... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ali Taher: PMA Majelis Taklim Lahir Bukan karena Kebutuhan

Foto: Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ali Taher Parasong menilai bahwa Peraturan Menteri Agama tentang majelis taklim lahir bukan karena kebutuhan. Tapi karena rekayasa sosial.

“Undang-undang itu ada jiwanya. Pertama, UU itu lahir karena kebutuhan dan kedua UU yang lahir itu berdasarkan rekayasa sosial atau politik. Jika melihat PMA ini, saya melihat perspektif Kemenag lebih banyak melihat karena rekayasa politik daripada berdasarkan kebutuhan,” katanya dalam diskusi “Regulasi Majelis Taklim: Perlukah?” di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta pada Jumat (13/12/2019).

Ia juga membantah jika PMA ini dilakukan untuk memberikan bantuan kepada majelis taklim yang ada di daerah. Sebab, selama ini masalah madrasah dan pesantren saja tidak terurus dengan baik.

“Saya yakin pemerintah nggak punya uang buat bayar majelis taklim. Selama ini banyak kerusakan madrasah dan masjid yang tidak terurus,” tutur Politisi Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

“Di Banten Raya ada 1000 lebih madrasah dan pesantren. Waktu saya kunjungan, ada siswa sedang belajar lalu genting jatuh dan itu dianggap biasa. Saya langsung minta diperbaiki,” ulasnya.

Maka, ia mengimbau kepada Kemenag tidak perlu mengintervensi majelis taklim. Legislator asal Flores, NTT ini menegaskan bahwa majelis taklim adalah gerakan sosial.

“Bagaimana mungkin mengintervensi aktivitas majelis taklim, majelis taklim kan gerakan sosial. Itu tidak perlu diatur dan muncul karena kebutuhan batin,” pungkasnya.

BACA JUGA  Covid-19 Meningkat, Menag Minta Umat Patuhi Aturan Pemerintah

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Eropa

Unggah Post Soal Uighur, Mesut Ozil: Umat Nabi Muhammad Bungkam

Ia mempertanyakan diamnya umat dan negara-negara muslim dalam menyikapi penganiayaan yang terjadi di Turkistan Timur.

Sabtu, 14/12/2019 12:04 2

India

Protes UU Kewarganegaraan Anti Muslim, Ribuan Mahasiswa India Bentrok dengan Polisi

Para pengunjuk rasa menyerang mobil-mobil di ibukota, dan beberapa orang terluka dan dibawa ke rumah sakit.

Sabtu, 14/12/2019 09:06 0

Asia

AS Ajak Sekutu Asia Tenggara Hadapi Tiongkok

"Saya katakan kita bersaing dengan China, tetapi ini tidak berarti konflik. Kami akan bekerja sama dalam hal apa yang dapat kami kerjakan, dan kami akan bersaing dalam apa yang harus kami lawan,” ujar Aquliono.

Sabtu, 14/12/2019 08:44 0

India

PBB: UU Kewarganegaraan Baru India Diskriminasi Warga Muslim

"Kami prihatin bahwa (amandemen) Undang-undang Kewarganegaraan India tahun 2019 pada dasarnya bersifat diskriminatif," kata Jeremy Lawrence, juru bicara hak asasi manusia PBB, dalam siaran pers di Jenewa.

Sabtu, 14/12/2019 07:58 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Surgamu Tergantung Akhlakmu

 Hubungan kita dengan Allah harus senantiasa berjalan seiring dengan hubungan kita dengan manusia.

Jum'at, 13/12/2019 17:54 0

Afrika

Pasukan Turki dan Rusia di Libya, Musuh atau Mitra?

Penempatan pasukan Turki oleh pemerintah Turki di Libya kemungkinan dapat membuat titik keseimbangan kekuatan dan dapat menempatkan Turki di garis silang Rusia.

Jum'at, 13/12/2019 15:46 0

Myanmar

Ini Peran Israel dalam Kasus Genosida Rohingya

Perdana menteri pertama Myanmar U Nu disebut-sebut memiliki kedekatan dengan Perdana Menteri Israel pertama David Ben-Gurion.

Jum'at, 13/12/2019 14:29 0

China

China Tak Berniat Tutup Kamp-kamp Konsentrasi Uighur di Xinjiang

China tetap mempertahankan kamp-kamp "indoktrinasi" yang luas di Xinjiang. Pemerintah akan terus "melatih" penduduk, meskipun terjadi kebocoran dokumen yang merinci pengawasan dan pengendalian orang-orang Uighur di kawasan itu.

Jum'at, 13/12/2019 11:02 0

Suriah

Musim Dingin Kembali Sapa Suriah, PBB Peringatkan Keselamatan Pengungsi

"Warga Suriah menghadapi musim dingin yang sangat sulit. Jutaan perempuan terlantar, anak-anak dan laki-laki hidup tanpa listrik dan pemanas, dan ada puluhan ribu keluarga di tempat penampungan sementara, termasuk di kamp-kamp pengungsi," kata Haq.

Jum'at, 13/12/2019 10:58 0

Qatar

Bentuk Komite Tinggi Bersama, Malaysia dan Qatar Perkuat Hubungan Bilateral

Malaysia menyambut lebih banyak perusahaan Qatar untuk berinvestasi di Malaysia dan memanfaatkan peluang investasi, terutama di industri minyak, gas, kimia, makanan dan makanan halal, serta di hotel, pariwisata, perbankan syariah, dan sektor keuangan.

Jum'at, 13/12/2019 08:41 0

Close