... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pengamat: Slogan NKRI Harga Mati Seperti Tak Bermakna Dalam Persoalan Natuna

Foto: pengamat politik Univ. Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengamat Politik Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai slogan “NKRI Harga Mati” tak bermakna dalam persoalan Natuna. Sebab, pemerintah Indonesia tidak mengambil tindakan tegas soal masuknya kapal Cina di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

“Kita sepakat dengan NKRI harga mati. Tapi slogan tersebut sepertinya tak bermakna dalam persoalan Natuna. Mana ada juga pejabat di republik ini yang berani mati, yang ada cari aman. Yang berani mati itu hanya rakyat,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Sabtu (04/02/2020)

Menurutnya, sebagai negara yang berdaulat Indonesia sejatinya harus protes terhadap Cina. Karena kapal Cina telah masuk perairan Indonesia. Bahkan, sejatinya Indonesia sudah mengambil sikap tegas.

“Jika sudah melanggar dan mengganggu kedaulatan ya harus diusir. Cuma persoalannya, pemerintah tak akan berani mengusir kapal Cina tersebut. Bisa saja karena Cina banyak membantu pemerintah Indonesia,” tuturnya.

Terakhir, Ujang juga menekankan bahwa Indonesia jangan bersikap lemah, kerena akan dipermalukan. Bersikaplah seperti negara yang berdaulat yang kuat.

“Ketika teritorialnya dimasuki dan diganggu, pemerintah langsung melakukan protes. Bahkan bila perlu mengusir dari perairan Indonesia,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

2 comments on “Pengamat: Slogan NKRI Harga Mati Seperti Tak Bermakna Dalam Persoalan Natuna”

  1. Cc

    ompong dulu, gigi palsunya lagi dibersihin karena ada karang.

  2. Lerasira

    NKRI harga obral, kedaulatan telah banyak ditawar murahan. Sungguh memprihatinkan rezim jokow.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Timur Tengah

AS Kirim Ribuan Pasukan Tambahan ke Timur Tengah

Kantor berita Associated Press mengutip pernyataan para pejabat AS mengatakan bahwa tentara tambahan itu diambil dari Divisi 82 Airborne di Fort Bragg, Carolina utara.

Sabtu, 04/01/2020 10:08 0

Iran

Selain Soleimani, Ini Nama-nama Perwira Iran yang Tewas Dalam Serangan di Baghdad

“Orang-orang yang tewas pada Jumat dalam serangan ‘teroris’ Amerika Serikat di ibukota Baghdad 10 orang. Lima di antaranya warga Iran dan lima lainnya unsur Al-Hasd Al-Syakbi Irak,” kata pernyataan kantor media Brigade Al-Quds seperti dikuti Arabi21 dari media Iran IRNA.

Sabtu, 04/01/2020 08:26 0

Amerika

Pentagon: Eksekusi Qassem Soleimani Atas Perintah Presiden Trump

"Atas perintah presiden, militer AS telah mengambil langkah-langkah defensif untuk melindungi personil Amerika di luar negeri dengan membunuh Qassem Soleimani," kata pernyataan Pentagon.

Sabtu, 04/01/2020 07:28 0

Irak

Jendral Iran Qassem Soleimani dan Sejumlah Petinggi Milisi Syiah Tewas di Baghdad

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara pasukan Amerika dan milisi pro-Iran di Irak.

Jum'at, 03/01/2020 09:37 0

Suriah

Sekolah di Idlib Jadi Sasaran Rudal Militer Suriah

Akibatnya, sembilan warga sipil tewas. Lima di antaranya anak-anak.

Jum'at, 03/01/2020 08:51 0

Turki

Parlemen Turki Setujui Pengiriman Militer ke Libya

Ia menekankan bahwa Turki akan terus mempertahankan kekuatannya di tingkat lapangan dan diplomatik.

Jum'at, 03/01/2020 07:25 0

Afghanistan

Serangan Taliban terhadap Pasukan Pemerintah Meningkat

Taliban melancarkan serangan hampir setiap hari menargetkan pasukan keamanan dan pejabat pemerintah.

Kamis, 02/01/2020 10:12 0

Afrika

Turki Kritik Bisunya Liga Arab terhadap Kampanye Militer Haftar ke Tripoli

Liga Arab mengeluarkan pernyataan akhir “mencegah campur tangan asing di Libya” dalam pertemuan darurat di tingkat duta besar pada Selasa (31/1/2019) di Mesir. Rapat tersebut digelar di Kairo atas permintaan Mesir.

Kamis, 02/01/2020 09:01 0

Yaman

Pengadilan Syiah Hutsi Vonis Mati Presiden dan PM Yaman

vonis mati ini dijatuhkan atas kejahatan menjalin kontak dengan musuh Republik Yaman. Para petinggi pemerintah sah itu dituduh menjalin hubungan dengan Israel.

Rabu, 01/01/2020 11:12 0

Suriah

Rusia Gempur Idlib di Malam Tahun Baru

Suara sirene peringatan serangan udara dari berbagai penjuru pun bersahut-sahutan di malam tersebut.

Rabu, 01/01/2020 09:57 0

Close