... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Militer AS Targetkan Lima Pangkalan Milisi Hizbullah Irak

Foto: Militer AS di Irak

KIBLAT.NET, Washington – Militer AS mengumumkan pada Ahad (29/12/2019) bahwa mereka menargetkan lima pangkalan militer di Irak dan Suriah milik milisi Hizbullah Irak, milisi Syiah yang didukung Iran. Serangan ini dilakukan dua hari setelah seorang Amerika terbunuh dalam serangan rudal terhadap sebuah pangkalan militer Irak di Kirkuk.

Juru bicara Pentagon Jonathan Hoffman mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan itu dilakukan sebagai balasan terhadap serangan berulang-ulang oleh Brigade Hizbullah (Irak) terhadap pangkalan-pangkalan militer Irak, termasuk milik pasukan AS. Kami akan melemahkan kemampuan Brigade Hizbullah melakukan serangan terhadap pasukan koalisi.

Dia menjelaskan, pangkalan yang ditarget itu tiga di Irak dan dua di Suriah. Pangkalan-pangkalan ini adalah tepat penyimpanan senjata atau markas Brigade Hizbullah, yang tergabung dalam koalisi milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi.

Hoffman menuduh faksi tersebut menargetkan pangkalan militer Kirkuk dengan 30 peluru mortir pada Jumat lalu. Akibatnya, seorang kontraktor Amerika tewas dan empat tentara Amerika serta dua tentara Irak terluka.

Amerika Serikat baru-baru ini bersumpah memberi “respons tegas” untuk menanggapi penargetkan kepentingannya di Irak yang berulang. Terlebih setelah jatuhnya korban tewas warga negara AS.

Hoffman mengingatkan tentang “hubungan dekat” antara Brigade Hizbullah dan Brigade Al-Quds, unit operasi luar negeri Garda Revolusi Iran. Ia memperingatkan Iran dan milisinya untuk segera menghentikan serangan terhadap pasukan koalisi Amerika dan internasional dan menghormati kedaulatan Irak jika tidak ingin menjadi target tentara AS.

BACA JUGA  Sekjen PBB Sebut Pandemi Covid-19 Krisis Terburuk Sejak 1945

Dia melanjutkan, koalisi berada di Irak resmi diminta oleh pemerintah Baghdad. Pemerintah meinta kam untuk memastikan kekalahan Daulah Islamiyah (ISIS) dan melatih serta membimbing militer pemerintah.

Dia mengklaim, Amerika Serikat dan mitra koalisinya sepenuhnya menghormati kedaulatan Irak dan mendukung (pembentukan) Irak yang kuat dan independen. Tetapi meskipun demikian, Amerika Serikat tidak akan melepaskan haknya untuk membela diri.

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Habib Hanif Alatas: Satu Ikatan Terkuat dengan Muslim Uighur, Kalimat Tauhid

Hujan mengguyur deras peserta Aksi Bela Uighur di depan gedung Kedutaan Besar Republik Rakyat Cina (RRC) di Kuningan, Jakarta pada Jum'at (27/12/2019).. Meski begitu, orasi menggetarkan jiwa dari Habib Hanif Alatas, menantu Habib Rizieq Shihab malah semakin membakar semangat peserta aksi.

Sabtu, 28/12/2019 16:36 0

Indonesia

Soal Uighur, Slamet Maarif: Diamnya Pemerintah Berarti Menentang Pancasila dan UUD 1945

Delegasi peserta Aksi Bela Uighur Jum'at (27/12/2019) sempat diagendakan bertemu dengan perwakilan Kedutaan Besar Republik Rakyat China (RRC) di dalam Gedung Kedubes RRC. Namun, di tengah perjalanan menuju tempat pertemuan, delegasi mengaku akan ditemui perwakilan RRC di gedung lain, tidak di dalam Gedung Kedubes China.

Sabtu, 28/12/2019 16:26 0

Indonesia

Doa untuk Uighur Ditolak, Tiga Pihak Akan Tempuh Jalur Hukum

Sebab, massa memberikan tuduhan tak mendasar atas acara tersebut.

Jum'at, 27/12/2019 21:00 0

Indonesia

Gus Nuril Sebut Doa untuk Uighur di Bali Nodai Hari Natal

Pembina Ormas Patriot Garda NKRI (PGN), Gus Nuril Arifin menilai tindakan anggotanya menolak acara "Untukmu Palestina & Uighur Tercinta" di Bali sudah benar.

Jum'at, 27/12/2019 20:37 2

Indonesia

Ormas Binaan Gus Nuril Tolak Acara Doa untuk Uighur dan Palestina

Massa yang dipimpin oleh Panglima Komando PGN, Gus Yadi ini memadati area luar Hotel Princess Keisha Teuku Umar Barat, tempat acara berlangsung.

Jum'at, 27/12/2019 19:43 2

Indonesia

Diguyur Hujan Deras, Peserta Aksi Bela Uighur Shalat Ashar Berjamaah Depan Kedubes China

Aksi bela muslim Uighur di depan Gedung Kedutaan Besar Republik Rakyat China digelar pada hari Jum'at (27/12/2019), dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Salah satu tuntutan peserta aksi adalah ingin bertemu dengan Dubes Cina untuk menyampaikan aspirasinya.

Jum'at, 27/12/2019 16:51 0

Foto

Bikin Merinding, Penampakan Gerhana Matahari 2019 di Berbagai Negara

Ketika kita merujuk kepada sejarah Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, rasa takut dan khawatir juga pernah dialami oleh kaum Muslimin ketika terjadi gerhana. T

Jum'at, 27/12/2019 16:46 0

Indonesia

Aksi Bela Uighur Kembali Digelar di Jakarta

Ratusan umat Islam berkumpul di depan Kantor Kedutaan Besar Republik Rakyat China untuk menyuarakan pembelaan terhadap muslim Uighur di Xinjiang, China.

Jum'at, 27/12/2019 16:34 0

Indonesia

Bertemu Dubes Cina, MUI Sampaikan Soal Uighur dan TKA

Cina ingin memperbaiki hubungan dengan Indonesia. Hal itu disampaikan Duta Besar Republik Rakyat Cina kepada Dr Anwar Abbas

Jum'at, 27/12/2019 13:58 0

Indonesia

Pemerintah Diminta Hapus Pembukaan UUD 1945 Jika Tak Peduli Uighur

Jenderal Majelis Ulama Indonesia, Anwar Abbas, dengan tidak ikut campurnya pemerintah terhadap masalah Uighur,

Jum'at, 27/12/2019 13:38 0

Close