... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Xinjiang, Amnesty Sebut Ada Kamp yang Tidak Bisa Diakses

Foto: Papang Hidayat dari Yayasan Amnesty International Indonesia

KIBLAT.NET, Jakarta – Amnesty International mengungkap beragai macam pelanggaran HAM yang dilakukan secara sistematik oleh pemerintah Cina terhadap etnis minoritas di Xinjiang.

Perwakilan Amnesty International Papang Hidayat memaparkan, berdasarkan dokumen Amnesty, terdapat satu juta orang dari kelompok minoritas yang ditahan. Tak hanya etnis Uighur, minoritas lain seperti etnis Kazakh dan Tajik juga ikut ditahan oleh pemerintah.

“Sebagian besar adalah kelompok muslim. Mereka ditahan di kamp-kamp yang keberadaannya rahasia, selain itu ada juga beberapa kamp yang tidak bisa diakses oleh pihak keluarga yang ditahan,”papar Papang dalam diskusi yang digelar di Hotel Ibis Tamarin, Jakarta pada Jumat (20/12/2010).

“Satu juta orang ini dilabeli sebagai ancaman terhadap negara dengan alasan mereka terduga teroris,”imbuhnya.

Satu juta orang tersebut, lanjut Papang lagi, ditahan di kamp yang disebut Reeducation Center atau pusat edukasi ulang. Amnesty menyebut kamp-kamp itu berperan sebagai tempat cuci otak dan tempat para tahanan mengalami praktek penyiksaan.

Selain itu, laporan Amnesty juga menyebut adanya pelarangan terhadap kebebasan berekspresi dan beragama oleh pemerintah. Papang mencontohkan di bulan Ramadhan terakhir misalnya, banyak kaum muslim yang tidak bisa menjalankan ibadah puasa.

“Semua anggota partai komunis Cina di sana yang beragama muslim dilarang berpuasa. Masjid beberapa ditutup, dan jumlahnya besar,” kata Papang.

“Kemudian orang yang berjenggot, di sana bisa ditangkap dan ditahan tanpa perlindungan hukum. Jadi ada labelisasi orang berjenggot,”ujarnya.

BACA JUGA  Soal Pelarungan Jenazah ABK, China Anggap Laporan Media Tidak Sesuai Fakta

 

Reporter: Qoid                                                                                                                                                                                 Editor: Guntur Aji


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

BEM UIA: Kenapa Indonesia Masih Diam Soal Uighur?

Ketua Bidang Luar Negeri BEM Universitas Islam Asyafi'iyah (UIA), Siti Arfa Namsah menegaskan bahwa Indonesia segala bentuk penindasan terhadap siapapun.

Jum'at, 20/12/2019 18:53 0

Indonesia

Pemerintah Indonesia Didesak Putus Hubungan Diplomasi dengan Cina

Penanggungjawab aksi solidaritas Uighur, Maulana Saleh mendesak pemerintah Indoensia memberikan sikap tegas terhadap pemerintah Cina. Sebab, pemerintah Cina telah melakukan penindasan terhadap muslim Uighur.

Jum'at, 20/12/2019 18:39 0

Indonesia

Demo Uighur di Depan Kedubes Cina, Mahasiswa Terlibat Saling Dorong dengan Polisi

Kejadian ini tak hanya berlangsung sekali, karena massa dari mahasiswa ingin masuk ke Kedubes. Orator terdengar terdengar ali meneriakkan untuk mendobrak gerbang. "Kita dobrak kawan-kawan. Maju dua langkah, revolusi!," teriak orator.

Jum'at, 20/12/2019 18:02 0

Indonesia

Aksi Solidaritas Uighur, Ratusan Massa Geruduk Kedubes China

Ratusan umat Islam melakukan aksi di depan Kantor Kedutaan Besar China di Jakarta. Menurut pantauan Kiblat.net, massa aksi mulai berdatangan pada pukul 14.00 WIB.

Jum'at, 20/12/2019 15:41 0

Indonesia

Soal Uighur, Peserta KTT Muslim Malaysia Diminta Tegas ke China

"MUI mengimbau para peserta pertemuan puncak negara-negara Islam di Kuala Lumpur (KTT Muslim Malaysia) untuk bersikap tegas dan keras kepada pemerintah China," ujarnya.

Jum'at, 20/12/2019 14:25 0

Indonesia

OKI dan KAICIID Gelar Dialog Agama Buddha dan Islam Tingkat Regional

Sedikitnya 65 pemuka agama dan stakeholder menghadiri dialog antar agama Islam dan Buddha di hotel Borobudur, Jakarta Pusa

Kamis, 19/12/2019 22:54 0

Artikel

Uyghur dan Gurita Propaganda Pemerintah Cina

"Apakah dengan mengundang tokoh-tokoh dari ketiga ormas ke Uighur China lalu ketiga ormas itu akan melemah kepada pemerintah China? Tidak," kata Anwar.

Kamis, 19/12/2019 21:27 0

Indonesia

Dapat Bantuan Ambulans dari Cina, PBNU: Untuk Bangun Kebersihan di Daerah Miskin

Akhir-akhir ini tersebar foto ambulans bantuan dari Cina untuk PBNU.

Kamis, 19/12/2019 17:20 0

Indonesia

Hakimuddin Salim Jadi Doktor Pendidikan Islam Pertama dari Asia Tenggara di Universitas Islam Madinah

Hakimuddin Salim Jadi Doktor Tarbiyah Pertama dari Asia Tenggara di Universitas Islam Madinah

Kamis, 19/12/2019 14:39 0

Indonesia

KAMMI: Sikap Indonesia Soal Uighur Ditunggu Internasional

Elevan Yusmanto menegaskan bahwa sikap Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia atas masalah Uighur sedang ditunggu dunia internasional.

Kamis, 19/12/2019 14:16 0

Close