... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Generasi Milenial Diminta Waspada Perang Asimetris

Foto: Dosen Psikologi Islam di Kajian Strategik dan Global Universitas Indonesia, Tobib Al Asyar. (Jundii/kiblat)

KIBLAT.NET, Jakarta – Salah satu ancaman terhadap generasi milenial di Indonesia saat ini adalah perang Asimetris. Dosen Psikologi Islam Sekolah Kajian Stratejik dan Global pada Program Kajian Timur Tengah dan Islam Universitas Indonesia, Dr. Thobib Al-Asyhar mengatakan, dalam Perang Asimetris yang tidak diketahui siapa musuhnya ini pemuda harus bisa menjaga diri.

Minimal dengan mengatahui perihal teknologi yang digunakan, wawasan Politik dan Ekonomi Dunia, serta tentunya pemahaman agama yang mendasar.

“Asimetris disini, fokus penggunaan teknologi, dimana teknologi bisa memutarbalikkan fakta, mengaduk emosi. Paling sering adalah hoaks, ada teknologi perubah foto yang mirip aslinya. Ada penggunaan chip, dan coding. (Pengguna teknologi) bisa dipecah belah,” ujarnya di hotel Aston, Grogol, Jakarta Barat pada Selasa (03/12/2019).

Thobib menyarankan generasi Millenial harus menguasai teknologi komunikasi dan sistem yang berhubungan dengannya. Menurutnya, jangan sampai anak muda gagap teknologi, sehingga harus diberi pengetahuan tentang teknologi, tidak hanya menggunakannya saja.

“Harus paham tentang teknologi dan dampaknya. Kemudian mengetahui tentang peta dunia, harus paham ke mana arahnya dunia, jangan sampai salah menerka, salah memahami tentang konteks, hingga akhirnya salah menyimpulkan,” ujar Thobib.

Karenanya, anak-anak Millenial harus tahu wawasan tentang politik, ekonomi, sosial dan budaya, sehingga Indonesia tidak mudah dipermainkan oleh kepentingan bahkan tidak disadari sendiri.

“Khususnya kepentingan politik, jangan sampai kita mudah diadu domba, provokasi hanya untuk kepentingan yang hidden agenda kita tidak mengerti. Pembekalan seperti ini itu penting,” ujarnya.

BACA JUGA  Ekonomi Syariat Tak Hanya Bermanfaat untuk Umat Islam

Selain pemahaman teknologi dan politik dunia, Thobib menegaskan generasi Millenial harus memahami logika beragama yang benar, dan terus mendalami wawasan agama, supaya tidak terjerumus pada liberalisme dan pragmatis.

“Dia mengerti tentang penggunaan sosmed, kapan saat yang tepat, kapan tidak, kapan dimanfaatkan untuk kebaikan, itu harus paham, sehingga kita tidak dijadikan budak teknologi tapi menguasai teknologi,” tutupnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Eropa

Pemerintah Jerman Sebut Islamofobia Sebagai Bahaya Nyata

Kebencian terhadap komunitas muslim masih menjadi masalah sosial di Jerman. Menteri Integrasi Jerman, Annete Widmann-Mauz menyatakan keprihatinan terhadap fenomena Islamofobia yang terjadi di negaranya. Ia menyebut hal itu merupakan "bahaya nyata" bagi kohesi sosial.

Rabu, 04/12/2019 17:54 0

Asean

Bangladesh Tak Izinkan Anak-anak Rohingya Sekolah Layak

"Mereka bukan warga negara kami dan kami tidak dapat mengizinkan mereka menggunakan kurikulum resmi kami,” katanya kepada Reuters.

Rabu, 04/12/2019 09:52 0

Suriah

Serangan Udara Meningkat, Sekolah-sekolah di Idlib Diliburkan

Menurut informasi dari pasukan pengamat udara oposisi pada Selasa, pesawat Rusia meluncurkan serangan udara di kota Kafranbo, dan desa Kafr Sajnah di pedesaan Idlib.

Rabu, 04/12/2019 08:37 0

Iran

Iran Akui Bunuh Para Demonstran Anti Kenaikan BBM

Pihak berwenang menghadapi protes pekan lalu itu dengan tindakan keras.

Rabu, 04/12/2019 08:19 0

Qatar

Raja Saudi Undang Emir Qatar ke KTT GCC, Upaya Rekonsiliasi?

Emir Qatar telah menerima undangan ke KTT GCC, tetapi menolak berpartisipasi secara pribadi dan hanya mengirim perwakilan.

Rabu, 04/12/2019 07:04 0

Opini

Wahai Mahasiswa, Gunakan Rumus Ini Saat Datangnya Ujian

Lantas, bagaimana seharusnya kita sebagai mahasiswa muslim bersikap? Berikut adalah rumus Ni Sindal untuk menjadi mahasiwa yang cerdas dan mendapatkan keberkahan ilmu.

Selasa, 03/12/2019 17:41 0

China

Pendaftar Kartu Perdana di China Wajib Pindai Wajah

Para peneliti telah memperingatkan risiko privasi terkait dengan pengumpulan data pengenalan wajah

Selasa, 03/12/2019 16:22 0

Palestina

Palestina Rugi Rp35,3 Triliun Per Tahun Akibat Penjajahan Israel

Penjajahan Israel atas wilayah Palestina telah merugikan ekonomi Palestina lebih dari $2,5 miliar atau Rp35,3 triliun per tahun selama dua dekade terakhir.

Selasa, 03/12/2019 14:52 0

Opini

Membangkitkan Semangat Literasi Pemuda dalam Menghadapi Tantangan Global

Salah satu perbedaan antara Islam dengan agama yang lainnya adalah penekanan terhadap masalah ilmu. Al-Quran dan Al-Sunnah mengajak kaum muslim untuk mencari dan memperoleh ilmu, kearifan, dan menempatkan orang-orang yang berpengetahuan pada derajat yang tinggi.

Selasa, 03/12/2019 13:01 0

Opini

Pemuda Islam, Go International!

Secara tidak langsung, teknologi menjadi bumerang yang melalaikan bahkan menjadi tunggangan empuk ghazwul fikri beraksi. Prahara tersebut menunjukkan penjajahan era digital yang semakin melumpuhkan mental. Oleh karenanya budaya literasi adalah obat untuk memerdekakan setiap insan.

Selasa, 03/12/2019 12:00 0

Close