... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Latihan Gabungan Angkatan Laut China, Rusia dan Iran Digelar di Teluk Oman

KIBLAT.NET, Muskat – China, Rusia dan Iran menggelar latihan militer maritim gabungan pada Jumat (27/12/2019) di Teluk Oman. Hal itu diumumkan oleh Beijing dan Teheran. Latihan ini digelar menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan itu sejak AS menarik diri dari perjanjian nuklir Iran.

Kepada wartawan pada Kamis (26/12/2019), juru bicara Kementerian Pertahanan Tiongkok Wu Qian mengatakan bahwa latihan militer, yang dijadwalkan berlangsung 27-30 Desember ini, ditujukan untuk “memperdalam kerja sama antara angkatan laut ketiga negara.”

Wu menambahkan, angkatan laut Tiongkok akan mengerahkan kapal perusak rudal berpemandu “Xining”, yang dikenal dengan kapal pembawa pesawat karena membawa persenjataan rudal anti serangan kapal.

Tetapi dia tidak memberikan rincian jumlah tentara dan kapal yang berpartisipasi secara total.

Pada gilirannya, kepala juru bicara angkatan bersenjata Iran, Brigadir Abu Al-Fadl Shukarji, menekankan bahwa bagi Iran, latihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan “keamanan perdagangan internasional di kawasan” dan “memerangi terorisme dan pembajakan”.

Kantor berita resmi Iran mengutip pernyataannya pada Rabu (25/12/2019) mengatakan bahwa latihan itu akan mengarah pada “situasi keamanan yang stabil.”

Amerika Serikat memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran pada Mei tahun lalu setelah negara itu menarik diri dari perjanjian internasional yang bertujuan mengekang program nuklir Iran. Hal itu mendorong Teheran untuk mengambil tindakan balasan.

Sementara negara lain (China, Rusia, Inggris, Prancis dan Jerman) yang menandatangani perjanjian pada 2015 itu masih memegang kesepakatan tersebut.

Menteri luar negeri China mengatakan latihan itu adalah bagian dari “kerja sama militer biasa” antara ketiga negara.

Pada Juni, Presiden AS Donald Trump mengizinkan serangan militer terhadap Iran sebagai tanggapan atas jatuhnya sebuah pesawat AS, sebelum mencabut langkah itu pada menit terakhir.

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

MUI Dukung Aksi Bela Uighur

Menurut Abbas, Umat Islam seperti satu tubuh. Jika ada muslim yang didiskriminasi, ditindas, dan dikurangi haknya, maka sudah sewajarnya umat islam di tempat lain bersuara.

Kamis, 26/12/2019 19:35 0

Indonesia

Fahira Idris: Warga Dunia Harus Terus Kecam Cina Soal Uighur

Anggota DPD RI, Fahira Idris mengatakan bahwa walau gelombang protes terhadap perlakuan represif dan kebijakan tidak manusiawi

Kamis, 26/12/2019 13:55 0

Indonesia

Ustadz Abu Fatiah Al-Adnani Jelaskan Tantangan Pendidik di Akhir Zaman

Dai nasional, Ustadz Abu Fatiah Al-adnani memaparkan tantangan pendidik di akhir zaman.

Rabu, 25/12/2019 22:12 0

Indonesia

Ustadz Farid Okbah: Tujuan Pendidikan adalah Melahirkan Generasi Rabbani

Ketua Yayasan Pesantren Tinggi Al-Islam, Ustadz Farid Ahmad Okbah menegaskan bahwa tugas para pendidik adalah menciptakan generasi rabbani.

Rabu, 25/12/2019 21:36 0

Fikih

Hukum Mengucapkan Selamat Natal dalam Mazhab Syafi’i

Di penghujung bulan Desember hal yang selalu menjadi polemik adalah hukum seorang muslim mengucapkan selamat natal yang notabene hari raya umat kristiani.

Selasa, 24/12/2019 16:35 0

Indonesia

Umat Islam Bandung Gelar Aksi Bela Uighur

Sejumlah ormas Islam di Bandung, Jawa Barat yang tergabung dalam Aliansi Kemanusiaan yang Adil dan Beradab (AKAB) menggelar aksi solidaritas untuk Muslim Uighur

Selasa, 24/12/2019 14:31 0

Indonesia

Tak Indahkan Sanksi Administratif, Warga Desak PT RUM Diberi Tindakan Tegas

Forum Warga Terdampak PT. RUM (RATA PT. RUM) kembali mengadakan aksi di depan kantor Bupati Sukoharjo pada Senin (23/12/19).

Senin, 23/12/2019 16:45 0

Indonesia

PT RUM Kembali Didemo, Warga Minta Izin Lingkungan Dicabut

Ratusan warga terdampak bau busuk limbah PT Rayon Utama Makmur (RUM) Nguter, Sukoharjo, kembali mengadakan aksi di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo

Senin, 23/12/2019 16:16 0

Indonesia

Pemerintah Beda Pendapat Terkait Uighur, Pengamat: Ada yang Salah

Pemerintah dalam hal ini Mekopolhukam, Mahfud MD dan Kepala KSP Moeldoko berpeda pendapat soal Uighur.

Senin, 23/12/2019 15:30 1

Indonesia

Fraksi PKS DPRD Sulteng Ajak Masyarakat Membela Muslim Uighur

Fraksi PKS DPRD Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan sejumlah sikap terkait masalah yang terjadi di Uighur.

Senin, 23/12/2019 15:13 0

Close