... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tito Karnavian: Ormas Tidak Sesuai Pancasila Perlu Diluruskan

Foto: Mendagri Tito Karnavian.

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian mengatakan organisasi masyarakat (ormas) yang tidak sesuai dengan ideologi Pancasila perlu diluruskan.

“Banyak sekali ormas yang bagus ini kita dorong, tapi ada juga ormas yang mungkin bukan hanya sekadar mengkritik tapi juga membawa nilai-nilai yang tidak sesuai ideologi Pancasila, nah yang begini kita harus luruskan,” kata Tito Karnavian saat menjawab urgensi penilaian ormas di Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Menurut mantan Kaolri tersebut, tujuan terbentuknya ormas di dalam negara demokrasi sangat baik karena posisinya sebagai penyeimbang pemerintahan.

“Untuk menyeimbangkan dominasi negara, supaya nanti tidak otoriter maka muncul masyarakat sipil, organisasi masyarakat,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Tito, dalam perjalanannya organisasi masyarakat ada yang tumbuh positif yang posisinya memang memberikan kritik membangun bagi pemerintah, atau bahkan berkolaborasi dengan pemerintah untuk membangun bangsa.

Namun, menurut dia, pertumbuhan ormas bisa juga sebaliknya, bukan hanya mengkritik tetapi ternyata juga membawa ideologi-ideologi lain yang tidak sesuai dengan Pancasila.

“(Meluruskannya, red.) bisa dengan cara pendekatan dialog komunikasi pada mereka, bisa juga menggunakan sanksi,” tuturnya.

Tito juga menjelaskan, perihal sanksi bisa dengan pembubaran organisasi masyarakatnya.

“Bahkan juga bisa diterapkan tindak pidana kalau melakukan perusakan dan tindak pidana korporasi,” kata Tito.

Sumber: Antara
Penulis: Azzam Diponegoro
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Malaysia

Mendagri Malaysia Sebut Kemungkinan ISIS Alihkan Basis ke Asia Tenggara

Menteri Dalam Negeri Malaysia, Muhyiddin Yassin memperingatkan bahwa ISIS bisa saja mengalihkan basis operasinya ke wilayah Asia Tenggara usai kematian pimpinan tertingginya.

Rabu, 27/11/2019 16:51 0

Eropa

Rezim Suriah Boikot Pembicaraan Komite Konstitusi di Jenewa

Rezim Suriah di bawah komando Bashar al-Assad melanjutkan boikotnya pada putaran kedua pertemuan Komite Konstitusi Suriah yang berlangsung di Jenewa, Swiss pada Selasa (26/11/2019).

Rabu, 27/11/2019 16:17 0

Info Event

Ikuti! Seminar Bahaya LGBT di Islamic Center Al-Islam

Bahaya perilaku Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) masih menghantui kita.

Rabu, 27/11/2019 13:49 0

Thailand

Rusa di Thailand Ditemukan Mati dengan 7kg Plastik di Perut

Sekarang momok sampah plastik mempengaruhi hewan-hewan Thailand di darat.

Rabu, 27/11/2019 12:01 0

Turki

Turki: 370 Ribu Pengungsi Suriah Pulang ke Negara Mereka

Aktay menambahkan bahwa Turki menyediakan semua layanan dasar untuk Suriah dari keamanan, kesehatan, pendidikan, perumahan, air dan listrik tanpa perbedaan antara komponen-komponen rakyat Suriah.

Rabu, 27/11/2019 09:13 0

Yaman

Koalisi Saudi Bebaskan 200 Pemberontak Syiah Hutsi

Keputusan membebaskan para tahanan ini datang setelah sekitar dua bulan serangan roket Hutsi ke wilayah Saudi berhenti

Rabu, 27/11/2019 08:26 0

Afrika

Dua Helikopter Prancis Kecelakaan Saat Sergap Jihadis Mali, 13 Tentara Tewas

Saat itu, dua helikopter tersebut tengah memberi dukungan kepada pasukan darat yang sedang terlibat pertempuran sengit dengan kelompok jihadis di Mali tengah

Rabu, 27/11/2019 07:46 0

Yaman

Wabah Kolera Belum Berakhir, Kini Yaman Dilanda Demam Berdarah

Komite Palang Merah Internasional (ICRC) melaporkan wabah baru demam berdarah di Yaman yang dilanda perang pada Senin (25/11/2019). Ribuan kasus dilaporkan dan beberapa lusin kematian.

Selasa, 26/11/2019 14:40 0

Inggris

Saudi Tahan 8 Aktivis, dari Penulis hingga Pengusaha

Kelompok Hak Asasi Saudi yang berbasis di London, ALQST menyebut pemerintah Saudi telah menahan kurang lebih delapan orang yang sebagian besar merupakan kaum intelek dan penulis. Menurut ALQST, penangkapan itu bagian dari "penumpasan kebebasan berekspresi" yang digulirkan pemerintah Saudi dalam dua tahun terakhir.

Selasa, 26/11/2019 14:32 0

Palestina

Di Tangan Pemuda Gaza Ini, Hampir Semua Barang Bisa Seimbang

Ia hanya perlu beberapa menit dan beberapa gerakan untuk menyelesaikannya.

Selasa, 26/11/2019 14:00 0

Close