... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

AS Berniat Kirim Ribuan Tentara Tambahan ke Timur Tengah

Foto: Kendaraan militer AS di Suriah

KIBLAT.NET, Washington – Menteri Pertahanan AS Mark Asper berniat mengirim 5 hingga 7 ribu tentara tambahan ke Timur Tengah untuk menghadapi Iran. Demikian kata sumber pejabat AS yang meminta tidak disebutkan namanya kepada AFP pada Kamis (05/12/2019).

Pejabat itu tidak merinci di mana atau kapan pasukan itu akan tempatkan dan dikirim. Ia mengindikasikan bahwa pengiriman tambahan pasukan itu untuk menghadapi serangan kelompok-kelompok terkait Iran terhadap kepentingan AS dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam dengar pendapat di kongres, Wakil Sekretaris Menteri Pertahanan AS, John Rudd mengatakan bahwa Amerika Serikat memantau perilaku Iran dengan keprihatinan. “Kami terus memantau tingkat ancaman dan kami memiliki kemampuan dengan cepat menyesuaikan kehadiran kami,” tambahnya.

Tetapi Rudd membantah laporan Wall Street Journal bahwa 14.000 tentara tambahan mungkin dikerahkan di daerah itu. Pada bagiannya, juru bicara Pentagon Elissa Farah juga membantah angka yang disebutkan Wall Street Jounal tersebut di akun Twitter-nya.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat tajam sejak Presiden Donald Trump menduduki Gedung Putih, terutama ketika Washington secara sepihak menarik diri dari perjanjian nuklir dan menjatuhkan sanksi ekonomi yang lebih ketat ke Iran.

Ada banyak insiden dan serangan dalam beberapa bulan terakhir di wilayah tersebut, yang dikaitkan Washington dengan Iran.

Pada bulan September, negara-negara Barat dan Arab Saudi, sekutu Amerika Serikat, menuduh Teheran berada di belakang serangan udara yang menargetkan dua fasilitas minyak Saudi. Serangan itu melumpuhkan sebagian produksi minyak Saudi dan menyebabkan harga minyak mentah naik.

BACA JUGA  AS Ingin Kurangi Kekuatan Militer di Afrika

Pada Oktober, Menteri Pertahanan AS Mark Asper mengkritik “sikap buruk Iran” dan “kampanye untuk mengacaukan Timur Tengah dan mengganggu ekonomi global.”

Amerika Serikat juga prihatin dengan meningkatnya serangan terhadap pangkalan-pangkalan di Irak, yang menyaksikan protes besar-besaran terhadap biaya hidup dan campur tangan kekuatan asing, terutama Iran, dalam urusan negara itu.

Pejabat AS lainnya mengatakan, “ada peningkatan peluncuran rudal. Jelas bahwa ini bukan masalah ISIS. Semua (peluncuran) berlangsung di arah yang benar dan pada jarak yang tepat,” membandingkan kemampuan Iran dengan kemampuan organisasi ekstremis.

“Kami beruntung tidak ada yang terbunuh,” kata pejabat tersebut.

Pada Selasa lalu, lima rudal mendarat di Pangkalan Angkatan Udara Ain Al-Assad di Irak, empat hari setelah kunjungan Wakil Presiden AS Mike Pence.

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Gus Muwafiq Kembali Dipolisikan

Gus Muwaffiq kembali dilaporkan ke Kepolisian Republik Indonesia.

Jum'at, 06/12/2019 00:32 0

Indonesia

Muhammadiyah Nilai PMA Majelis Taklim Diskriminatif

Ketua PP Muhammadiyah Bidang Pustaka dan Informasi, Prof. Dadang Kahmad menolak adanya Peraturan Menteri Agama tentang majelis taklim.

Kamis, 05/12/2019 17:47 0

Indonesia

Fadli Zon Kritisi Pemerintah Terkait Isu Keagamaan

Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon mengkritisi kebijakan pemerintah terkait isu keagamaan.

Kamis, 05/12/2019 16:29 0

Indonesia

Dianggap Hina Wapres Ma’ruf Amin, Ustadz Ja’far Shodiq Dipolisikan

Tokoh agama dan masyarakat yang mengatasnamakan Rabithah Babad Banten Nusantara (RBBN) melaporkan Ustadz Ja'far Shodiq

Kamis, 05/12/2019 16:15 0

Indonesia

Soal PMA Majelis Taklim, Muhammadiyah: Itu Aturan Tak Perlu

Ketua PP Muhammadiyah Bidang Pustaka dan Informasi, Prof. Dadang Kahmad menanggapi adanya Peraturan Menteri Agama tentang majelis taklim.

Kamis, 05/12/2019 16:07 0

Indonesia

Polisi Resmi Terima Laporan FPI Terhadap Gus Muwafiq

Bareskrim Polri menerima laporan yang dibuat anggota DPP FPI Amir Hasanudin terhadap Gus Muwafiq.

Rabu, 04/12/2019 19:30 0

Indonesia

Polri Bentuk Satgas Khusus Selidiki Ledakan Granat Asap di Monas

Polri membentuk satgas khusus untuk menangani kasus ledakan granat asap di Monas yang mengakibatkan 2 anggota TNI terluka. Satgas khusus itu akan menyelidiki asal muasal granat asap sehingga ada di halaman Monas.

Rabu, 04/12/2019 18:42 0

Indonesia

Generasi Milenial Diminta Waspada Perang Asimetris

Salah satu ancaman terhadap generasi milenial di Indonesia saat ini adalah perang Asimetris.

Rabu, 04/12/2019 18:30 0

Indonesia

Indonesia Lobi Saudi Agar Tetapkan Kuota Dasar Jamaah Haji Menjadi 231 Ribu

Menteri Agama Fachrul Razi beberapa waktu lalu melakukan kunjungan ke Makkah, Arab Saudi untuk menandatangani MoU Penyelenggaraan Ibadah Haji 1441H/2020M. Kesempatan itu juga dimanfaatkan untuk melobi Pemerintah Arab Saudi agar kuota dasar jemaah haji Indonesia ditetapkan menjadi 231 ribu.

Rabu, 04/12/2019 18:17 0

Indonesia

Jokowi Ingin Setiap Kebijakan Mengandung Rasa Ideologi Pancasila

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengemukakan, dalam setiap kepemimpinan apapun, baik itu di lembaga, di kementerian, di negara manapun, yang namanya ideologi harusnya dipegang oleh pemimpin-pemimpin yang ada di lembaga-lembaga itu.

Rabu, 04/12/2019 14:14 0

Close