... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Peserta Reuni 212 Membubarkan Diri dengan Tertib

Foto: Situasi Jalan Merdeka Barat usai Reuni 212 pada 02 Desember 2019. (Jundii/kiblat)

KIBLAT.NET, Jakarta – Usai orasi dan tausyiah dari beberapa ulama, acara Reuni 212 pun berakhir. Para peserta yang mayoritas memakai pakaian serba putih itu pun membubarkan diri dengan tertib.

Selama pembubaran diri, para peserta dan relawan turut membersihkan lapangan Monas, mereka memunguti sampah air mineral dan styrofoam bekas makan.

Berdasar pantauan Kiblat.net, kawasan Bundaran Air Mancur Patung Kuda terpantau padat. Peserta yang keluar dari kawasan Monas membuat lalu lintas di Jalan Merdeka Barat macet.

Meski ada polisi lalu lintas yang membantu mengurai kemacetan, banyaknya peserta aksi tampaknya tetap menghentikan jalur Jalan Merdeka Barat ke arah Thamrin.

Terlebih, para peserta tidak menggunakan jembatan penyeberangan yang ada. Mereka langsung memotong jalan ke Bundaran Air Mancur meskipun lampu hijau untuk pejalan kaki belum menyala. Akibatnya, Jalan Merdeka Barat macet mengular hingga perempatan Merdeka Utara.

Namun begitu, masyarakat yang memilih menaiki angkutan umum Transjakarta, sementara hanya tertahan di Bundaran Air Mancur saja, sementara sepanjang jalan Merdeka Barat tidak ada hambatan.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Pertempuran Sengit Meletus di Provinsi Idlib

“Pertempuran masih berlangsung,” ujar Abdul Rahman.

Senin, 02/12/2019 07:23 0

Afghanistan

Jubir Taliban Bantah Pernyataan Trump Saat Kunjungi ke Afghanistan

"Masih terlalu dini untuk berbicara tentang melanjutkan perundingan pada tahap ini," kata Zabihullah Mujahid kepada AFP, Jumat (29/11/2019).

Sabtu, 30/11/2019 09:28 0

Eropa

Turki Kembali Fungsikan Masjid Peninggalan Ottoman di Eropa Selatan

Restorasi masjid dilakukan pascaditandatanganinya kesepakatan antara Direktorat Jenderal Yayasan Turki dan Pimpinan Uni Islam Makedonia Utara pada 1 April 2015. Restorasi tidak mengaubah desain aslinya.

Jum'at, 29/11/2019 16:27 1

Afrika

Pemerintah Kesepakatan Nasional Libya Kembali Teken Kerja Sama Militer dengan Turki

Teks perjanjian baru itu lebih luas dari kerangka perjanjian kerja sama militer sebelumnya yang disepakati oleh kedua negara.

Jum'at, 29/11/2019 08:36 0

Afrika

SITE: ISIS Mengaku Penyebab Tabrakan Dua Helikopter Militer Prancis di Mali

Dua helikopter itu bertabrakan setelah menarik diri akibat ditembaki oleh pejuang ISIS.

Jum'at, 29/11/2019 07:58 0

Afghanistan

Trump Kunjungi Pasukannya di Afghanistan dan Janjikan Gencatan Senjata

"Taliban menginginkan kesepakatan. Kami sudah bertemu dan mereka mengatakan harus ada gencatan senjata. Tetapi mereka tidak menginginkannya saat ini. Saya pikir mereka akan menginginkan gencatan senjata mungkin nanti,” kata Trump, seperti dilansir Reuters.

Jum'at, 29/11/2019 07:31 0

Mesir

Amnesty: Mesir Jerat Para Kritikus dengan UU Kontra-Terorisme

Mesir menyalahgunakan undang-undang anti-teror untuk menuntut para pengkritik. Demikian menurut sebuah laporan 60 halaman yang dirilis Amnesty International.

Kamis, 28/11/2019 14:32 0

Inggris

Muslim Inggris Siap Coblos Kandidat dan Partai Politik yang Perangi Islamofobia

"Islamofobia adalah masalah pemilihan terbesar bagi umat Islam," kata organisasi Muslim terbesar di negara itu, dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Anadolu Agency dari The Guardian.

Kamis, 28/11/2019 09:40 0

Irak

Massa Bakar Gedung Konsulat Iran di Najaf, Irak

Para pegawai misi diplomatik Iran di Najaf dilaporkan telah meninggalkan kota tersebut sepuluh menit sebelum aksi pembakaran. Mereka meninggalkan pergi dengan mendapat perlindungan ketat.

Kamis, 28/11/2019 08:41 0

Prancis

Kepala Staf Militer Prancis Pesimis Menang Hadapi Jihadis di Afrika Barat

"Kami tidak akan pernah meraih kemenangan yang menentukan (dalam perang ini)," katanya kepada radio France Inter.

Kamis, 28/11/2019 07:26 0

Close