

Jum'at, 03/01/2020 08:04 0

Indonesia

Puluhan Warga Meninggal Akibat Banjir Jabodetabek

Sampai dengan 2 Januari pukul 21.00 WIB jumlah korban meninggal akibat banjir adalah 30 orang.

Jum'at, 03/01/2020 07:46 0

Indonesia

Anwar Abbas: Prof Yunahar Sosok Rendah Hati

Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas menilai bahwa Prof. Yunahar Ilyas adalah sosok yang rendah hati.

Jum'at, 03/01/2020 07:34 0

Indonesia

Innalilahi, Ketua PP Muhammadiyah Prof Yunahar Ilyas Wafat

Kabar duka datang dari keluarga Muhammadiyah

Jum'at, 03/01/2020 05:06 0

Close