... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Musim Dingin Kembali Sapa Suriah, PBB Peringatkan Keselamatan Pengungsi

Foto: Pengungsi Suriah menghadapi musim dingin.

KIBLAT.NET, New York – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kamis (12/12/2019), memperingatkan gelombang beku “sulit lagi berat” yang saat ini mengancam pengungsi Suriah. Setidaknya dibutuhkan dana tambahan sekira 25 juta dolar untuk memenuhi kebutuhan Suriah selama gelombang ini.

Peringatan ini disampaikan dalam konferensi pers yang diadakan oleh Wakil Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Farhan Haq, di markas permanen organisasi di New York.

“Warga Suriah menghadapi musim dingin yang sangat sulit. Jutaan perempuan terlantar, anak-anak dan laki-laki hidup tanpa listrik dan pemanas, dan ada puluhan ribu keluarga di tempat penampungan sementara, termasuk di kamp-kamp pengungsi,” kata Haq.

Dia menambahkan, dalam sepekan terakhir hujan lebat telah menyebabkan banjir di lokasi-lokasi dan kamp-kamp pengungsi di barat laut dan Suriah timur. Termasuk setidaknya 16 kamp di pedesaan Idlib, dan di kamp Al-Hol di pedesaan Hasaka. Ratusan tenda dilaporkan hancur akibat hujan tersebut.

Selain itu, lanjut Haq, harga kebutuhan pokok meningkat tajam di Suriah. Selain itu, banyak laporan menyebutkan terjadinya kelangkaan bahan bakar di sejulah daerah. Bahan bakar tersebut sangat diperlukan untuk menghidupkan penghangat ruangan.

Haq menambahkan, lembaganya memperkirakan hampir tiga juta orang membutuhkan bantuan pada musim dingin ini. Sebanyak 25 juta dolar juga diperlukan untuk memenuhi kebutuhan menyelamatkan hidup selama bulan-bulan terdingin di seluruh negeri.

Setiap tahun di bulan Desember hingga Februari, puncak musim dingin biasa terjadi di Suriah. Cuaca dingin hingga tembus di bawah nol derajat. Korban tewas berjatuhan di tahun-tahun sebelumnya akibat minimnya pemanas ruangan di tempat-tempat penampungan. Korban anak-anak dan lansia paling banyak.

BACA JUGA  Narapidana di Penjara SDF Berontak, Sejumlah Tahanan ISIS Kabur

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Wasekjen MUI Apresiasi Masuknya RUU Perlindungan Ulama

Masuknya Rancangan Undang Undang (RUU) Perlindungan Tokoh agama

Kamis, 12/12/2019 18:13 0

Indonesia

DSKS Minta Bupati Sukoharjo Tutup PT RUM Demi Jaga Kesehatan Warga

Dampak Limbah Cair dan Gas PT. RUM terbukti masih meresahkan warga

Kamis, 12/12/2019 17:59 0

Indonesia

Kemenag: Perusahaan Marketplace Dilarang Berangkatkan Jamaah

Arfi Hatim menegaskan bahwa marketplace tidak boleh berperan sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) atau Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK)

Kamis, 12/12/2019 16:37 0

Indonesia

KPAI: Penghapusan UN Sejalan Dengan Sistem Zonasi PPDB

KPAI menyatakan sangat mendukung dua diantara kebijakan tersebut. Yaitu terkait penghapusan Ujian Nasional dan dipertahankannya sistem zonasi PPDB.

Kamis, 12/12/2019 15:49 0

Indonesia

Soal Materi Jihad, KH Luthfi Bashori Minta Menag Lebih Bijak

Tokoh Nahdlatul Ulama Jawa Timur, KH. Luthfi Basori meminta Kemenag menjelaskan dengan benar apa itu jihad terhadap siswa madrasah

Kamis, 12/12/2019 15:16 0

Indonesia

Muhammadiyah Bantah Materi Jihad Picu Radikalisme

Menurutnya, jangan sampai Kemenag membuat aturan tanpa dasar penelitian.

Kamis, 12/12/2019 13:59 0

Indonesia

Komisi VIII: Pemerintah Jangan Paranoid Terhadap Realita Sejarah

Anggota Komisi VIII DPR RI Iskan Qolba Lubis menghimbau Pemerintah untuk terlebih dahulu memahami terminologi makna Khilafah dan Jihad

Kamis, 12/12/2019 13:12 0

Indonesia

Kompromi dengan Terduga Pelanggar HAM, Sebab Kemunduran Pemerintahan Jokowi

Ketua Divisi Impunitas Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Dimas Bagus Arya menyebut pemerintahan Jokowi di awal periode keduanya ini semakin tidak memperhatikan penanganan pelanggar HAM berat di masa lalu.

Kamis, 12/12/2019 06:54 0

Indonesia

Global Wakaf-ACT Hadirkan Program Lumbung Ternak Wakaf di Tasikmalaya

Global Wakaf-ACT meresmikan program unggulan Lumbung Ternak Wakaf (LTW)

Rabu, 11/12/2019 18:00 0

Indonesia

Peneliti INSIST: Jika Khilafah Tak Diajarkan di Madrasah Justru Bahaya

Menurutnya, ketika materi ini dibatasi justru generasi muda semakin penasaran

Rabu, 11/12/2019 17:44 0

Close