... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

GUIB Jatim: Rakyat Kecewa Atas Diamnya Pemerintah Soal Uighur

Foto: GUIB Jatim

KIBLAT.NET, Surabaya – Gerakan Umat Islam Bersatu Jawa Timur (GUIB Jatim) mendesak pemerintah Indonesia agar bersikap tegas dalam upaya menghentikan pelanggaran HAM atas muslim Uighur di Xinjiang, Cina.

“Sesuai dengan amanat UUD I945 dan politik luar negeri Bebas Aktif. Serta aktif berperan dalam menggalang diplomasi bagi penghentian pelanggaran HAM atas muslim Uighur dan kasus kasus lainnya. Diamnya pemerintah Indonesia atas tragedi ini sangat mengecewakan rakyat Indonesia,” ujar Sekretaris Jenderal GUIB Jatim, Mochammad Yunus dalam rilisnya, Sabtu (21/12/2019).

GUIB Jatim juga menyeru umat Islam sedunia umumnya dan khususnya Umat Islam Indonesia untuk melakukan gerakan solidaritas dengan menyalurkan bantuan bagi Muslim Uighur melalui Infaq Jum’at untuk Muslim Uighur, Qunut Nazilah, serta menyampaikan materi khutbah jum’at dengan tema solidaritas Muslim Uighur.

“Serta doa agar segera terselesaikan dengan tetap memelihara ukhuwah islamiyah, wathoniyah , basyariyah dan ukhuwah alamiyyah,” ujarnya.

Yunus pun menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi atas manuver pihak tertentu yang ingin memanfaatkan momentum ini untuk kepentingan politik praktis sesaat dan upaya adu domba diantara umat Islam di Indonesia.

Selain itu GUIB Jatim juga mendesak pemerintah RRC agar segera menghentikan segala bentuk pelanggaran HAM yang terjadi serta menyelesaikan masalah muslim Uyghur dengan baik serta damai, memberikan kebebasan untuk melaksanakan ibadah dan memelihara syiar keislamannya.

BACA JUGA  Ahli Tafsir Dr. Ahzami Samiun Jazuli Wafat

GUIB juga mendesak OKI, PBB dan Komnas HAM RI untuk melakukan upaya sistematis dalam rangka menyelamatkan muslim Uighur, dan bersikap tegas dalam memberikan tekanan terhadap pemerintah RRC agar memberikan hak hak sipil bagi muslim Uighur.

“Secara khusus meminta kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk bersikap keras dan tegas terhadap Pemerintah RRC serta professional dalam menjalin hubungan diplomatik,” tukasnya.

Pernyataan sikap yang disampaikan Yunus merupakan sikap bersama Organisasi Massa Islam dan lembaga keislaman di Jawa Timur dibawah koordinasi MUI Jatim, di antaranya adalah NU Jatim, Muhammadiyah Jatim, Hidayatullah Jatim, Perhimpunan Al Irsyad Jatim, dan DDII Jatim.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Malaysia

Aturan Merokok di Malaysia Berlaku 2020, Dendanya hingga 30 Juta Rupiah

Kementerian kesehatan Malaysia sebelumnya mengumumkan bahwa merokok dan vape akan dilarang keras di semua restoran di Malaysia mulai Januari tahun depan.

Sabtu, 21/12/2019 11:26 0

Editorial

Editorial: Derita Uighur dan (Memaklumi) Kebisuan Negara Muslim

Pemerintah negara-negara muslim hanya bisa membisu ketika muslim Uighur dipersekusi, karena China adalah negara yang sangat-sangat kuat.

Sabtu, 21/12/2019 10:37 0

Amerika

Didukung China, Rusia Gunakan Hak Veto ke-14 untuk Gagalkan Resolusi Soal Suriah

Selain Rusia dan China, seluruh negara anggota DK PBB yang berjumlah 13 menyatakan mendukung resolusi tersebut.

Sabtu, 21/12/2019 07:40 0

China

Soal Xinjiang, Amnesty Sebut Ada Kamp yang Tidak Bisa Diakses

Berdasarkan dokumen Amnesty, terdapat satu juta orang dari kelompok minoritas yang ditahan. Tak hanya etnis Uighur, minoritas lain seperti etnis Kazakh dan Tajik juga ikut ditahan oleh pemerintah.

Jum'at, 20/12/2019 20:13 0

Rusia

Dinas Intelijen FSB Rusia Ditembaki, Tiga Orang Tewas

"FSB mengatakan bahwa pihaknya telah "menetralisir" seorang penembak di markas besarnya di pusat kota Moskow," lapor kantor berita Interfax.

Jum'at, 20/12/2019 15:09 0

India

Demonstran UU Anti-Muslim di India Ditembaki, Dua Orang Tewas

Kematian itu menambah delapan korban jiwa dari lebih dari seminggu kerusuhan, ketika pihak berwenang menutup akses internet di negara bagian India yang berpenduduk paling padat.

Jum'at, 20/12/2019 13:52 0

Malaysia

Mahathir: Negara-negara Muslim Harus Kuat untuk Melawan Campur Tangan Asing

KIBLAT.NET, Kuala Lumpur – Negara-negara Muslim harus kuat dan mandiri sehingga mereka dapat melawan campur...

Jum'at, 20/12/2019 11:09 0

Suriah

Lagi, Israel Kurangi Area Penangkapan Ikan Nelayan Gaza

Israel telah mengurangi jarak penangkapan dari pelabuhan Gaza dan bahkan pantai selatan Gaza dari 15 mil laut menjadi 10 mil.

Jum'at, 20/12/2019 09:49 0

Afghanistan

Utusan AS: Negosiasi dengan Taliban Hampir Sampai “Tahap Penting”

"Kami sedang mendekati tahap penting dalam proses perdamaian Afghanistan."

Jum'at, 20/12/2019 08:37 0

Artikel

Uyghur dan Gurita Propaganda Pemerintah Cina

"Apakah dengan mengundang tokoh-tokoh dari ketiga ormas ke Uighur China lalu ketiga ormas itu akan melemah kepada pemerintah China? Tidak," kata Anwar.

Kamis, 19/12/2019 21:27 0

Close