... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tentara Saudi Tembaki Orang-orang di Sekitarnya Saat Ikuti Pelatihan Militer di Florida

Foto: Pasukan keamanan menutup jalan menuju pangkalan Pensacola pasca insiden penembakan oleh tentara Saudi

KIBLAT.NET, Florida – Seorang anggota Angkatan Udara Saudi yang berpartisipasi dalam pelatihan militer di pangkalan udara AS di Florida melepaskan tembakan membabi buta ke orang-orang di sekitarnya pada Jumat (06/12/2019). Sedikitnya tiga orang tewas dalam insiden itu, sebelum akhirnya pelaku ditembak mati oleh polisi.

Penyerang, yang bisa jadi pilot atau teknisi di bidang penerbangan, melakukan serangan dengan pistol.

Raja Salman memanggil Presiden AS Donald Trump untuk menyampaikan belasungkawa, menurut tweetnya di Twitter.

Trump mengatakan raja Saudi mengutuk serangan “barbar” itu, dan mengatakan si pembunuh tidak mencerminkan perasaan rakyatnya terhadap Amerika.

Di Riyadh, kantor berita resmi pemerintah mengkonfirmasi komunikasi telepon itu. Media merah itu mengutip pernyataan Raja Salman yang menegaskan “kedudukan kerajaan di samping Amerika Serikat” dan kecamannya atas “kejahatan keji”.

Dia juga mengeluarkan arahan “ke layanan keamanan Saudi untuk bekerja sama dengan agen-agen AS yang relevan untuk mengakses semua informasi yang membantu mengungkap insiden ini.”

Penyelidik Amerika terus bekerja untuk mengkonfirmasi apakah serangan itu masuk dalam kategori serangan teroris. Hal itu mengingat, mayoritas pelaku serangan 11 September 2011 adalah warga negara Saudi.

Gubernur Florida Ron Desantis mengatakan dalam konferensi pers, “saya pikir akan ada banyak pertanyaan tentang orang ini, orang asing, dan anggota Angkatan Udara Saudi, yang sedang berlatih di tanah kami dan melakukan ini.

BACA JUGA  Trump: Tak Ada Satu Pun Tentara Kami yang Terluka Akibat Serangan Rudal Iran

Dia menambahkan bahwa pemerintah Saudi berutang kepada kami karena itu adalah salah satu warganya.

David Morgan, direktur kepolisian daerah, mengatakan bahwa serangan itu terjadi di ruang kelas di markas Pensacola. Ia tidak menjelaskan nama pelaku atau motifnya.

Menurut korban awal, serangan itu menewaskan tiga orang dan melukai tujuh lainnya. Sementara penyerang tewas ditembak oleh polisi.

Morgan menambahkan, penyerang tewas ditembak oleh dua polisi yang turut menjadi korban dalam insiden baku tembak itu.

Seorang saksi yang juga pegawai pangkalan itu, Jeff Bargosh, mengatakan kepada surat kabar lokal “News Journal” bahwa sekitar 100 kendaraan pasukan keamanan dikerahkan di tempat pasca kejadian.

Pangkalan Pensacola menjadi rumah sekitar 16.000 tentara, dan sekitar 7.000 warga sipil bekerja di sana. Ini juga termasuk tim pertunjukan udara yang mirip dengan tim “Blue Angels”.

Pangkalan ini juga digunakan untuk program pelatihan yang ditujukan untuk tentara dari negara-negara sekutu.

Dua hari sebelumnya, insiden penembakan di markas militer juga terjadi di AS. Insiden itu terjadi di pangkalan Pearl Harbor di Hawaii. Seorang anggota mariner melepaskan tembakan membabi buta dengan senjata dinasnya kemudian bunuh diri.

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Majelis Keluarga Ponpes Sidogiri Minta Gus Muwafiq Taubat

Majelis Keluarga Pondok Pesantren Sidogiri memberikan sikap terkait dengan ceramah Gus Muwafiq yang menjadi polemik

Jum'at, 06/12/2019 22:40 0

Indonesia

Baleg DPR Targetkan 150 UU Rampung di Periode 2019-2024

Baleg DPR RI Supratman Andi Agtas menjelaskan penyusunan Prolegnas 2020-2024 akan mengacu pada hasil evalusi prolegnas priode lalu.

Jum'at, 06/12/2019 15:16 0

Indonesia

Komentari PMA Majelis Taklim, MUI Sumbar: Kenapa Umat Islam Selalu Ditarget?

Buya Gusrizal Gazahar menilai bahwa Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang majelis taklim mempersulit warganya untuk beribadah.

Jum'at, 06/12/2019 15:00 0

Indonesia

MUI Pusat Diminta Ambil Sikap Soal PMA Majelis Taklim

Buya Gusrizal Gazahar menegaskan bahwa umat Islam harus menyikapi Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang majelis taklim

Jum'at, 06/12/2019 14:54 0

Indonesia

Urus Majelis Taklim, MUI Sumbar Anggap Kemenag Berlebihan

Buya Gusrizal Gazahar menanggapi Peraturan Menteri Agama tentang majelis taklim.

Jum'at, 06/12/2019 13:52 0

Indonesia

Gus Muwafiq Kembali Dipolisikan

Gus Muwaffiq kembali dilaporkan ke Kepolisian Republik Indonesia.

Jum'at, 06/12/2019 00:32 0

Indonesia

Muhammadiyah Nilai PMA Majelis Taklim Diskriminatif

Ketua PP Muhammadiyah Bidang Pustaka dan Informasi, Prof. Dadang Kahmad menolak adanya Peraturan Menteri Agama tentang majelis taklim.

Kamis, 05/12/2019 17:47 0

Indonesia

Fadli Zon Kritisi Pemerintah Terkait Isu Keagamaan

Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon mengkritisi kebijakan pemerintah terkait isu keagamaan.

Kamis, 05/12/2019 16:29 0

Indonesia

Dianggap Hina Wapres Ma’ruf Amin, Ustadz Ja’far Shodiq Dipolisikan

Tokoh agama dan masyarakat yang mengatasnamakan Rabithah Babad Banten Nusantara (RBBN) melaporkan Ustadz Ja'far Shodiq

Kamis, 05/12/2019 16:15 0

Indonesia

Soal PMA Majelis Taklim, Muhammadiyah: Itu Aturan Tak Perlu

Ketua PP Muhammadiyah Bidang Pustaka dan Informasi, Prof. Dadang Kahmad menanggapi adanya Peraturan Menteri Agama tentang majelis taklim.

Kamis, 05/12/2019 16:07 0

Close