... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Gus Nuril Sebut Doa untuk Uighur di Bali Nodai Hari Natal

Foto: Gus Nuril (sumber: lokadata.id)

KIBLAT.NET, Jakarta – Pembina Ormas Patriot Garda NKRI (PGN), Gus Nuril Arifin menilai tindakan anggotanya menolak acara “Untukmu Palestina & Uighur Tercinta” di Bali sudah benar. Ia mengklaim bahwa acara tersebut menodai perayaan Natal.

“Tujuan kemarin PGN mendatangi karena kegiatan berdoa untuk negeri tersebut mencemari kesucian hari Besar Natal untuk umat Nasrani. Tidak menghargai umat Hindu yang sedang melaksanakan ibadah Tumpek Landep,” katanya dalam siaran pers yang diterima Kiblat.net pada Jumat (26/12/2019).

Ia juga mengklaim bahwa penggalan dana dalam kegiatan doa bersama kemarin melanggar UU keuangan. Menurutnya, dalam Hukum ekonomi, jika memgumpulkan dana harus resmi.

“Hotel yang seyogyanya dijadikan untuk pariwisata namun dijadikan kegiatan radikalisme. Bali harus dijaga dari Radikalisme, kejadian kemarin kami merasa Pihak Kepolisian kemarin melindungi kegiatan tersebut. Malah PGN yang tidak dilindungi, PGN malah di bubarkan,” tuturnya.

“Maka dari itu kami sudah menulis kepada Menteri Pariwisata bahwa pemilik Hotel Princes merupakan orang-orang radikalisme. Saya bukan provokator, saya jika dibutuhkan akan memimpin aksi di Bali jika dibutuhkan,” jelasnya.

Sementara itu, Pemimpin PGN Bali, Gus Yadi menyebut bahwa penolakan kemarin bukan kepentingannya pribadi. Kejadian kemarin, kata dia, sebagai perlawanan untuk ketenangan Bali.

“Kehadiran Haikal Hasan di Bali merupakan kehadiran Radikal. Hal tersebut tidak akan saya beri celah sedikitpun, PGN menjadi Garda terdepan untuk memberantas Radikal. Seluruh elemen ormas di Bali siap membantu PGN dalam memberantas Radikalisme yang ada di Bali,” tuturnya.

BACA JUGA  Kemenag Tengah Siapkan Inovasi, Daftar Haji Bisa Secara Daring

Di sisi lain, Zulfikar Ramly, Ketua Lembaga Kajian dan Bantuan Hukum Muhammadiyah Bali menjelaskan bahwa kegiatan doa bersama tersebut tidak melanggar hukum.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan praktik dari Sila ke-2, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Ramly juga membantah acara tersebut berisi narasi radikalisme.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

2 comments on “Gus Nuril Sebut Doa untuk Uighur di Bali Nodai Hari Natal”

  1. Saya sangat tdk setuju adanya radikalisme di BALI dlm bentuk kegiatan apapun dg atas nama agama,di BALI sdh terkenal toleransi antar umat beragama.

  2. athori

    yang radikal itu siapa guuuussss….yang intoleransi siapaaa guuuus,,,,ada acara doa malah dianggap menodai,,,

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Foto

Bikin Merinding, Penampakan Gerhana Matahari 2019 di Berbagai Negara

Ketika kita merujuk kepada sejarah Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, rasa takut dan khawatir juga pernah dialami oleh kaum Muslimin ketika terjadi gerhana. T

Jum'at, 27/12/2019 16:46 0

India

Demonstran UU Anti-Muslim India Terancam Dituntut Ganti Rugi

Para demonstran di India diancam akan dituntut ganti rugi atas kerusakan yang diperbuat selama protes. Para aktivis menyebut langkah ini sebagai upaya membungkam kebebasan berpendapat.

Jum'at, 27/12/2019 16:14 0

Afrika

Turki Akan Kirim Militer ke Libya untuk Dukung GNA Hadapi Haftar

"Karena ada undangan (dari Libya) saat ini, kami akan menerimanya," kata Erdogan dalam pidatonya kepada anggota AKP.

Jum'at, 27/12/2019 09:17 0

Palestina

Persatuan Ulama dan Pemerintah Gaza Gelar Aksi Solidaritas Muslim Uighur

Pemerintah China harus menghentikan semua bentuk penganiayaan, pengekangan kebebasan, genosida etnis dan penahanan zalim terhadap sekitar satu juta Muslim di kamp-kamp konsentrasi.

Jum'at, 27/12/2019 08:35 0

Timur Tengah

Latihan Gabungan Angkatan Laut China, Rusia dan Iran Digelar di Teluk Oman

kepala juru bicara angkatan bersenjata Iran, Brigadir Abu Al-Fadl Shukarji, menekankan bahwa bagi Iran, latihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan "keamanan perdagangan internasional di kawasan" dan "memerangi terorisme dan pembajakan".

Jum'at, 27/12/2019 07:22 0

Timur Tengah

Parlemen Dorong Pemerintah Kuwait Bantu Muslim Uighur dan India

Anggota parlemen Kuwait telah meminta pemerintah mereka untuk turun tangan menghentikan penganiayaan terhadap Muslim di Turkistan Timur dan India.

Kamis, 26/12/2019 11:37 0

Suriah

Hampir 1.000 Aktivis Kemanusiaan Tewas di Tangan Rezim Suriah dan Rusia

"Sebanyak 979 pekerja kemanusiaan, 882 di antaranya dibunuh oleh rezim Assad dan 97 oleh Rusia pada Maret 2011-Desember 2019," kata lembaga itu.

Kamis, 26/12/2019 11:00 0

Iran

Iran Gelar Latihan Angkatan Laut Gabungan Bersama Rusia dan China

Iran Gelar Latihan Angkatan Laut Gabungan Bersama Rusia dan China

Kamis, 26/12/2019 10:11 0

Suriah

Dua Ratus Ribu Lebih Warga Idlib Mengungsi Akibat Eskalasi Terbaru Militer Suriah

ratusan ribu pengungsi itu berasal sekitar 250 desa dan kota. Seentara sebanyak 252 warga sipil, termasuk 79 anak-anak, tewas akibat eskalasi militer Suriah terbaru itu.

Kamis, 26/12/2019 09:01 0

China

China Akan Ubah Penafsiran Buku-buku Keagamaan Sesuai Ideologi Komunis

Wang menekankan bahwa otoritas agama harus mengikuti arahan Presiden Tiongkok Xi Jinping dan menjelaskan berbagai ideologi agama yang sejalan dengan "nilai-nilai fundamental partai" dan "persyaratan zaman".

Kamis, 26/12/2019 08:25 0

Close