... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Demonstran UU Anti-Muslim di India Ditembaki, Dua Orang Tewas

Foto: Protes berkobar di seluruh India terhadap undang-undang kewarganegaraan yang dianggap mendiskriminasi Muslim AFP / Money SHARMA

KIBLAT.NET, New Delhi – Polisi menembaki ratusan demonstran di India selatan pada Kamis (19/12/2019). Dua orang tewas dalam insiden tersebut. Kekerasan meningkat saat aparat pemerintahan menanggapi protes terhadap UU Kewarganegaraan yang dinilai anti-Muslim.

Kematian itu menambah delapan korban jiwa dari lebih dari seminggu kerusuhan, ketika pihak berwenang menutup akses internet di negara bagian India yang berpenduduk paling padat.

Di kota selatan Mangalore, dua pria yang diidentifikasi sebagai Abdul Jalil (49) dan Samshir Kudroli (23) “tewas dalam penembakan polisi selama protes”. Jam malam telah diberlakukan di kota dengan sekolah, restoran dan bar ditutup.

Kematian ketiga juga dilaporkan di negara bagian utara Uttar Pradesh, di mana seorang pria dirawat di rumah sakit di Lucknow dengan luka tembak.

Polisi tidak mengkonfirmasi kematian itu, tetapi ayahnya mengatakan kepada Times of India bahwa putranya ditembak setelah ditangkap di tengah kerumunan pengunjuk rasa ketika keluar untuk membeli bahan makanan.

“Empat orang lainnya dirawat di sebuah rumah sakit di Mangalore ‘dengan cedera peluru setelah bentrokan’,” kata seorang petugas medis distrik kepada AFP.

Protes mematikan telah pecah di seluruh India sebagai reaksi atas undang-undang baru yang memudahkan aturan kewarganegaraan bagi orang-orang yang melarikan diri dari penganiayaan dari tiga negara tetangga, tetapi mengecualikan Muslim.

Tujuh bulan setelah Modi mencapai masa jabatan kedua, undang-undang tersebut dinilai sebagai upaya membentuk kembali India sebagai negara Hindu. Minggu lalu enam orang tewas dan belasan lainnya terluka di negara bagian Assam di timur laut.

BACA JUGA  Pemuda Muslim India Dipukuli Lantaran Angkut Daging

Pada hari Kamis, pihak berwenang telah melarang pertemuan di seluruh petak demokrasi terbesar di dunia termasuk semua Uttar Pradesh dan Bangalore, daerah di timur laut dan sebagian Bihar, New Delhi, Hyderabad dan Chennai.

Tetapi hal itu tidak mencegah puluhan ribu dari kemarahan mereka turun ke jalan.

Sumber: Channel News Asia
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

OKI dan KAICIID Gelar Dialog Agama Buddha dan Islam Tingkat Regional

Sedikitnya 65 pemuka agama dan stakeholder menghadiri dialog antar agama Islam dan Buddha di hotel Borobudur, Jakarta Pusa

Kamis, 19/12/2019 22:54 0

Artikel

Uyghur dan Gurita Propaganda Pemerintah Cina

"Apakah dengan mengundang tokoh-tokoh dari ketiga ormas ke Uighur China lalu ketiga ormas itu akan melemah kepada pemerintah China? Tidak," kata Anwar.

Kamis, 19/12/2019 21:27 0

Indonesia

Dapat Bantuan Ambulans dari Cina, PBNU: Untuk Bangun Kebersihan di Daerah Miskin

Akhir-akhir ini tersebar foto ambulans bantuan dari Cina untuk PBNU.

Kamis, 19/12/2019 17:20 0

Indonesia

Hakimuddin Salim Jadi Doktor Pendidikan Islam Pertama dari Asia Tenggara di Universitas Islam Madinah

Hakimuddin Salim Jadi Doktor Tarbiyah Pertama dari Asia Tenggara di Universitas Islam Madinah

Kamis, 19/12/2019 14:39 0

Indonesia

KAMMI: Sikap Indonesia Soal Uighur Ditunggu Internasional

Elevan Yusmanto menegaskan bahwa sikap Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia atas masalah Uighur sedang ditunggu dunia internasional.

Kamis, 19/12/2019 14:16 0

Indonesia

Komisi I DPR: Separatis Papua Bukan Pudar Malah Membesar

Dalam hal ini, Anggota komisi I DPR RI Sukamta dalam pernyataan tertulisnya menyatakan bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata Papua Merdeka harus dibasmi secepatnya.

Kamis, 19/12/2019 14:05 0

Indonesia

KAMMI Minta Pemerintah Desak Cina Buka Akses Informasi Soal Uighur

Menurut Evan, sikap Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia terkait Uighur tengah ditunggu dunia internasional.

Kamis, 19/12/2019 13:35 0

Indonesia

Kenang Gus Hilman, KH Luthfi Bashori: Beliau Tak Fanatik Buta dengan NU

Tokoh Nahdlatul Ulama Jawa Timur, KH. Luthfi Basori turut berduka atas meninggalnya Gus Hilman Wajdi

Rabu, 18/12/2019 17:24 0

Indonesia

Putra KH Hasyim Muzadi, Gus Hilman Wajdi Meninggal Dunia

utra Ulama KH. Hasyim Muzadi, Gus Hilman Wajdi meninggal dunia.

Rabu, 18/12/2019 17:11 0

Indonesia

Muhammadiyah Benarkan Terjadi Perampasan terhadap Kebebasan Beragama Muslim Uighur

Muhyiddin Junaidi, ketua delegasi ormas Islam dalam kunjungan ke Xinjiang, Cina pada Februari lalu, mengungkapkan bahwa terjadi perampasan hak beragama terhadap muslim Uighur di Xinjiang, Cina.

Rabu, 18/12/2019 16:27 0

Close