... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Materi Jihad dan Khilafah Dibatasi, Komisi VIII DPR: Itu Mendistorsi Pemahaman Islam

Foto: Buchori Yusuf

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI, Buchori Yusuf memaparkan bahwa penghapusan materi jihad dan khilafah bentuk ketakutan yang berlebihan. Padahal, umat Islam menjadi umat yang terhormat karena adanya jihad.

“Pelajaran masalah khilafah dan masalah jihad itu disembunyikan atas dasar ketakutan yang berlebihan. Umat ini justru menjadi umat yang terhormat karena perspektif jihad, karena jihad itu memiliki dua perspektif,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Senin (09/12/2019).

Menurutnya, perspektif pertama dalam jihad yaitu artinya harus bekerja keras, untuk mewujudkan sesuai perintah Allah. Dan perspektif kedua yaitu kalau ada ancaman kita harus melakukan perlawanan.

“Itulah jihad dan semua negara menggunakan logika itu. Termasuk masyarakat Indonesia yang harus bekerja keras mewujudkan cita-cita pendiri negara. Dan kita harus mempertahankan diri dari ancaman luar,” paparnya.

Buchori juga menegaskan bahwa negara Indonesia merdeka karena adanya jihad. Maka, dengan menghapus kata tersebut merupakan bentuk upaya mendistorsi sejarah.

“Kalau kemudian makna jihad dipermasalahkan, padahal telah menghasilkan kemerdekaan, itu namanya mendistorsi sejarah dan pemahaman Islam yang benar,” tegasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Pentagon Bantah Wacana Penambahan 14.000 Pasukan di Timur Tengah

Pentagon membantah laporan yang menyebut bahwa Amerika Serikat tengah mempertimbangkan untuk menyebar 14.000 tentaranya ke Timur Tengah.

Ahad, 08/12/2019 05:52 0

Amerika

Waspada! Smart TV Bisa Mematai-matai Aktivitas Penggunanya

Biro Investigasi Federal (FBI) baru-baru ini memperingatkan bahwa smart TV atau televisi pintar dapat mematai-matai penggunanya.

Sabtu, 07/12/2019 13:31 0

Pakistan

Pakistan dan Bangladesh Khawatirkan Nasib Muslim India

Presiden Pakistan Arif Alvi telah mengungkapkan bahwa Bangladesh juga mengkhawatirkan nasib Muslim di India yang telah didiskriminasi berdasarkan aturan baru dalam Undang-Undang Kewarganegaraan 1955.

Sabtu, 07/12/2019 11:40 0

Suriah

Oposisi Suriah Luncurkan Tiga Operasi Ofensif di Pedesaan Idlib

Persimpangan pedesaan Idlib selatan dan timur Idlib menjadi saksi pertempuran sengit antara oposisi dan militer rezim sejak pekan lalu. Pertempuran ini berkobar menyusul serangan balasan oposisi Suriah dengan sandi “Wa Laa Tahinuu”. Oposisi menyerang militer rezim setelah gempuran udara berhari-hari ke wilayahnya.

Sabtu, 07/12/2019 07:17 0

Eropa

Statistik Ungkap Islam Paling Cepat Tumbuh di Norwegia

Laporan ini menjelaskan bahwa angka tersebut menunjukkan peningkatan hampir 90 persen dari jumlah Muslim yang terdaftar pada 2009, yang saat itu berjumlah 90.700.

Sabtu, 07/12/2019 06:57 0

Amerika

Tentara Saudi Tembaki Orang-orang di Sekitarnya Saat Ikuti Pelatihan Militer di Florida

Penyerang, yang bisa jadi pilot atau teknisi di bidang penerbangan, melakukan serangan dengan pistol.

Sabtu, 07/12/2019 05:44 0

Amerika

Muhammad Masuk 10 Nama Terpopuler di Amerika

KIBLAT.NET, Washington – Muhammad, untuk pertama kalinya masuk dalam 10 nama teratas yang diberikan oleh...

Jum'at, 06/12/2019 14:31 0

Amerika

AS Berniat Kirim Ribuan Tentara Tambahan ke Timur Tengah

Menteri Pertahanan AS Mark Asper berniat mengirim 5 hingga 7 ribu tentara tambahan ke Timur Tengah untuk menghadapi Iran.

Jum'at, 06/12/2019 08:52 0

Amerika

Marinir AS Tembaki Pegawai di Pangkalan Pearl Harbor Lalu Bunuh Diri

Insiden ini sendiri terjadi sekitar pukul 2.30 malam waktu setempat (10:30 malam Kamis).

Jum'at, 06/12/2019 07:59 0

Irak

Data Resmi: 460 Orang Tewas dalam Aksi Protes di Irak

Setidaknya 460 demonstran tewas selama bulan-bulan Oktober dan November di provinsi-provinsi tengah dan selatan, termasuk ibu kota Baghdad.

Kamis, 05/12/2019 16:36 0

Close