Swami Nithyananda Deklarasikan Negara Hindu Terbesar Bernama Kailaasa

KIBLAT.NET, New Delhi – Seorang guru India yang terjerat kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual menjadi berita utama setelah muncul dari persembunyian dan mengumumkan kelahiran negara kosmik baru dengan kabinet dan paspor emasnya sendiri.

Swami Nithyananda, seorang kontroversial dengan ribuan pengikut di negara bagian Karnataka dan Tamil Nadu di India selatan, memposting sebuah video di saluran YouTube-nya pada Rabu (04/12/2019). Dia secara jelas mengumumkan proyek khusus untuk para pengikutnya.

Nithyananda, yang berusia 41 tahun itu mengumumkan bahwa negaranya bernama Kailaasa dan merupakan negara Hindu terbesar tanpa batas.

“Bangsa Hindu ada di kosmos,” katanya dalam video yang sekarang viral.

Situs web yang diduga dibuat olehnya memuat rincian untuk negara Kailaasa, dengan berbagai departemen dan badan pemerintah di “negaranya”, termasuk keamanan dalam negeri, perdagangan, perbendaharaan, perumahan, teknologi dan peradaban baru.

Situs juga juga menampilkan bendera dan lambang Kailaasa, dan mengumumkan bahasa Tamil, Sanskerta, dan Inggris sebagai bahasa resminya.

Meskipun tidak dinyatakan bersalah, Nithyananda pertama kali menjadi berita utama nasional pada tahun 2010 setelah ia ditangkap dan dipenjara selama 53 hari karena skandal seks yang melibatkannya dan seorang aktris lokal.

Selanjutnya, wanita-wanita lain juga melaporkan pelecehan seksual yang dialami selama peribadatan di Karnataka.

Bulan lalu, Nithyananda dipolisikan terkait dugaan pengurungan anak di negara bagian Gujarat di India barat.

Laporan media India mengatakan polisi yakin dia melarikan diri dari negara itu selama penyelidikan.

India Today melaporkan bahwa Nithyananda melarikan diri ke Ekuador melalui Nepal. Al Jazeera tidak dapat memverifikasi keaslian laporan tersebut.

Kementerian Luar Negeri India mengatakan tidak mengetahui keberadaan Nithyananda.

“Sejauh ini yang kita tahu adalah bahwa dia tidak berada di Ashram selama hampir satu tahun,” kata seorang perwira polisi kepada Press Trust of India.

“Ini adalah salah satu dari 10 hingga 15 Ashram yang ia miliki secara nasional. Area operasinya yang utama adalah Tamil Nadu dan Gujarat,” tambahnya.

Sementara itu, guru gadungan itu terus memberikan ceramah di saluran YouTube-nya.

“Beberapa orang yang menentang saya, mereka mencari saya, tetapi saya di Himalaya, di Kailasa,” katanya pekan lalu di alamat YouTube langsung.

Nithyananda adalah salah satu dari beberapa guru India yang menghadapi dakwaan mulai dari pembunuhan, penyerangan seksual, pemerkosaan dan penipuan finansial selama beberapa tahun terakhir.

Pada tahun 2017, Gurmeet Ram Rahim Singh, seorang “godman” kontroversial lainnya, ditangkap dan dituduh memperkosa dua murid wanitanya.

Penangkapannya menyebabkan kerusuhan luas dan bentrokan di negara bagian Haryana utara yang menewaskan sedikitnya tiga lusin orang.

Pada November 2014, guru India Baba Rampal Maharaj (63) ditangkap di negara bagian Haryana utara sehubungan dengan kasus pembunuhan 2006.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat