... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Polisi Resmi Terima Laporan FPI Terhadap Gus Muwafiq

Foto: Gus Muwafiq (sumber: instagram)

KIBLAT.NET, Jakarta – Bareskrim Polri menerima laporan yang dibuat anggota DPP FPI Amir Hasanudin terhadap Gus Muwafiq. Sebelumnya, laporan ini ditolak karena terkendala terjemahan dari ceramah Gus Muwafiq.

“Alhamdulillah laporan secara resmi diterima hari ini sehubungan dengan dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Muwafiq di desa tempel Purwodadi pada November 2019 lalu, dengan mengatakan berbagai hal yang menghina Rasulullah SAW yang termulia dengan tanpa dasar dan tidak ilmiah,” kata pengacara Amir, Aziz Yanuar kepada Kiblat.net melalui siaran persnya pada Rabu (04/12/2019).

Aziz berharap pihak kepolisian aktif segera memproses ini untuk mencegah gejolak di masyarakat. Menurutnya, tindakan tegas ini supaya tidak ada lagi penghinaan yang akan dilakukan oleh pihak lainnya.

“Dengan ini kami himbau juga pihak lain dari unsur agama manapun agar tidak gegabah dalam mengomentari terkait keyakinan agama apapun dengan tidak berdasar dan tidak ilmiah,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, ceramah Gus Muwafiq mendapat banyak kecaman karena menganggap bahwa kelahiran dan masa kecil Nabi Muhammad biasa saja. Ia membantah jika ada orang yang mengatakan wajah Nabi Muhammad bersinar saat lahir.

“Nabi lahir biasa wae rasah ndadak digambarno bersinar, nek bersinar yo diketok karo bolone Abrohah. Kan ono sing nyritakne nabi bersinar (Nabi lahir biasa saja tidak perlu digambarkan bersinar. Kalau bersinar ya ketahuan sama bala tentara Abrahah. Kan ada yang menceritakan Nabi bersinar.red),” tutur Mubaligh asal Yogyakarta ini.

BACA JUGA  Amnesty International Indonesia: Pengakuan Luthfi Dianiaya Polisi Harus Diusut

Bahkan, ia mengklaim bahwa Nabi ketika kecil rembes (ingusan.red). Dan ketika kecil kerap ikut kakeknya menggembala kambing. Kalau kira-kira ada jambu, kata Gus Muwafiq dengan bahasa jawa, mungkin Nabi juga akan mencuri jambu.

Atas pernyataanya, Gus Muwafiq juga telah melayangkan permintaan maaf. Dalam video yang beredar, ia mengaku tidak berniat menghina Rasullah SAW.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Eropa

Pemerintah Jerman Sebut Islamofobia Sebagai Bahaya Nyata

Kebencian terhadap komunitas muslim masih menjadi masalah sosial di Jerman. Menteri Integrasi Jerman, Annete Widmann-Mauz menyatakan keprihatinan terhadap fenomena Islamofobia yang terjadi di negaranya. Ia menyebut hal itu merupakan "bahaya nyata" bagi kohesi sosial.

Rabu, 04/12/2019 17:54 0

Asean

Bangladesh Tak Izinkan Anak-anak Rohingya Sekolah Layak

"Mereka bukan warga negara kami dan kami tidak dapat mengizinkan mereka menggunakan kurikulum resmi kami,” katanya kepada Reuters.

Rabu, 04/12/2019 09:52 0

Suriah

Serangan Udara Meningkat, Sekolah-sekolah di Idlib Diliburkan

Menurut informasi dari pasukan pengamat udara oposisi pada Selasa, pesawat Rusia meluncurkan serangan udara di kota Kafranbo, dan desa Kafr Sajnah di pedesaan Idlib.

Rabu, 04/12/2019 08:37 0

Iran

Iran Akui Bunuh Para Demonstran Anti Kenaikan BBM

Pihak berwenang menghadapi protes pekan lalu itu dengan tindakan keras.

Rabu, 04/12/2019 08:19 0

Qatar

Raja Saudi Undang Emir Qatar ke KTT GCC, Upaya Rekonsiliasi?

Emir Qatar telah menerima undangan ke KTT GCC, tetapi menolak berpartisipasi secara pribadi dan hanya mengirim perwakilan.

Rabu, 04/12/2019 07:04 0

Opini

Wahai Mahasiswa, Gunakan Rumus Ini Saat Datangnya Ujian

Lantas, bagaimana seharusnya kita sebagai mahasiswa muslim bersikap? Berikut adalah rumus Ni Sindal untuk menjadi mahasiwa yang cerdas dan mendapatkan keberkahan ilmu.

Selasa, 03/12/2019 17:41 0

China

Pendaftar Kartu Perdana di China Wajib Pindai Wajah

Para peneliti telah memperingatkan risiko privasi terkait dengan pengumpulan data pengenalan wajah

Selasa, 03/12/2019 16:22 0

Palestina

Palestina Rugi Rp35,3 Triliun Per Tahun Akibat Penjajahan Israel

Penjajahan Israel atas wilayah Palestina telah merugikan ekonomi Palestina lebih dari $2,5 miliar atau Rp35,3 triliun per tahun selama dua dekade terakhir.

Selasa, 03/12/2019 14:52 0

Opini

Membangkitkan Semangat Literasi Pemuda dalam Menghadapi Tantangan Global

Salah satu perbedaan antara Islam dengan agama yang lainnya adalah penekanan terhadap masalah ilmu. Al-Quran dan Al-Sunnah mengajak kaum muslim untuk mencari dan memperoleh ilmu, kearifan, dan menempatkan orang-orang yang berpengetahuan pada derajat yang tinggi.

Selasa, 03/12/2019 13:01 0

Opini

Pemuda Islam, Go International!

Secara tidak langsung, teknologi menjadi bumerang yang melalaikan bahkan menjadi tunggangan empuk ghazwul fikri beraksi. Prahara tersebut menunjukkan penjajahan era digital yang semakin melumpuhkan mental. Oleh karenanya budaya literasi adalah obat untuk memerdekakan setiap insan.

Selasa, 03/12/2019 12:00 0

Close