... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hidayat Nur Wahid Tagih Janji Kampanye Jokowi Terkait Natuna

Foto: Wakil Ketua MPR-RI, Hidayat Nur Wahid.

KIBLAT.NET. Jakarta – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Hidayat Nur Wahid mengingatkan Presiden Joko Widodo untuk membuktikan dan melaksanakan pernyataannya mengenai Natuna saat kampanye pilpres 2019 terkait masalah Natuna.

“Pernyataan Presiden Jokowi sangat jelas dan tegas bahwa Natuna, termasuk Natuna Utara adalah bagian dari teritorial Indonesia. Karenanya bagian dari NKRI, yang (keutuhan) NKRI adalah harga mati. Pak Jokowi menyatakan tidak takut terhadap mereka yang mengklaim Natuna Utara. Itu untuk mempertahankan keutuhan NKRI,” katanya dalam siaran pers yang diterima Kiblat.net pada Senin (06/01/2020).

“Pernyataan terbuka itu, sekarang lah saat membuktikannya, ketika ada kengototan pihak China untuk melanggar kedaulatan teritorial Indonesia di Natuna Utara,” sambungnya.

Ia juga mengkritik keras pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan yang meminta ketegangan dengan Tiongkok karena insiden di Natuna tak perlu dibesar-besarkan karena berkaitan dengan investasi Tiongkok di Indonesia. Terutama terkait dengan perpindahan Ibukota, karena Cina akan menjadi investor terbesar untuk membangun Ibukota yang baru.

Hidayat menilai pernyataan tersebut tidak wajar dan tidak sepantasnya, karena keutuhan NKRI tidak boleh dikalahkan dengan alasan investasi.

“Apalagi soal pembangunan Ibukota yang baru, belum ada payung hukumnya. Padahal soal Natuna, adalah soal keutuhan dan kedaulatan NKRI. Dan banyak orang selalu meneriakkan NKRI harga mati,” tegas Hidayat lagi.

Hidayat mengingatkan bahwa DPR dan Pemerintah pada akhir periode 2019–2024 telah sepakat mengesahkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Bila merujuk Pasal 4 UU ini, maka tindakan Tiongkok sudah masuk ke dalam kategori ancaman terhadap NKRI.

BACA JUGA  Anggota DPR-RI FPKS Sumbang Masker N95 ke RS Persahabatan

“Pasal 4 ayat (3) menyebutkan bahwa pelanggaran wilayah perbatasan masuk kepada kategori ancaman terhadap NKRI. Pemerintah mestinya juga harus segera menjalankan UU ini, di antaranya dengan menyusun program bela negara, pembentukan Komponen Pendukung dan Komponen Cadangan,” ujarnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Arab Saudi Kutuk Langkah Turki Tempatkan Tentara di Libya

"Kerajaan mengutuk persetujuan parlemen Turki untuk mengirim pasukan militer ke Libya," kata kementerian luar negeri Saudi dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh kantor berita pemerintah.

Senin, 06/01/2020 09:04 0

Turki

Turki Mulai Pengiriman Tentara ke Libya

Erdogan menunjukkan bahwa Turki tidak akan melibatkan tentara dalam pertempuran.

Senin, 06/01/2020 08:34 0

Irak

Tak Pernah Hidup Damai, Warga Irak Demo Tolak Penjajahan AS dan Iran

"Ini mengungkapkan tidak adanya negara Irak," pungkasnya.

Senin, 06/01/2020 07:40 0

Afrika

Al-Shabaab Serbu Pangkalan AS di Kenya, Tiga Tewas dan Empat Pesawat Hancur

laporan polisi yang berhasil didapat AFP menyebutkan sedikitnya dua helikopter, dua pesawat dan sejumlah kendaraan tempur AS yang berada di landasan pacu hancur.

Senin, 06/01/2020 06:48 0

Timur Tengah

AS Kirim Ribuan Pasukan Tambahan ke Timur Tengah

Kantor berita Associated Press mengutip pernyataan para pejabat AS mengatakan bahwa tentara tambahan itu diambil dari Divisi 82 Airborne di Fort Bragg, Carolina utara.

Sabtu, 04/01/2020 10:08 0

Iran

Selain Soleimani, Ini Nama-nama Perwira Iran yang Tewas Dalam Serangan di Baghdad

“Orang-orang yang tewas pada Jumat dalam serangan ‘teroris’ Amerika Serikat di ibukota Baghdad 10 orang. Lima di antaranya warga Iran dan lima lainnya unsur Al-Hasd Al-Syakbi Irak,” kata pernyataan kantor media Brigade Al-Quds seperti dikuti Arabi21 dari media Iran IRNA.

Sabtu, 04/01/2020 08:26 0

Amerika

Pentagon: Eksekusi Qassem Soleimani Atas Perintah Presiden Trump

"Atas perintah presiden, militer AS telah mengambil langkah-langkah defensif untuk melindungi personil Amerika di luar negeri dengan membunuh Qassem Soleimani," kata pernyataan Pentagon.

Sabtu, 04/01/2020 07:28 0

Irak

Jendral Iran Qassem Soleimani dan Sejumlah Petinggi Milisi Syiah Tewas di Baghdad

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara pasukan Amerika dan milisi pro-Iran di Irak.

Jum'at, 03/01/2020 09:37 0

Suriah

Sekolah di Idlib Jadi Sasaran Rudal Militer Suriah

Akibatnya, sembilan warga sipil tewas. Lima di antaranya anak-anak.

Jum'at, 03/01/2020 08:51 0

Turki

Parlemen Turki Setujui Pengiriman Militer ke Libya

Ia menekankan bahwa Turki akan terus mempertahankan kekuatannya di tingkat lapangan dan diplomatik.

Jum'at, 03/01/2020 07:25 0

Close