... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

OKI Akan Kirim Delegasi Kunjungi Uighur

Foto: Dr Bashir Ansari (jundii/kiblat)

KIBLAT.NET, Jakarta – Organisasi Konferensi Islam (OKI) menyebut dalam waktu dekat, akan ada delegasi yang akan mengunjungi Muslim Uighur di Xinjiang, Cina.

Hal itu diungkapkan oleh Dr Bashir Ansari, Direktur Departemen Dialog dan Penjangkauan OKI. Meskipun begitu, OKI sudah pernah memuat laporan terkait Uighur.

“Apapun yang terjadi di dunia, OKI punya mekanismenya. Ada laporan-laporan yang diterbitkan OKI. Dan terkait Uighur di Xinjiang, di website OKI sudah ada laporan yang antara lain mengandung informasi dan posisi atau pandangan OKI tentang yang terjadi di Xinjiang,” ujar Bashir ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2019).

“Akan ada perkembangan terkini terkait dengan Muslim Uighur, kami mendengar akan ada delegasi yang akan mengunjungi Uighur dengan segera,” lanjutnya.

Ketika ditanyai lebih lanjut soal kedatangan OKI ke Uighur, Bashir enggan berkomentar. Pasalnya, kedatangan OKI di Indonesia beberapa hari terakhir adalah untuk mengadakan dialog antara pemuka agama terkait permasalahan umat Muslim dan umat Buddha.

Ditegaskan kembali, masalah Uighur dirasa Bashir tidak berhak disampaikannya, karena ada departemen politik di OKI yang menurut Bashir lebih berwenang.

“Masalah Uighur Cina, kalau dalam sistem OKI ditangani oleh departemen political affairs. Jadi yang lebih punya otoritas untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan semacam ini termasuk isu terkini Uighur, kawan-kawan kita di departemen politik,” ujarnya.

Dodik Ariyanto, anggota departemen Dialog dan Penjangkauan OKI menambahkan, sebelumnya pernah ada delegasi dari OKI yang berkunjung ke Xinjiang untuk melihat Uighur dari dekat.

BACA JUGA  Ahok Lelang Batik yang Dikenakan Saat Sidang, Ditawar Sampai Rp 100 Juta

“Laporan terkini mengenai itu mungkin akan bisa didapat setelah ada laporan dari delegasi yang akan mengunjungi Uighur dalam waktu dekat itu,” terangnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Malaysia

Aturan Merokok di Malaysia Berlaku 2020, Dendanya hingga 30 Juta Rupiah

Kementerian kesehatan Malaysia sebelumnya mengumumkan bahwa merokok dan vape akan dilarang keras di semua restoran di Malaysia mulai Januari tahun depan.

Sabtu, 21/12/2019 11:26 0

Editorial

Editorial: Derita Uighur dan (Memaklumi) Kebisuan Negara Muslim

Pemerintah negara-negara muslim hanya bisa membisu ketika muslim Uighur dipersekusi, karena China adalah negara yang sangat-sangat kuat.

Sabtu, 21/12/2019 10:37 0

Amerika

Didukung China, Rusia Gunakan Hak Veto ke-14 untuk Gagalkan Resolusi Soal Suriah

Selain Rusia dan China, seluruh negara anggota DK PBB yang berjumlah 13 menyatakan mendukung resolusi tersebut.

Sabtu, 21/12/2019 07:40 0

China

Soal Xinjiang, Amnesty Sebut Ada Kamp yang Tidak Bisa Diakses

Berdasarkan dokumen Amnesty, terdapat satu juta orang dari kelompok minoritas yang ditahan. Tak hanya etnis Uighur, minoritas lain seperti etnis Kazakh dan Tajik juga ikut ditahan oleh pemerintah.

Jum'at, 20/12/2019 20:13 0

Rusia

Dinas Intelijen FSB Rusia Ditembaki, Tiga Orang Tewas

"FSB mengatakan bahwa pihaknya telah "menetralisir" seorang penembak di markas besarnya di pusat kota Moskow," lapor kantor berita Interfax.

Jum'at, 20/12/2019 15:09 0

India

Demonstran UU Anti-Muslim di India Ditembaki, Dua Orang Tewas

Kematian itu menambah delapan korban jiwa dari lebih dari seminggu kerusuhan, ketika pihak berwenang menutup akses internet di negara bagian India yang berpenduduk paling padat.

Jum'at, 20/12/2019 13:52 0

Malaysia

Mahathir: Negara-negara Muslim Harus Kuat untuk Melawan Campur Tangan Asing

KIBLAT.NET, Kuala Lumpur – Negara-negara Muslim harus kuat dan mandiri sehingga mereka dapat melawan campur...

Jum'at, 20/12/2019 11:09 0

Suriah

Lagi, Israel Kurangi Area Penangkapan Ikan Nelayan Gaza

Israel telah mengurangi jarak penangkapan dari pelabuhan Gaza dan bahkan pantai selatan Gaza dari 15 mil laut menjadi 10 mil.

Jum'at, 20/12/2019 09:49 0

Afghanistan

Utusan AS: Negosiasi dengan Taliban Hampir Sampai “Tahap Penting”

"Kami sedang mendekati tahap penting dalam proses perdamaian Afghanistan."

Jum'at, 20/12/2019 08:37 0

Artikel

Uyghur dan Gurita Propaganda Pemerintah Cina

"Apakah dengan mengundang tokoh-tokoh dari ketiga ormas ke Uighur China lalu ketiga ormas itu akan melemah kepada pemerintah China? Tidak," kata Anwar.

Kamis, 19/12/2019 21:27 0

Close