... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hari Santri Tak Bisa Dijelaskan Jika Materi Jihad dan Khilafah Dihilangkan

Foto: Ilustrasi santri. (instagram)

KIBLAT.NET, Jakarta – Pemerintah telah memutuskan seluruh materi ujian di madrasah yang mengandung konten khilafah, perang, dan jihad ditarik dan diganti. Hal ini didasarkan pada ketentuan regulasi penilaian yang diatur pada SK Dirjen Pendidikan Islam Nomor 3751, Nomor 5162, dan Nomor 5161 Tahun 2018 tentang Juknis Penilaian Hasil Belajar pada MA, MTs, dan MI.

Sejarawan muslim, Dr. Tiar Anwar Bachtiar mengungkapkan salah satu dampak dari penarikan dua materi penting dalam sejarah ini adalah, tidak bisa menjelaskan secara gamblang tentang hari santri.

Hari santri ditetapkan di Indonesia jatuh pada tanggal 22 Oktober. Tiar menjelaskan, adanya hari santri ini tidak lain karena resolusi jihad yang digaungkan KH Hasyim Asy’ari.

“Hari santri itu dia adalah buah dikeluarkannya resolusi jihad dari Kyai Haji Hasyim Asy’ari untuk mempertahankan Indonesia merdeka. Sekarang kan aneh kita menjelaskan hari santri kalau tidak menjelaskan resolusi jihad,” ujar Tiar melalui sambungan telepon, Senin (09/12/2019).

Selain hari santri, hal mendasar lain yang akan terganggu adalah sejarah kepahlawanan di Indonesia. Menurut Tiar, dalam kemerdekaan Indonesia tidak bisa dilepaskan dari gelora jihad dan perang dari para ulama dan juga pahlawan yang dikenal hari ini.

“Contoh lagi misalnya kita mau menceritakan tentang sejarah Indonesia merdeka. Ini tidak bisa dilepaskan dari perang pahlawan-pahlawan kita,” ujarnya.

BACA JUGA  ACT: Bantuan ke Korban Konflik India Tak Terkait Politik

Reporter : Muhammad Jundii
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Pengamat: Kebijakan Luar Negeri AS di Somalia Untungkan Al-Shabaab

Hari ini, Farmago mendorong Somalia ke dalam jurang

Selasa, 10/12/2019 09:27 0

Turki

Turki Bungkam terhadap Eskalasi Terbaru di Idlib

Sementara Menteri Pertahanan Turki, Khulusi Akar, tidak menyinggung tentang Idlib selama wawancara dengan kantor berita resmi Turki Anadolu Agency (AA) pada Senin, tentang situasi terkini di Suriah utara.

Selasa, 10/12/2019 07:51 0

Suriah

Rusia Kontrol Bekas Basis ISIS di Suriah Pasca Penarikan Tentara AS

Cuplikan yang disiarkan oleh saluran TV Kementerian Pertahanan Rusia Zvezda memperlihatkan sekelompok tentara Rusia berjabat tangan dengan anak-anak Suriah dan menurunkan muatan bantuan kemanusiaan dari belakang sebuah truk yang bertuliskan "Rusia Bersamamu".

Selasa, 10/12/2019 07:02 0

News

Pentagon Bantah Wacana Penambahan 14.000 Pasukan di Timur Tengah

Pentagon membantah laporan yang menyebut bahwa Amerika Serikat tengah mempertimbangkan untuk menyebar 14.000 tentaranya ke Timur Tengah.

Ahad, 08/12/2019 05:52 0

Amerika

Waspada! Smart TV Bisa Mematai-matai Aktivitas Penggunanya

Biro Investigasi Federal (FBI) baru-baru ini memperingatkan bahwa smart TV atau televisi pintar dapat mematai-matai penggunanya.

Sabtu, 07/12/2019 13:31 0

Pakistan

Pakistan dan Bangladesh Khawatirkan Nasib Muslim India

Presiden Pakistan Arif Alvi telah mengungkapkan bahwa Bangladesh juga mengkhawatirkan nasib Muslim di India yang telah didiskriminasi berdasarkan aturan baru dalam Undang-Undang Kewarganegaraan 1955.

Sabtu, 07/12/2019 11:40 0

Suriah

Oposisi Suriah Luncurkan Tiga Operasi Ofensif di Pedesaan Idlib

Persimpangan pedesaan Idlib selatan dan timur Idlib menjadi saksi pertempuran sengit antara oposisi dan militer rezim sejak pekan lalu. Pertempuran ini berkobar menyusul serangan balasan oposisi Suriah dengan sandi “Wa Laa Tahinuu”. Oposisi menyerang militer rezim setelah gempuran udara berhari-hari ke wilayahnya.

Sabtu, 07/12/2019 07:17 0

Eropa

Statistik Ungkap Islam Paling Cepat Tumbuh di Norwegia

Laporan ini menjelaskan bahwa angka tersebut menunjukkan peningkatan hampir 90 persen dari jumlah Muslim yang terdaftar pada 2009, yang saat itu berjumlah 90.700.

Sabtu, 07/12/2019 06:57 0

Amerika

Tentara Saudi Tembaki Orang-orang di Sekitarnya Saat Ikuti Pelatihan Militer di Florida

Penyerang, yang bisa jadi pilot atau teknisi di bidang penerbangan, melakukan serangan dengan pistol.

Sabtu, 07/12/2019 05:44 0

Amerika

Muhammad Masuk 10 Nama Terpopuler di Amerika

KIBLAT.NET, Washington – Muhammad, untuk pertama kalinya masuk dalam 10 nama teratas yang diberikan oleh...

Jum'at, 06/12/2019 14:31 0

Close