Diduga Terlibat Pembunuhan Khasoggi, Mantan Konjen Saudi Dilarang Masuk Amerika

KIBLAT.NET, Washington – Amerika Serikat melarang mantan Konsulat Jenderal Saudi untuk Turki, Mohammed al-Otaibi untuk memasuki wilayahnya. Hal ini diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada Selasa (10/12/2019).

Sanksi tersebut diumumkan bertepatan dengan hari Hak Asasi Manusia Internasional. Diketahui, Mohammed al-Otaibi menjabat sebagai Konsulat Jenderal di Instanbul saat wartawan Saudi, Jamal Khashoggi dibunuh di konsulatnya pada 2018 lalu.

“Pembunuhan Jamal Khashoggi adalah kejahatan keji yang tidak dapat diterima,” kata Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dalam pernyataan yang dirilis pada Selasa.

Pernyataan itu menambahkan, Amerika Serikat juga terus mendesak pemerintah Saudi untuk melakukan pengadilan “penuh, adil dan transparan” untuk menuntut pertanggung jawaban kepada yang bertanggung jawab atas kematian jurnalis tersebut.

Jamal Khashoggi sendiri adalah adalah wartawan Saudi, kolumnis Washington Post, penulis, dan mantan manajer umum dan pemimpin redaksi Al Arab News Channel. Ia mengungsi dari Arab Saudi pada tanggal 18 September 2017 dan menjadi warga negara Amerika Serikat.

Ia diketahui sering mengkritik Kerajaan Saudi dan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS). Terbunuhnya Khasoggi di Konsulat Saudi pada Oktober 2018 lalu pun memicu kemarahan dari berbagai penjuru dunia.

CIA dan beberapa pemerintah dunia Barat meyakini bahwa Mohammed bin Salman lah yang memerintahkan pembunuhan itu. Namun pejabat Saudi menampik hal itu dan menyebut sang putra mahkota tidak terlibat dalam pembunuhan Khashoggi. Sebelas tersangka pun kabarnya telah menjalani proses peradilan secara rahasia di Riyadh.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengaku dirinya meragukan kesimpulan CIA, badan intelijennya sendiri. Ia berpendapat bahwa Washington tidak boleh mengambil risiko atas aliansinya dengan Riyadh, yang dianggap sebagai penyeimbang regional untuk Iran.

Al-Otaibi sebelumnya juga menjadi subjek pembekuan aset oleh Amerika atas dugaan perannya dalam pembunuhan Jamal Khashoggi.

Sanksi terhadap al-Otaibi secara resmi diumumkan ketika administrasi pemerintahan Trump mengumumkan sanksi ekonomi terhadap individu-individu yang diduga melakukan pelanggaran HAM di enam negara dan melarang dua individu, termasuk al-Otaibi, untuk memasuki wilayahnya.

Pengumuman yang dirilis pada hari Selasa tersebut sehubungan dengan Hari Hak Asasi Manusia Internasional.

Reporter: Qoid
Sumber: AlJazeera

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat