... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pemindai Wajah di Bandara dan Restoran Rentan Dimanipulasi dengan Topeng

Foto: Topeng cetakan wajah

KIBLAT.NET, Amsterdam – Para peneliti dari sebuah perusahaan kecerdasan buatan mengatakan mereka mampu menipu perangkat lunak pengenal wajah di sebuah bandara dan kios pembayaran online menggunakan topeng cetakan wajah. Uji coba ini dilakukan dalam rangka menyoroti kerentanan keamanan.

Para peneliti melakukan tes di tiga benua, menipu dua sistem pembayaran online, pos pemeriksaan perbatasan China, dan gerbang kontrol paspor di Bandara Schiphol Amsterdam.

Namun, para peneliti tidak dapat mengelabui beberapa perangkat lunak pengenalan wajah, di antaranya ID Wajah Apple.

Pengenalan wajah secara luas dipakai sebagai alat keamanan. Penegak hukum dan perusahaan meluncurkannya untuk mengawasi siapa yang mengakses bandara, toko, dan smartphone.

Ternyata, teknologinya bisa keliru. Para peneliti dengan firma kecerdasan buatan Kneron mengatakan bahwa mereka mampu menipu beberapa sistem pengenalan wajah menggunakan topeng cetakan yang menggambarkan wajah orang yang berbeda.

Para peneliti mengatakan mereka menipu mesin pembayaran yang dijalankan oleh perusahaan Cina Alipay dan WeChat, serta sistem di pos pemeriksaan perbatasan di China.

“Di Amsterdam, sebuah topeng cetakan menipu pengenalan wajah di gerbang pengontrol paspor di Bandara Schiphol,” kata mereka.

Para peneliti mengatakan temuan itu menunjukkan bahwa seseorang yang mencetak topeng wajah yang menyerupai orang lain dapat melewati pos pemeriksaan keamanan untuk terbang atau berbelanja atas nama mereka.

“Penyedia teknologi harus dimintai pertanggungjawaban jika mereka tidak melindungi pengguna dengan standar tertinggi,” kata CEO Kneron Albert Liu dalam sebuah pernyataan. “Ada begitu banyak perusahaan yang terlibat menyoroti masalah industri dengan teknologi pengenal wajah di bawah standar.”

BACA JUGA  WHO: Virus Corona Dapat Pengaruhi Dua Pertiga Populasi Dunia

Namun, beberapa perangkat lunak pengenal wajah terbukti tahan terhadap uji topeng cetakan. Para peneliti mengatakan ID Wajah Apple dan sistem Huawei lolos; keduanya menggunakan teknologi yang lebih canggih yang dikenal sebagai pencitraan cahaya terstruktur. Kneron mengatakan perangkat lunak pengenal wajahnya sendiri juga lolos tes.

Para peneliti mengatakan bahwa tes di pos pemeriksaan keamanan dilakukan dengan izin penjaga keamanan yang mengawasi mereka – menunjukkan bahwa selama manusia hadir untuk melihat topeng, pos pemeriksaan pengenalan wajah tidak sepenuhnya tanpa jaminan.

Sumber: Business Insider
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Meski Banyak Investasi Cina, Indonesia Tetap Diminta Bela Muslim Uighur

Fahira Idris menegaskan bahwa Indonesia harus mengecam penindasan muslim Uighur oleh pemerintah Cina.

Selasa, 17/12/2019 08:34 1

Indonesia

Fahira Idris: Sampai Kapan Indonesia Diam Soal Uighur?

Sampai kapan Indonesia terus diam soal Uighur sementara di belahan dunia kecaman terus mengalir.

Selasa, 17/12/2019 05:27 0

Indonesia

Muhammadiyah Desak PBB dan OKI Selesaikan Kasus Uighur

Pimpinan Pusat Muhammadiyah mendesak Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk bantu hentikan pelanggaran HAM terhadap Muslim Uighu

Senin, 16/12/2019 21:52 0

Indonesia

Muhammadiyah Tegaskan Cina Renggut Kebebasan Beragama Muslim Uighur

PP Muhammadiyah tegas menolak dan melawan segala bentuk pelanggaran HAM, termasuk terhadap Muslim Uighur di Xinjiang, Cina.  

Senin, 16/12/2019 21:40 0

Indonesia

Haedar Nasir: Persoalan Uighur Sama Dengan Palestina dan Rohingya

Prof. Haedar Nashir secara tegas menyatakan bahwa organisasinya peduli terhadap permasalahan HAM Muslim Uighur di Xinjiang

Senin, 16/12/2019 21:31 0

Indonesia

Indeks Kerukunan Umat Beragama 2019 Versi Kemenag Dinilai Tak Sesuai Fakta

Survei untuk KUB itu dilakukan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Bimbingan Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan pada Badan Penelitian dan Pengembangan dan Pendidikan dan Pelatihan (Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat) Kemenag. Merujuk pada angka KUB nasional 73,83 terdapat sejumlah provinsi yang berada di bawah rata-rata nasional.

Senin, 16/12/2019 19:26 0

Indonesia

Pemprov DKI Cabut Penghargaan Adikarya Wisata Diskotek Colosseum

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta membatalkan penghargaan Adikarya Wisata 2019 yang diberikan kepada tempat hiburan Colosseum

Senin, 16/12/2019 18:02 0

Indonesia

Beredar Isu Ledakan di Dekat Istiqlal, Ini Penjelasan Pengurus Masjid

Humas Masjid Istiqlal, Abu Hurairah menanggapi kabar adanya ledakan di dekat masjid Istiqlal,

Senin, 16/12/2019 15:30 0

Indonesia

FPI Protes Keras Anies Soal Penghargaan Diskotek Colosseum

Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (FPI) memberikan kritik terhadap Anies Baswedan yang dianggap pro tempat kemaksiatan

Senin, 16/12/2019 14:42 0

Indonesia

Soal Regulasi Majelis Taklim, Kemenag: Murni Pendataan

Kementerian Agama Republik Indonesia mengungkapkan bahwa regulasi majelis taklim diadakan murni untuk pendataan. Hal itu diungkapkan Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama, M. Juradi.

Senin, 16/12/2019 13:13 0

Close