... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pemerintah Indonesia Didesak Putus Hubungan Diplomasi dengan Cina

Foto: Jokowi dan Xi Jinping

KIBLAT.NET, Jakarta – Penanggungjawab aksi solidaritas Uighur, Maulana Saleh mendesak pemerintah Indoensia memberikan sikap tegas terhadap pemerintah Cina. Sebab, pemerintah Cina telah melakukan penindasan terhadap muslim Uighur.

Menurutnya, salah satu sikap tegas yang bisa dilakukan adalah mengusir Dubes Cina yang ada di Indonesia.

“Terjadi penindasan hingga saat ini dan belum ada tindakan dari Indonesia. Kita terus menekan Cina apabila tidak menghentikan hak hak asasi manusia oleh internasional. Kalau perlu putus hubungan diplomatik dan usir Dubes Cina dari Indonesia,” katanya kepada Kiblat.net di Jakarta pada Jumat (20/12/2019).

Jika tidak mampu mengusir Dubes Cina, ia menilai Indonesia harus melakukan langkah yang lebih diplomatis.

“Kami berharap pemerintah Indonesia melakukan diplomasi serta mengecam serta mengambil kebijakan luar negeri terhadap pemerintah Cina,” tegasnya.

Menurutnya, jabatan Indonesia sebagai anggota Dewan Keamanan PBB harus dimanfaatkan dengan baik. Misalnya, kata dia, Indonesia harus mengajukan masalah Uighur ke pengadilan internasional.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Arju


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Rusia

Dinas Intelijen FSB Rusia Ditembaki, Tiga Orang Tewas

"FSB mengatakan bahwa pihaknya telah "menetralisir" seorang penembak di markas besarnya di pusat kota Moskow," lapor kantor berita Interfax.

Jum'at, 20/12/2019 15:09 0

India

Demonstran UU Anti-Muslim di India Ditembaki, Dua Orang Tewas

Kematian itu menambah delapan korban jiwa dari lebih dari seminggu kerusuhan, ketika pihak berwenang menutup akses internet di negara bagian India yang berpenduduk paling padat.

Jum'at, 20/12/2019 13:52 0

Malaysia

Mahathir: Negara-negara Muslim Harus Kuat untuk Melawan Campur Tangan Asing

KIBLAT.NET, Kuala Lumpur – Negara-negara Muslim harus kuat dan mandiri sehingga mereka dapat melawan campur...

Jum'at, 20/12/2019 11:09 0

Suriah

Lagi, Israel Kurangi Area Penangkapan Ikan Nelayan Gaza

Israel telah mengurangi jarak penangkapan dari pelabuhan Gaza dan bahkan pantai selatan Gaza dari 15 mil laut menjadi 10 mil.

Jum'at, 20/12/2019 09:49 0

Afghanistan

Utusan AS: Negosiasi dengan Taliban Hampir Sampai “Tahap Penting”

"Kami sedang mendekati tahap penting dalam proses perdamaian Afghanistan."

Jum'at, 20/12/2019 08:37 0

Artikel

Uyghur dan Gurita Propaganda Pemerintah Cina

"Apakah dengan mengundang tokoh-tokoh dari ketiga ormas ke Uighur China lalu ketiga ormas itu akan melemah kepada pemerintah China? Tidak," kata Anwar.

Kamis, 19/12/2019 21:27 0

Malaysia

Lima Topik Utama dalam KTT Muslim Malaysia

Mereka akan membahas masalah-masalah seperti Islamofobia dan kemiskinan.

Kamis, 19/12/2019 15:58 0

News

Facebook Tahu Posisi Nyata Pengguna Meski Palsukan Data Lokasi

Facebook dapat menentukan di mana pengguna berada, sekalipun mereka memilih untuk tidak dilacak keberadaannya.

Kamis, 19/12/2019 14:25 0

Eropa

Quebec Larang Pegawai Negeri Kenakan Jilbab, Umat Muslim Protes

Beberapa Muslim mengatakan mereka telah ditolak ketika mengajar karena tidak melepas jilbab mereka.

Kamis, 19/12/2019 14:11 0

Amerika

DK PBB Terpecah Soal Penyaluran Bantuan Kemanusiaan ke Suriah

Namun, para diplomat melaporkan bahwa Rusia pada Senin lalu menyampaikan kepada sekutunya di DK PBB akan membuat resolusi tandingan.

Kamis, 19/12/2019 08:57 0

Close