... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Khilafah Dihapus dari Materi Fikih, Menag: Biar Anak Tidak Bingung

Foto: Menag, Fachrul Razi

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan tidak menghilangkan pembahasan Khilafah dalam materi pelajaran agama. Ia menyebut, pembahasan yang semula ada di pelajaran fikih tersebut, kini dipindah ke pelajaran sejarah.

Fachul berpendapat, tidak mungkin menghilangkan materi khilafah karena itu merupakan fakta sejarah Islam yang ada. “Itu kan fakta sejarah, bagian dari sejarah Islam. Jadi ya (dimasukkan) ke sejarah Islam,” ujarnya pada Selasa (10/12/2019) di Jakarta.

Fachrul beralasan pemindahan materi tersebut dilakukan untuk menghindari kebingungan anak-anak. Menurutnya, memahami Khilafah dari perspektif fikih menuntut ilmu pengetahuan yang lebih komprehensif.

“Jadi untuk anak-anak biar gak bingung, di sejarah Islam aja. Takutnya anak-anak masih rancu bila ditaruh di materi fikih,”kata Fachrul Razi.

Sebelumnya, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama, Umar menegaskan kedepannya pembahasan mengenai Khilafah akan dihapuskan dari mata pelajaran Fikih dan dimasukkan ke dalam mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI).

Umar menjelaskan, perubahan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) No 183 tahun 2019 tentang Pedoman Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab di Madrasah dan KMA No 184 tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah. Diketahui, sebelumnya pedoman kurikulum madrasah, PAI, dan Bahasa Arab mengacu pada KMA No 165 tahun 2014.

“Materi khilafah ke depan bukan lagi pada mata pelajaran Fikih, tapi SKI,” ujar Umar pada Senin (09/12/2019), seperti dikutip dari website resmi Kementerian Agama.

BACA JUGA  Dianggap Langgar PSBB, Habib Bahar Kembali Ditahan

Umar menuturkan, sebagai bagian mata pelajaran SKI, khilafah nantinya hanya akan disampaikan dalam konteks sejarah kebudayaan yang lebih menitikberatkan pembangunan peradaban, sejak zaman Nabi, Khulafarurrasyidin, Daulah Umayyah, Abasiyah, hingga Turki Usmani. Disamping itu, peserta didik juga akan diberi materi seputar perkembangan Islam modern serta relasinya dengan kepemimpinan bangsa dan negara.

“Pelajaran khilafah diorientasikan untuk memberikan wawasan pengetahuan kepada peserta didik tentang keragaman sistem pemerintahan dalam sejarah Islam hingga era negara bangsa,” tutur Umar.

Reporter: Qoid
Sumber: Kemenag


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Khilafah Dihapus dari Materi Fikih, Menag: Biar Anak Tidak Bingung”

  1. Abu muhammad nur

    Mari selalu berdoa kapanpun, sembari ikhlas berikhtiar menjemput hidayah, mohon jangan berhenti berdoa:

    Ya Allah hancurkanlah seluruh negara/ pemerintah/masyarakat/negeri-negeri yang memusuhi islam, aamiin..

    Ya Allah tolonglah para mujahidin, selamatkanlah para mujahidin, aamiin..

    Ya Allah kobarkanlah, bangkitkanlah, peliharalah semangat jihad dan semangat syahid seluruh umat islam, aamiin..

    Allahu akbar

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Pengamat: Kebijakan Luar Negeri AS di Somalia Untungkan Al-Shabaab

Hari ini, Farmago mendorong Somalia ke dalam jurang

Selasa, 10/12/2019 09:27 0

Turki

Turki Bungkam terhadap Eskalasi Terbaru di Idlib

Sementara Menteri Pertahanan Turki, Khulusi Akar, tidak menyinggung tentang Idlib selama wawancara dengan kantor berita resmi Turki Anadolu Agency (AA) pada Senin, tentang situasi terkini di Suriah utara.

Selasa, 10/12/2019 07:51 0

Suriah

Rusia Kontrol Bekas Basis ISIS di Suriah Pasca Penarikan Tentara AS

Cuplikan yang disiarkan oleh saluran TV Kementerian Pertahanan Rusia Zvezda memperlihatkan sekelompok tentara Rusia berjabat tangan dengan anak-anak Suriah dan menurunkan muatan bantuan kemanusiaan dari belakang sebuah truk yang bertuliskan "Rusia Bersamamu".

Selasa, 10/12/2019 07:02 0

News

Pentagon Bantah Wacana Penambahan 14.000 Pasukan di Timur Tengah

Pentagon membantah laporan yang menyebut bahwa Amerika Serikat tengah mempertimbangkan untuk menyebar 14.000 tentaranya ke Timur Tengah.

Ahad, 08/12/2019 05:52 0

Amerika

Waspada! Smart TV Bisa Mematai-matai Aktivitas Penggunanya

Biro Investigasi Federal (FBI) baru-baru ini memperingatkan bahwa smart TV atau televisi pintar dapat mematai-matai penggunanya.

Sabtu, 07/12/2019 13:31 0

Pakistan

Pakistan dan Bangladesh Khawatirkan Nasib Muslim India

Presiden Pakistan Arif Alvi telah mengungkapkan bahwa Bangladesh juga mengkhawatirkan nasib Muslim di India yang telah didiskriminasi berdasarkan aturan baru dalam Undang-Undang Kewarganegaraan 1955.

Sabtu, 07/12/2019 11:40 0

Suriah

Oposisi Suriah Luncurkan Tiga Operasi Ofensif di Pedesaan Idlib

Persimpangan pedesaan Idlib selatan dan timur Idlib menjadi saksi pertempuran sengit antara oposisi dan militer rezim sejak pekan lalu. Pertempuran ini berkobar menyusul serangan balasan oposisi Suriah dengan sandi “Wa Laa Tahinuu”. Oposisi menyerang militer rezim setelah gempuran udara berhari-hari ke wilayahnya.

Sabtu, 07/12/2019 07:17 0

Eropa

Statistik Ungkap Islam Paling Cepat Tumbuh di Norwegia

Laporan ini menjelaskan bahwa angka tersebut menunjukkan peningkatan hampir 90 persen dari jumlah Muslim yang terdaftar pada 2009, yang saat itu berjumlah 90.700.

Sabtu, 07/12/2019 06:57 0

Amerika

Tentara Saudi Tembaki Orang-orang di Sekitarnya Saat Ikuti Pelatihan Militer di Florida

Penyerang, yang bisa jadi pilot atau teknisi di bidang penerbangan, melakukan serangan dengan pistol.

Sabtu, 07/12/2019 05:44 0

Amerika

Muhammad Masuk 10 Nama Terpopuler di Amerika

KIBLAT.NET, Washington – Muhammad, untuk pertama kalinya masuk dalam 10 nama teratas yang diberikan oleh...

Jum'at, 06/12/2019 14:31 0

Close