... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Derita Gio, Idap Penyakit Kronis hingga Perut Membengkak

Foto: Gio Danuarga

KIBLAT.NET, Jakarta – Media sosial Bengkulu sempat ramai memperbincangkan salah satu warganya yang menderita penyakit kronis. Bukan sekedar sakit biasa, penyakit ini bahkan memunculkan bentuk layaknya balon besar pada perut bocah bernama Gio Danuarga.

Sudah sejak tiga tahun lalu, putra kedua dari pasangan Arianto dan Herni ini mengalami gejala aneh. Gio yang saat itu masih duduk di kelas 5 SD, sering merasa lemas dan tidak masuk sekolah. Sejak itu pula, kondisinya berangsur-angsur memburuk hingga perutnya kian membesar.

Keluarga yang berlatar belakang petani tak bisa banyak berbuat. Kendala ekonomi membuat penanganan terhadap Gio sedikit terlambat. Apalagi sudah dua tahun, Arianto mengalami gagal panen.

Bantuan yang silih berganti datang, akhirnya membawa Gio ke RSUD Muhammad Yunus Bengkulu untuk dirawat. Namun kondisi Gio mengharuskannya dirujuk ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita di Jakarta.

Tubuh bocah 13 tahun ini semakin kurus. Sebaliknya, perutnya justru terus membesar. Berjalan pun sulit sehingga ia lebih banyak berbaring kadang duduk di atas ranjang rumah sakit. Kondisi Gio tersebar lewat grup-grup Whatsaap sejak beberapa hari lalu terdengar oleh sejumlah relawan dari lembaga sosial, diantaranya Gerak Bareng dan One Care.

Dengan bantuan dari relawan Gerak Bareng, Gio pun dijemput dari RSUD Muhammad Yunus Bengkulu dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta. Dalam siaran pers yang diterima Kiblat.net pada Rabu (27/11/2019) One Care ikut menjenguk Gio yang baru tiba di IGD RS Harapan Kita pada Selasa malam, 26 November 2019.

BACA JUGA  PKS Dukung Pemerintah Tolak Aneksasi Israel di Tepi Barat

One Care bertemu dengan Fitri, relawan Gerak Bareng sekaligus penanggungjawab pengobatan Gio. Ia menjelaskan bahwa Gio didampingi oleh ayah dan pamannya. Sementara Herni, ibunya akan menyusul lain hari.

Menurut Fitri, penyempitan yang terjadi pada jantung dan paru-paru Gio menyebabkan penumpukan cairan di area perut. Sehingga muncul pembengkakan layaknya balon besar. Selain itu, Gio juga tidak boleh makan hingga kenyang dan dibatasi mengkonsumsi buah-buahan saja.

One Care juga memberikan bantuan dana pengobatan untuk Gio. “Insyaa Allah kita lakukan yang terbaik. Walaupun belum bisa maksimal memberikan kontribusi,” ujar Endi Subandi, perwakilan One Care.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Info Event

Ikuti! Seminar Bahaya LGBT di Islamic Center Al-Islam

Bahaya perilaku Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) masih menghantui kita.

Rabu, 27/11/2019 13:49 0

Thailand

Rusa di Thailand Ditemukan Mati dengan 7kg Plastik di Perut

Sekarang momok sampah plastik mempengaruhi hewan-hewan Thailand di darat.

Rabu, 27/11/2019 12:01 0

Turki

Turki: 370 Ribu Pengungsi Suriah Pulang ke Negara Mereka

Aktay menambahkan bahwa Turki menyediakan semua layanan dasar untuk Suriah dari keamanan, kesehatan, pendidikan, perumahan, air dan listrik tanpa perbedaan antara komponen-komponen rakyat Suriah.

Rabu, 27/11/2019 09:13 0

Yaman

Koalisi Saudi Bebaskan 200 Pemberontak Syiah Hutsi

Keputusan membebaskan para tahanan ini datang setelah sekitar dua bulan serangan roket Hutsi ke wilayah Saudi berhenti

Rabu, 27/11/2019 08:26 0

Afrika

Dua Helikopter Prancis Kecelakaan Saat Sergap Jihadis Mali, 13 Tentara Tewas

Saat itu, dua helikopter tersebut tengah memberi dukungan kepada pasukan darat yang sedang terlibat pertempuran sengit dengan kelompok jihadis di Mali tengah

Rabu, 27/11/2019 07:46 0

Yaman

Wabah Kolera Belum Berakhir, Kini Yaman Dilanda Demam Berdarah

Komite Palang Merah Internasional (ICRC) melaporkan wabah baru demam berdarah di Yaman yang dilanda perang pada Senin (25/11/2019). Ribuan kasus dilaporkan dan beberapa lusin kematian.

Selasa, 26/11/2019 14:40 0

Inggris

Saudi Tahan 8 Aktivis, dari Penulis hingga Pengusaha

Kelompok Hak Asasi Saudi yang berbasis di London, ALQST menyebut pemerintah Saudi telah menahan kurang lebih delapan orang yang sebagian besar merupakan kaum intelek dan penulis. Menurut ALQST, penangkapan itu bagian dari "penumpasan kebebasan berekspresi" yang digulirkan pemerintah Saudi dalam dua tahun terakhir.

Selasa, 26/11/2019 14:32 0

Palestina

Di Tangan Pemuda Gaza Ini, Hampir Semua Barang Bisa Seimbang

Ia hanya perlu beberapa menit dan beberapa gerakan untuk menyelesaikannya.

Selasa, 26/11/2019 14:00 0

Afrika

Sulitnya Militer Prancis Buru Jihadis di Hutan Burkina Faso, Dipaksa Seperti “Kucing dan Tikus”

"Kami tahu mereka ada di sini. Kami mencari mereka dan kami tidak dapat menemukan mereka. Ini adalah perang yang mustahil,” kata seorang perwira dengan memegang senjatanya kepada AFP.

Selasa, 26/11/2019 09:56 0

Suriah

Gelombang Pengungsi dari Idlib Kembali Mengalir ke Perbatasan Turki

Direktur tim "Koordinator Respons Suriah", Mohammed Hallaj, mengatakan bahwa pemindahan orang-orang di pedesaan selatan Idlib disebabkan oleh eskalasi militer rezim dan Rusia di wilayah itu, di samping operasi militer di poros tenggara provinsi tersebut.

Selasa, 26/11/2019 08:32 0

Close