... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

MUI Pusat Diminta Ambil Sikap Soal PMA Majelis Taklim

Foto: Kantor MUI Pusat di Jakarta.

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Majelis Ulama Indonesia Sumatera Barat (MUI Sumbar), Buya Gusrizal Gazahar menegaskan bahwa umat Islam harus menyikapi Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang majelis taklim. Sebab, aturan tersebut hanya membuat kisruh.

“Umat Islam harus punya sikap, jangan terima, jangan seperti ini dibiarkan. Ini harus ditolak, maka saya imbau cabut aja peraturan menteri itu. Tidak ada gunanya, hanya membuat kisruh,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Kamis (05/12/2019).

“Jangan dibiarkan karena selangkah demi selangkah bisa terdesak. Dakwah bisa terhambat, gerakan ulama jadi terbatas,” sambungnya.

Ia juga menegaskan bahwa karena ini sudah berskala nasional, maka MUI harus mengambil sikap tegas. Menurutnya, MUI Pusat harus meminta agar PMA tersebut dicabut.

“Ini berskala nasioanl, mui pusat harus ambil sikap. Kita minta lembaga keumatan, tuntut menteri untuk mencabut itu karena itu tidak pada tempatnya,” paparnya.

Buya Gusrizal mengingatkan bahwa jika ada masalah terkait keagamaan, Kemenag sebaiknya berdialog dengan lembaga keagamaan terkait. Negara, kata dia, jangan diatur semau-maunya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Muhammad Masuk 10 Nama Terpopuler di Amerika

KIBLAT.NET, Washington – Muhammad, untuk pertama kalinya masuk dalam 10 nama teratas yang diberikan oleh...

Jum'at, 06/12/2019 14:31 0

Amerika

AS Berniat Kirim Ribuan Tentara Tambahan ke Timur Tengah

Menteri Pertahanan AS Mark Asper berniat mengirim 5 hingga 7 ribu tentara tambahan ke Timur Tengah untuk menghadapi Iran.

Jum'at, 06/12/2019 08:52 0

Amerika

Marinir AS Tembaki Pegawai di Pangkalan Pearl Harbor Lalu Bunuh Diri

Insiden ini sendiri terjadi sekitar pukul 2.30 malam waktu setempat (10:30 malam Kamis).

Jum'at, 06/12/2019 07:59 0

Irak

Data Resmi: 460 Orang Tewas dalam Aksi Protes di Irak

Setidaknya 460 demonstran tewas selama bulan-bulan Oktober dan November di provinsi-provinsi tengah dan selatan, termasuk ibu kota Baghdad.

Kamis, 05/12/2019 16:36 0

India

Swami Nithyananda Deklarasikan Negara Hindu Terbesar Bernama Kailaasa

"Bangsa Hindu ada di kosmos," katanya dalam video yang sekarang viral.

Kamis, 05/12/2019 12:26 0

Prancis

Macron Minta Para Pemimpin Afrika Barat Redakan Sentimen Anti-Prancis

“Apakah mereka membutuhkan itu? Saya ingin jawaban yang jelas untuk pertanyaan-pertanyaan ini," lanjutnya.

Kamis, 05/12/2019 07:56 0

Afghanistan

Setelah Batalkan Negosiasi Sepihak, AS Umumkan Pembicaraan Baru dengan Taliban

Ia akan melanjutkan pembicaraan dengan Taliban untuk membahas langkah-langkah yang akan mengarah pada pembicaraan internal Afghanistan dan penyelesaian damai perang, khususnya pengurangan kekerasan yang mengarah pada gencatan senjata.

Kamis, 05/12/2019 07:36 0

Eropa

Pemerintah Jerman Sebut Islamofobia Sebagai Bahaya Nyata

Kebencian terhadap komunitas muslim masih menjadi masalah sosial di Jerman. Menteri Integrasi Jerman, Annete Widmann-Mauz menyatakan keprihatinan terhadap fenomena Islamofobia yang terjadi di negaranya. Ia menyebut hal itu merupakan "bahaya nyata" bagi kohesi sosial.

Rabu, 04/12/2019 17:54 0

Asean

Bangladesh Tak Izinkan Anak-anak Rohingya Sekolah Layak

"Mereka bukan warga negara kami dan kami tidak dapat mengizinkan mereka menggunakan kurikulum resmi kami,” katanya kepada Reuters.

Rabu, 04/12/2019 09:52 0

Suriah

Serangan Udara Meningkat, Sekolah-sekolah di Idlib Diliburkan

Menurut informasi dari pasukan pengamat udara oposisi pada Selasa, pesawat Rusia meluncurkan serangan udara di kota Kafranbo, dan desa Kafr Sajnah di pedesaan Idlib.

Rabu, 04/12/2019 08:37 0

Close
CLOSE
CLOSE