... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Muhammadiyah Desak PBB dan OKI Selesaikan Kasus Uighur

Foto: konferensi pers PP Muhammadiyah (Jundii/kiblat)

KIBLAT.NET, Jakarta – Pimpinan Pusat Muhammadiyah mendesak Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk bantu hentikan pelanggaran HAM terhadap Muslim Uighur oleh pemerintah Cina.

“Mendesak PBB mengeluarkan resolusi terkait pelanggaran HAM atas Masyarakat Uighur, Rohingnya, Palestina, Suriah, Yaman, India, dan sebagainya,” ujar Sekum PP Muhammadiyah, Dr Abdul Mu’ti di Gedung Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).

Muhammadiyah juga mendesak Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk mengadakan Sidang khusus dan mengambil langkah-langkah konkrit untuk menghentikan segala bentuk pelanggaran HAM yang dialami umat Islam, khususnya di Xinjiang.

Selain itu, Muhammadiyah pun meminta Pemerintah Indonesia agar menindaklanjuti arus aspirasi umat Islam atas pelanggaran HAM di Xinjiang tersebut.

“Mendesak pemerintah Indonesia bersikap lebih tegas untuk menghentikan segala bentuk pelanggaran HAM di Xinjiang,” ujarnya.

Menurut Mu’ti, sikap tegas Indonesia diamanatkan oleh UUD 1945 dan politik luar negeri yang bebas aktif.

Karenanya, pemerintah Indonesia hendaknya lebih aktif menggunakan peran sebagai anggota OKI dan anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk menggalang diplomasi bagi dihentikannya pelanggaran HAM di Xinjiang dan beberapa negara lainnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

China

Cina Sebut Mesut Ozil Termakan Hoaks Soal Uighur

"Kami juga menyambut Tuan Ozil untuk datang ke Xinjiang jika ia memiliki kesempatan, untuk berjalan-jalan dan melihat-lihat,"

Senin, 16/12/2019 19:30 0

China

Buntut Dukungan Ozil ke Uighur, Saluran TV Cina Batal Tayangkan Arsenal vs Manchester City

Pada hari Minggu, CCTV mengganti jadwal penayangan Arsenal vs Manchester City dengan tayangan ulang pertandingan Tottenham vs Wolverhampton Wanderers.

Senin, 16/12/2019 13:00 0

Amerika

AS Dikabarkan Akan Tarik Empat Ribu Pasukan dari Afghanistan

Washington saat ini masih menempatkan sekitar 13.000 tentara di Afghanistan. Taliban meminta penarikan seluruh pasukang asing sebagai syarat damai.

Senin, 16/12/2019 09:10 0

India

Protes Tolak UU Kewarganegaraan India Terus Berkobar, 6 Tewas

"Assam akan terus memprotes. India adalah negara demokratis dan pemerintah harus mendengarkan kami," kata Karan Milli, salah satu demontran yang rekannya tewas.

Senin, 16/12/2019 08:41 0

Afrika

Negara-negara Sahel Kembali Minta Dukungan Internasional Hadapi Jihadis

para pemimpin negara G5 itu meminta komunitas internasional untuk "memperkuat dukungannya" dalam menghadapi "ancaman jihad". Mereka mengulangi permintaan PBB untuk memperkuat mandat pasukan militer gabungan dan internasional di Mali.

Senin, 16/12/2019 08:17 0

India

Protes di India Merebak Usai Dua Demonstran Mati Ditembak

Protes di India terhadap undang-undang anti-Muslim tentang kewarganegaraan baru menyebar ke wilayah lain pada hari Jumat, sehari setelah dua orang ditembak mati oleh polisi di timur laut negara itu.

Sabtu, 14/12/2019 16:05 0

Afrika

Khalifa Haftar Seru Pasukan Ambil Alih Tripoli

"Waktunya telah datang untuk serangan luas dan total yang diharapkan oleh setiap warga Libya yang bebas dan jujur," kata Haftar menyatakan dalam pidato yang disiarkan televisi, Kamis (12/12/2019).

Sabtu, 14/12/2019 15:00 0

Afrika

Inspiratif, Ilmuwan Kenya Produksi Bahan Bangunan dari Limbah Plastik

Dia berpikir tentang mengelola tumpukan ember, botol, dan jerigen plastik yang dibuang oleh penduduk, hotel, toko, dan sekolah.

Sabtu, 14/12/2019 14:21 0

Eropa

Unggah Post Soal Uighur, Mesut Ozil: Umat Nabi Muhammad Bungkam

Ia mempertanyakan diamnya umat dan negara-negara muslim dalam menyikapi penganiayaan yang terjadi di Turkistan Timur.

Sabtu, 14/12/2019 12:04 2

India

Protes UU Kewarganegaraan Anti Muslim, Ribuan Mahasiswa India Bentrok dengan Polisi

Para pengunjuk rasa menyerang mobil-mobil di ibukota, dan beberapa orang terluka dan dibawa ke rumah sakit.

Sabtu, 14/12/2019 09:06 0

Close