... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Majelis Keluarga Ponpes Sidogiri Minta Gus Muwafiq Taubat

Foto: Gus Muwafiq (sumber: instagram)

KIBLAT.NET, Jakarta – Majelis Keluarga Pondok Pesantren Sidogiri memberikan sikap terkait dengan ceramah Gus Muwafiq yang menjadi polemik. Pengasuh Pesantren Sidogiri, KH Nawawi Abdul Jalil menegaskan bahwa ceramah Ahmad Muwafiq soal kelahiran Nabi Muhammad SAW terkesan merendahkan.

“Setelah menyimak isi pidato tersebut secara utuh dan lengkap, berikut pernyataan tabayun dari yang bersangkutan, kami Majelis Keluarga Pondok Pesantren Sidogiri menyimpulkan bahwa Ceramah Saudara Muwafiq mengandung unsur-unsur yang terkesan merendahkan kemuliaan Nabi,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kiblat.net pada Jumat (06/12/2019).

Ia mencontohkan, kalimat yang terkesan merendahkan adalah kalimat Nabi lahir biasa-biasa saja, tidak bersinar; saat kecil rembes; tidak terlalu terurus karena ikut kakeknya; kesenangannya bermain kesana-kemari sehingga tidak sekolah akhirnya tidak bisa baca-tulis; jika saat itu ada jambu maka beliau akan mencuri jambu itu.

“Saudara Muwafiq juga terkesan meragukan riwayat tentang keistimewaan Nabi pada masa kecil yang telah diyakini kebenarannya oleh kalangan pesantren, dengan mengatakan ‘Kita tidak boleh angkuh karena semuanya hanya katanya dan tidak menyaksikan peristiwa itu sendiri secara langsung’,” tuturnya.

Menurutnya, penjelasan tabayun yang dilakukan oleh Gus Muwafiq setelah ramainya ceramah tersebut tidak mengandung pernyataan menarik ucapannya dan bertaubat dari kesalahan itu.

Maka, Majelis Keluarga Ponpes Sidogiri menyesalkan dan mengecam pernyataan-pernyataan Gus Muwafiq dalam ceramah dimaksud, karena tidak menjaga adab dan terkesan merendahkan pribadi Rasulullah.

BACA JUGA  Hari Santri, KH Luthfi Basori: Umat Islam Harus Punya Jiwa Jihad Fisabilillah

“Kami meminta Saudara Muwafiq untuk segera menarik ucapan-ucapannya tersebut serta mentaubatinya,” tuturnya.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah. Tidak melakukan pembelaan kepada siapapun yang merendahkan martabat beliau, dengan senantiasa berpegangteguh pada ajaran Ahlusunah wal-Jamaah serta tidak fanatik buta dalam membela maupun membenci figur tertentu.

“Menghimbau umat Islam untuk tetap menjaga persatuan umat, kepatuhan terhadap hukum agama dan negara. Serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan, dengan tanpa mengurangi ketegasan dalam menolak segala penyimpangan dan penodaan,” tegasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Muhammad Masuk 10 Nama Terpopuler di Amerika

KIBLAT.NET, Washington – Muhammad, untuk pertama kalinya masuk dalam 10 nama teratas yang diberikan oleh...

Jum'at, 06/12/2019 14:31 0

Amerika

AS Berniat Kirim Ribuan Tentara Tambahan ke Timur Tengah

Menteri Pertahanan AS Mark Asper berniat mengirim 5 hingga 7 ribu tentara tambahan ke Timur Tengah untuk menghadapi Iran.

Jum'at, 06/12/2019 08:52 0

Amerika

Marinir AS Tembaki Pegawai di Pangkalan Pearl Harbor Lalu Bunuh Diri

Insiden ini sendiri terjadi sekitar pukul 2.30 malam waktu setempat (10:30 malam Kamis).

Jum'at, 06/12/2019 07:59 0

Irak

Data Resmi: 460 Orang Tewas dalam Aksi Protes di Irak

Setidaknya 460 demonstran tewas selama bulan-bulan Oktober dan November di provinsi-provinsi tengah dan selatan, termasuk ibu kota Baghdad.

Kamis, 05/12/2019 16:36 0

India

Swami Nithyananda Deklarasikan Negara Hindu Terbesar Bernama Kailaasa

"Bangsa Hindu ada di kosmos," katanya dalam video yang sekarang viral.

Kamis, 05/12/2019 12:26 0

Prancis

Macron Minta Para Pemimpin Afrika Barat Redakan Sentimen Anti-Prancis

“Apakah mereka membutuhkan itu? Saya ingin jawaban yang jelas untuk pertanyaan-pertanyaan ini," lanjutnya.

Kamis, 05/12/2019 07:56 0

Afghanistan

Setelah Batalkan Negosiasi Sepihak, AS Umumkan Pembicaraan Baru dengan Taliban

Ia akan melanjutkan pembicaraan dengan Taliban untuk membahas langkah-langkah yang akan mengarah pada pembicaraan internal Afghanistan dan penyelesaian damai perang, khususnya pengurangan kekerasan yang mengarah pada gencatan senjata.

Kamis, 05/12/2019 07:36 0

Eropa

Pemerintah Jerman Sebut Islamofobia Sebagai Bahaya Nyata

Kebencian terhadap komunitas muslim masih menjadi masalah sosial di Jerman. Menteri Integrasi Jerman, Annete Widmann-Mauz menyatakan keprihatinan terhadap fenomena Islamofobia yang terjadi di negaranya. Ia menyebut hal itu merupakan "bahaya nyata" bagi kohesi sosial.

Rabu, 04/12/2019 17:54 0

Asean

Bangladesh Tak Izinkan Anak-anak Rohingya Sekolah Layak

"Mereka bukan warga negara kami dan kami tidak dapat mengizinkan mereka menggunakan kurikulum resmi kami,” katanya kepada Reuters.

Rabu, 04/12/2019 09:52 0

Suriah

Serangan Udara Meningkat, Sekolah-sekolah di Idlib Diliburkan

Menurut informasi dari pasukan pengamat udara oposisi pada Selasa, pesawat Rusia meluncurkan serangan udara di kota Kafranbo, dan desa Kafr Sajnah di pedesaan Idlib.

Rabu, 04/12/2019 08:37 0

Close
CLOSE
CLOSE