... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Polisi Tangkap Puluhan WN China terkait Penipuan Online

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET, Jakarta – Puluhan warga negara China telah ditangkap karena penipuan online dengan kerugian korban mencapai jutaan dolar.

Berdasarkan laporan pihak berwenang, Selasa (26/11/2019), 85 warga keturunan China dan 6 orang WNI ditangkap di wilayah Jakarta dan Malang.

Penangkapan itu terjadi beberapa hari setelah hampir 700 warga negara China ditangkap di negara tetangga Malaysia, ketika pihak berwenang menyerbu sebuah gedung dan merusak operasi penipuan investasi online besar-besaran.

Polisi Indonesia mengatakan para tersangka menargetkan korban di China dan menjaring sekitar 36 miliar rupiah (US $ 2,6 juta) selama empat bulan. Tidak dijelaskan berapa banyak orang yang tertipu.

“Mereka berpura-pura menjadi polisi atau jaksa penuntut dan memanggil korban-korban mereka, memberi tahu mereka bahwa mereka memiliki masalah hukum dan menuntut uang untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Kapolda Metro Jaya, Gatot Eddy Pramono.

“Beberapa dari mereka juga berpura-pura menjadi bankir yang menawarkan investasi,” tambahnya.

“Polisi juga menyita barang bukti termasuk laptop dan komputer,” kata Gatot.

Beberapa penipu online telah pindah ke Indonesia dan negara-negara regional lain setelah China menindak jaringan mereka.

Sumber: Channel News Asia
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Thailand

Rusa di Thailand Ditemukan Mati dengan 7kg Plastik di Perut

Sekarang momok sampah plastik mempengaruhi hewan-hewan Thailand di darat.

Rabu, 27/11/2019 12:01 0

Turki

Turki: 370 Ribu Pengungsi Suriah Pulang ke Negara Mereka

Aktay menambahkan bahwa Turki menyediakan semua layanan dasar untuk Suriah dari keamanan, kesehatan, pendidikan, perumahan, air dan listrik tanpa perbedaan antara komponen-komponen rakyat Suriah.

Rabu, 27/11/2019 09:13 0

Yaman

Koalisi Saudi Bebaskan 200 Pemberontak Syiah Hutsi

Keputusan membebaskan para tahanan ini datang setelah sekitar dua bulan serangan roket Hutsi ke wilayah Saudi berhenti

Rabu, 27/11/2019 08:26 0

Afrika

Dua Helikopter Prancis Kecelakaan Saat Sergap Jihadis Mali, 13 Tentara Tewas

Saat itu, dua helikopter tersebut tengah memberi dukungan kepada pasukan darat yang sedang terlibat pertempuran sengit dengan kelompok jihadis di Mali tengah

Rabu, 27/11/2019 07:46 0

Yaman

Wabah Kolera Belum Berakhir, Kini Yaman Dilanda Demam Berdarah

Komite Palang Merah Internasional (ICRC) melaporkan wabah baru demam berdarah di Yaman yang dilanda perang pada Senin (25/11/2019). Ribuan kasus dilaporkan dan beberapa lusin kematian.

Selasa, 26/11/2019 14:40 0

Inggris

Saudi Tahan 8 Aktivis, dari Penulis hingga Pengusaha

Kelompok Hak Asasi Saudi yang berbasis di London, ALQST menyebut pemerintah Saudi telah menahan kurang lebih delapan orang yang sebagian besar merupakan kaum intelek dan penulis. Menurut ALQST, penangkapan itu bagian dari "penumpasan kebebasan berekspresi" yang digulirkan pemerintah Saudi dalam dua tahun terakhir.

Selasa, 26/11/2019 14:32 0

Palestina

Di Tangan Pemuda Gaza Ini, Hampir Semua Barang Bisa Seimbang

Ia hanya perlu beberapa menit dan beberapa gerakan untuk menyelesaikannya.

Selasa, 26/11/2019 14:00 0

Afrika

Sulitnya Militer Prancis Buru Jihadis di Hutan Burkina Faso, Dipaksa Seperti “Kucing dan Tikus”

"Kami tahu mereka ada di sini. Kami mencari mereka dan kami tidak dapat menemukan mereka. Ini adalah perang yang mustahil,” kata seorang perwira dengan memegang senjatanya kepada AFP.

Selasa, 26/11/2019 09:56 0

Suriah

Gelombang Pengungsi dari Idlib Kembali Mengalir ke Perbatasan Turki

Direktur tim "Koordinator Respons Suriah", Mohammed Hallaj, mengatakan bahwa pemindahan orang-orang di pedesaan selatan Idlib disebabkan oleh eskalasi militer rezim dan Rusia di wilayah itu, di samping operasi militer di poros tenggara provinsi tersebut.

Selasa, 26/11/2019 08:32 0

Video News

MUI Harus Keluarkan Sikap Keagamaan untuk Sukmawati

Belum kapok membuat kontroversi dengan puisi, Sukmawati kini membandingkan Nabi Muhammad SAW dan Soekarno

Selasa, 26/11/2019 03:30 0

Close
CLOSE
CLOSE