... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tak Indahkan Sanksi Administratif, Warga Desak PT RUM Diberi Tindakan Tegas

Foto: demo PT RUM

KIBLAT.NET, Solo – Forum Warga Terdampak PT. RUM (RATA PT. RUM) kembali mengadakan aksi di depan kantor Bupati Sukoharjo pada Senin (23/12/19). Ketua koordinator lapangan, Hirman mengatakan bahwa PT. Rayon Utama Makmur (PT RUM) sudah diberikan sanksi administrasif, sanksi yang menyatakan paksaan pemerintah untuk menghentikan sementara kegiatan produksi.

“Juga memberi kewajiban melakukan perbaikan pengolahan limbah selama 18 bulan sejak 22 februari 2018 sampai 22 agustus 2019,” ungkapnya melalui rilis yang diterima kiblat.net pada Senin (23/12/19).

Surat tersebut adalah Keputusan Bupati Sukoharjo Nomor 660.1/207/Tahun 2018 tentang Pemberian Sanksi Administratif Dalam Rangka Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Berupa Paksaan Pemerintah Dalam Bentuk Penghentian Sementara Kegiatan Produksi Kepada Penanggung Jawab Perusahaan Industri Serat Rayon PT. Rayon Utama Makmur (RUM) di Kabupaten Sukoharjo.

Hirman mengatakan bahwa hasil verifikasi atas pengaduan dari masyarakat ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sesuai berita acara verifikasi pengaduan tertanggal 16 Februari 2018 terhadap PT.RUM, telah ditemukan pelanggaran terhadap persyaratan dan kewajiban dalam izin lingkungan dan peraturan perundang-undangan bidang perlindungan lingkungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan hidup.

“Pemberian sanksi karena PT. RUM telah melanggar ketentuan, misalnya tidak memasang Continuous Emission Monitoring (CEM) pada cerobong Cimney sebagai upaya yang harus dilakukan,” katanya.

Selain itu, menurut Hirman, PT.RUM tidak secara optimal melakukan pengendalian emisi secara optimal sehingga menimbulkan dampak bau yang mengganggu masyarakat, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara.

BACA JUGA  PKS: Film G30S/PKI Cara Bangsa Menolak Lupa Kekejaman PKI

PT. RUM juga belum memenuhi kewajiban menyelesaikan pemasangan pipa pembuangan air limbah hasil pengolahan limbah dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sampai dengan Sungai Bengawan Solo sebagaimana termuat dalam dokumen lingkungan (AMDAL PT.Rayon Utama Makmur).

“Sampai habis batas waktu 18 bulan tersebut PT. RUM masih mengeluarkan bau dan semakin menyengat,” ujarnya.

Seharusnya, berdasarkan SK Bupati Nomor:660.1/207 tahun 2018, sanksi untuk PT. RUM dinaikkan lagi karena kenyataannya PT. RUM tidak mampu melaksanakan kewajibannya untuk mengendalikan bau busuk.

Reporter: Reno
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

China

Suarakan Dukungan Terhadap Uighur, Demonstran Hongkong Ditodong Pistol oleh Polisi

Yel-yel dan bendera pro Uighur sudah menjadi hal biasa dalam demonstrasi di Hongkong. Namun baru kali ini para demonstran murni turun ke jalan untuk menyuarakan dukungan ke Uighur.

Senin, 23/12/2019 15:25 0

Amerika

Lagi, Militer AS Tewas dalam Serangan Taliban

Dengan ini, jumlah kematian militer AS di Afghanistan bertambah tahun ini menjadi 20 orang.

Senin, 23/12/2019 14:55 0

Amerika

Trump Tak Yakin Dirinya Benar-benar Dimakzulkan

“Faktanya, tidak ada pemakzulan. Pengacara mereka sendiri mengatakan, tidak ada pemakzulan,” kata Trump.

Senin, 23/12/2019 14:00 0

Philipina

Dua WNI yang Disandera ISIS di Filipina Berhasil Dibebaskan

Kontak senjata terjadi pada Minggu pagi. Dalam operasi tersebut, 2 WNI atas nama SM dan ML berhasil dibebaskan.

Senin, 23/12/2019 13:18 0

China

China Anggap Uighur Hambat Mega Proyek Ekonomi di Xinjiang

Rencana pembangunan ekonomi China di kawasan strategis Xinjiang menjadi salah satu alasan kunci perlakuan keras terhadap etnis Muslim Uighur.

Senin, 23/12/2019 13:13 0

Turki

Erdogan: Turki Tak Mampu Lagi Tampung Gelombang Baru Pengungsi Suriah

sekitar 80 ribu orangsaat ini mulai bergerak dari Idlib menuju Turki akibat pemboman Rusia dan Suriah di wilayah tersebut.

Senin, 23/12/2019 09:46 0

Timur Tengah

Tokoh Liberal Timur Tengah M. Syahrur Meninggal Dunia

Kabar kematian Syahrur disampaikan melalui akun resminya di media sosial, seperti dilansir Arabi21.com.

Senin, 23/12/2019 09:25 0

News

Jadi Trending Topic, Tagar China is Terrorist Tembus Satu Juta Tweet

Tagar mengecam tindakan Cina kepada muslim Uighur terus bergulir di media sosial twitter

Ahad, 22/12/2019 20:35 1

Artikel

Benang Kusut Label ‘Radikal’ dan Pembelahan Masyarakat

Apakah selama ini, puluhan tahun Indonesia berdiri, telah terjadi kesalahan penyampaian ajaran agama Islam yang justru dibuat sendiri oleh pemerintah? Apakah berderet Menteri Agama yang telah menjabat selama ini, telah lengah mengawasi bahkan menyetujui konten yang ternyata bermasalah?

Ahad, 22/12/2019 13:19 0

Suriah

Pasukan Suriah-Rusia Gencar Bombardir Idlib, Warga Sipil Menjerit

Pengamat PBB mengatakan, setidaknya 18.000 orang telah mengungsi di Idlib hanya dalam 24 jam, ketika pemboman mematikan berlanjut.

Sabtu, 21/12/2019 15:10 0

Close
CLOSE
CLOSE