... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dr. Tiar Anwar Bachtiar Kritik Keras Penghapusan Materi Jihad dan Khilafah

Foto: Dr. Tiar Anwar Bachtiar

KIBLAT.NET, Jakarta – Sejarawan muslim, Dr. Tiar Anwar Bachtiar menyebut keputusan Kemenag Republik Indonesia yang menarik  Khilafah dan Jihad dari materi ujian kurikulum madrasah adalah keputusan ceroboh. Menurut Tiar, keputusan yang terburu-buru itu didasari dari ketakutan politik yang tidak rasional.

“Kalau kita kumpulkan para ahli sejarah atau sejarawan dan ahli pendidikan pasti akan ketawa dengan kebijakan ini. Jadi menurut saya ini adalah kebijakan yang paling bodoh yang dikeluarkan hanya karena ketakutan politik yang tidak rasional dan tidak berdasar,” ujar Tiar dihubungi Kiblat.net, Senin (9/12/2019).

Menurut Tiar, kebijakan ini akan menyebabkan rakyat Indonesia menjadi bodoh. Pasalnya, dalam setiap pengajaran materi oleh sebuah institusi atau guru, selalu ada tujuan intruksional baik umum atau khusus. Dari situ akan terlihat, materi yang disampaikan kepada anak didik akan menjadi pemahaman seperti apa.

Ia menilai, jika memang pemerintah dengan adanya kebijakan menghapus istilah Khilafah dan Jihad merupakan bentuk deradikalisasi, maka tidak perlu menghapus dua istilah tersebut. Karena malah akan berdampak pada kaburnya pemahaman sejarah.

“Jadi kalau itu ditiadakan, sementara ada pelajaran sejarah kemudian fiqih. Ketika istilah-istilah itu dihilangkan, anak-anak akan jadi aneh dan kehilangan konteks dalam memahami suatu peristiwa,” ujarnya.

Tiar mencontohkan fase Nabi Muhammad dan Kaum Muslimin di Madinah. Dalam kitab-kitab sejarah, biasanya pembagian fase Madinah berdasarkan perang – jihad. Seperti perang Badar, Uhud, dan Ahzab. Jika istilah Jihad dan konteks perang itu dihilangkan, maka anak didik tidak bisa memahami sejarah Madinah.

BACA JUGA  Masyarakat Masih Nekat Berkumpul, MIUMI Aceh: Meremehkan Himbauan Medis dan Ulama Menyalahi Syariat

Sama halnya dengan kemerdekaan Indonesia. Tidak bisa dipungkiri, dalam kemerdekannya, Para Ulama bahkan para pahlawan yang kita kenal hari ini adalah anak-anak yang lahir dari peperangan.

“Ketika Indonesia merdeka, dan proklamasi dipertahankan dari Belanda itu adalah revolusi di daerah, perang,” tegasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Pentagon Bantah Wacana Penambahan 14.000 Pasukan di Timur Tengah

Pentagon membantah laporan yang menyebut bahwa Amerika Serikat tengah mempertimbangkan untuk menyebar 14.000 tentaranya ke Timur Tengah.

Ahad, 08/12/2019 05:52 0

Amerika

Waspada! Smart TV Bisa Mematai-matai Aktivitas Penggunanya

Biro Investigasi Federal (FBI) baru-baru ini memperingatkan bahwa smart TV atau televisi pintar dapat mematai-matai penggunanya.

Sabtu, 07/12/2019 13:31 0

Pakistan

Pakistan dan Bangladesh Khawatirkan Nasib Muslim India

Presiden Pakistan Arif Alvi telah mengungkapkan bahwa Bangladesh juga mengkhawatirkan nasib Muslim di India yang telah didiskriminasi berdasarkan aturan baru dalam Undang-Undang Kewarganegaraan 1955.

Sabtu, 07/12/2019 11:40 0

Suriah

Oposisi Suriah Luncurkan Tiga Operasi Ofensif di Pedesaan Idlib

Persimpangan pedesaan Idlib selatan dan timur Idlib menjadi saksi pertempuran sengit antara oposisi dan militer rezim sejak pekan lalu. Pertempuran ini berkobar menyusul serangan balasan oposisi Suriah dengan sandi “Wa Laa Tahinuu”. Oposisi menyerang militer rezim setelah gempuran udara berhari-hari ke wilayahnya.

Sabtu, 07/12/2019 07:17 0

Eropa

Statistik Ungkap Islam Paling Cepat Tumbuh di Norwegia

Laporan ini menjelaskan bahwa angka tersebut menunjukkan peningkatan hampir 90 persen dari jumlah Muslim yang terdaftar pada 2009, yang saat itu berjumlah 90.700.

Sabtu, 07/12/2019 06:57 0

Amerika

Tentara Saudi Tembaki Orang-orang di Sekitarnya Saat Ikuti Pelatihan Militer di Florida

Penyerang, yang bisa jadi pilot atau teknisi di bidang penerbangan, melakukan serangan dengan pistol.

Sabtu, 07/12/2019 05:44 0

Amerika

Muhammad Masuk 10 Nama Terpopuler di Amerika

KIBLAT.NET, Washington – Muhammad, untuk pertama kalinya masuk dalam 10 nama teratas yang diberikan oleh...

Jum'at, 06/12/2019 14:31 0

Amerika

AS Berniat Kirim Ribuan Tentara Tambahan ke Timur Tengah

Menteri Pertahanan AS Mark Asper berniat mengirim 5 hingga 7 ribu tentara tambahan ke Timur Tengah untuk menghadapi Iran.

Jum'at, 06/12/2019 08:52 0

Amerika

Marinir AS Tembaki Pegawai di Pangkalan Pearl Harbor Lalu Bunuh Diri

Insiden ini sendiri terjadi sekitar pukul 2.30 malam waktu setempat (10:30 malam Kamis).

Jum'at, 06/12/2019 07:59 0

Irak

Data Resmi: 460 Orang Tewas dalam Aksi Protes di Irak

Setidaknya 460 demonstran tewas selama bulan-bulan Oktober dan November di provinsi-provinsi tengah dan selatan, termasuk ibu kota Baghdad.

Kamis, 05/12/2019 16:36 0

Close