... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Muhammadiyah: Kalau Majelis Taklim Harus Didaftar, Lama-lama Seperti Gereja

Foto: Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Dr. Abdul Mu'ti

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekertaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti menilai bahwa saat ini bangsa Indonesia sibuk dengan hal yang tidak substansial. Ia mencontohkan masalah Peraturan Menteri Agama tentang majelis taklim.

Menurutnya, majelis taklim tidak perlu diatur. Sebab, tanpa diatur pun sudah berkembang dengan baik.

“Majelis taklim sudah mapan sekian lama dan sudah berkembang dan sudah ada organisasinya. Dan dalam prakteknya, ini sudah berkembang di masyarakat. Kalau harus didaftar, didata, lama-lama seperti gereja,” katanya di kantor pusat PP Muhammadiyah, Menteng Jakarta Pusat pada Jumat (13/12/2019).

“Kalau di gereja, jamaah gereja didaftar. Kalau terdaftar di gereja x nggak boleh ikut gereja lain kalau nggak izin. Jangan-jangan masjid juga seperti itu,” sambungnya.

Atas hal tersebut, ia menganggap regulasi tersebut arahnya tidak jelas. Bahkan, jika diterapkan ia khawatir justru akan mempersulit dakwah.

“Regulasi itu arahnya kemana? Jangan sampai regulasi itu membuat kesulitan kita berdakwah. Jangan sampai juga mencurigai orang berdakwah. Sekarang orang berbuat baik susah, dicurigai macam-macam,” tuturnya.

Abdul Mu’ti juga menekankan bahwa setiap kebijakan tidak mungkin tanpa dasar. Oleh sebab itu, yang perlu ditekankan oleh Kemenag adalah pentingnya registrasi majelis taklim ke Kemenag untuk apa. “Ini majelis taklim harus registrasi untuk apa?,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Khalifa Haftar Seru Pasukan Ambil Alih Tripoli

"Waktunya telah datang untuk serangan luas dan total yang diharapkan oleh setiap warga Libya yang bebas dan jujur," kata Haftar menyatakan dalam pidato yang disiarkan televisi, Kamis (12/12/2019).

Sabtu, 14/12/2019 15:00 0

Afrika

Inspiratif, Ilmuwan Kenya Produksi Bahan Bangunan dari Limbah Plastik

Dia berpikir tentang mengelola tumpukan ember, botol, dan jerigen plastik yang dibuang oleh penduduk, hotel, toko, dan sekolah.

Sabtu, 14/12/2019 14:21 0

Eropa

Unggah Post Soal Uighur, Mesut Ozil: Umat Nabi Muhammad Bungkam

Ia mempertanyakan diamnya umat dan negara-negara muslim dalam menyikapi penganiayaan yang terjadi di Turkistan Timur.

Sabtu, 14/12/2019 12:04 2

India

Protes UU Kewarganegaraan Anti Muslim, Ribuan Mahasiswa India Bentrok dengan Polisi

Para pengunjuk rasa menyerang mobil-mobil di ibukota, dan beberapa orang terluka dan dibawa ke rumah sakit.

Sabtu, 14/12/2019 09:06 0

Asia

AS Ajak Sekutu Asia Tenggara Hadapi Tiongkok

"Saya katakan kita bersaing dengan China, tetapi ini tidak berarti konflik. Kami akan bekerja sama dalam hal apa yang dapat kami kerjakan, dan kami akan bersaing dalam apa yang harus kami lawan,” ujar Aquliono.

Sabtu, 14/12/2019 08:44 0

India

PBB: UU Kewarganegaraan Baru India Diskriminasi Warga Muslim

"Kami prihatin bahwa (amandemen) Undang-undang Kewarganegaraan India tahun 2019 pada dasarnya bersifat diskriminatif," kata Jeremy Lawrence, juru bicara hak asasi manusia PBB, dalam siaran pers di Jenewa.

Sabtu, 14/12/2019 07:58 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Surgamu Tergantung Akhlakmu

 Hubungan kita dengan Allah harus senantiasa berjalan seiring dengan hubungan kita dengan manusia.

Jum'at, 13/12/2019 17:54 0

Afrika

Pasukan Turki dan Rusia di Libya, Musuh atau Mitra?

Penempatan pasukan Turki oleh pemerintah Turki di Libya kemungkinan dapat membuat titik keseimbangan kekuatan dan dapat menempatkan Turki di garis silang Rusia.

Jum'at, 13/12/2019 15:46 0

Myanmar

Ini Peran Israel dalam Kasus Genosida Rohingya

Perdana menteri pertama Myanmar U Nu disebut-sebut memiliki kedekatan dengan Perdana Menteri Israel pertama David Ben-Gurion.

Jum'at, 13/12/2019 14:29 0

China

China Tak Berniat Tutup Kamp-kamp Konsentrasi Uighur di Xinjiang

China tetap mempertahankan kamp-kamp "indoktrinasi" yang luas di Xinjiang. Pemerintah akan terus "melatih" penduduk, meskipun terjadi kebocoran dokumen yang merinci pengawasan dan pengendalian orang-orang Uighur di kawasan itu.

Jum'at, 13/12/2019 11:02 0

Close