... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Al-Shabab Somalia Serbu Hotel Elit di Dekat Istana Presiden

Foto: Ambulan mengevakuasi salah satu korban penyerang di hotel di dekat istana presiden Somalia

KIBLAT.NET, Mogadishu – Gerakan Al-Shabab Somalia, Selasa (10/12/2019), menyerbu sebuah hotel tempat menginap para pejabat tinggi dan kaum elit di dekat istana kepresidenan di ibukota Mogadishu. Penyerang yang berjumlah lima orang berhasil masuk ke hotel di kawasan dengan pengamanan super ketat itu.

Anggota polisi bernama Ahmad mengatakan kepada Reuters bahwa para penyerang menyamar dengan pakaian polisi. Baku tembak terjadi di pintu gerbang hotel.

“Kami mengira mereka polisi. Namun ketika mendekat, mereka melemparkan granat tangan dan menembaki kami. Baku tembak pun meletus di gerbang hotel,” katanya.

Kantor Associated Press (AP) mengutip dari sumber-sumber keamanan Somalia mengatakan bahwa pasukan keamanan membunuh tiga penyerang di dekat gerbang kompleks kepresidenan, sebelum membunuh dua lainnya di garasi hotel. Baku tembak berlangsung selama dua jam sebelum akhirnya para penyerang dilumpuhkan.

AP juga memawancarai perwira polisi Somalia yang mengatakan bahwa para penyerang menggunakan granat tangan. Perwira itu mencatat, dua puluh orang, termasuk pejabat pemerintah, dievakuasi dari hotel sementara para militan berusaha menyerbunya.

Dalam pernyataan di stasiun radio Al-Andalus, Al-Shabaab mengatakan bahwa pejuangnya menyerang hotel dan restoran yang sering dikunjungi oleh pejabat pemerintah dan asing di Mogadishu. Perlu dicatat bahwa serangan ini adalah yang pertama dari jenisnya dalam empat bulan terakhir.

Untuk bagiannya, kantor berita Anatolia, mengutip sumber-sumber Somalia, mengatakan bahwa setidaknya enam orang terluka dalam serangan itu, termasuk dua deputi di parlemen Somalia.

BACA JUGA  Eks Presiden Sudan Diadili Atas Tuduhan Pendanaan Terorisme

Sampai saat ini belum diketahui total korban keseluruhan, baik luka-luka maupun tewas.

Sumber: Al-Jazeera, Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Khazanah

Pelajaran dari Guru Imam Syafi’i untuk Gus Muwafiq

Sekelas Imam Waki’ bin al-Jarrah; guru Imam asy-Syafi’i saja hampir diamuk massa gegara pernyataan beliau tentang nabi Muhammad

Selasa, 10/12/2019 23:16 0

Indonesia

Muhammadiyah: Kekerasan Polisi Kepada Demonstran Masih Jadi PR

Trisno Raharjo memaparkan bahwa kasus HAM yang masih menjadi PR adalah kekerasan penegak hukum pada demonstran.

Selasa, 10/12/2019 17:48 0

Indonesia

Khilafah Dihapus dari Materi Fikih, Menag: Biar Anak Tidak Bingung

Menurutnya, memahami Khilafah dari perspektif fikih menuntut ilmu pengetahuan yang lebih komprehensif.

Selasa, 10/12/2019 17:24 1

Indonesia

Hari HAM Sedunia, Muhammadiyah Soroti Petugas KPPS Meninggal dan Kekerasan Polisi

Muhammadiyah menyoroti beberapa persoalan HAM yang ada di Indonesia di Hari HAM sedunia.

Selasa, 10/12/2019 17:16 0

Indonesia

26 Tahun Jalin Kerjasama Bilateral, Guatemala Akhirnya Buka Kedutaan di Jakarta

Guatemala akhirnya membuka Kedutaan Besarnya di Jakarta. Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi mengatakan hal ini merupakan babak baru hubungan bilateral Indonesia dan Guatemala .

Selasa, 10/12/2019 17:01 0

Indonesia

Bukan Lagi Materi Fikih, Khilafah Kini Dipindah ke Mata Pelajaran SKI

Kementerian Agama akhir-akhir ini mendapat sorotan akibat kebijakan terkait kurikulum terbaru yang dikeluarkan. Dalam keputusan terbarunya, Kementerian Agama membatasi materi seputar pemerintahan Islam (khilafah) dan jihad.

Selasa, 10/12/2019 15:25 1

Indonesia

Muhammadiyah Minta Pemerintah Urus UMKM

Muhammadiyah dalam hal ini meminta pemerintah agar lebih mengarus utamakan UMKM.

Selasa, 10/12/2019 13:41 0

Indonesia

Hari Santri Tak Bisa Dijelaskan Jika Materi Jihad dan Khilafah Dihilangkan

Pemerintah telah memutuskan seluruh materi ujian di madrasah yang mengandung konten khilafah, perang, dan jihad ditarik dan diganti. Hal ini didasarkan pada ketentuan regulasi penilaian yang diatur pada SK Dirjen Pendidikan Islam Nomor 3751, Nomor 5162, dan Nomor 5161 Tahun 2018 tentang Juknis Penilaian Hasil Belajar pada MA, MTs, dan MI.

Selasa, 10/12/2019 13:40 0

Indonesia

Sejarawan: Penyebab Radikalisme Bukan Khilafah dan Jihad

Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menarik materi ujian Khilafah dan Jihad serta perang dari materi ujian kurikulum Madrasah

Selasa, 10/12/2019 12:13 0

Indonesia

Dr. Tiar Anwar Bachtiar Kritik Keras Penghapusan Materi Jihad dan Khilafah

Menurut Tiar, keputusan yang terburu-buru itu didasari dari ketakutan politik yang tidak rasional.

Senin, 09/12/2019 22:44 0

Close