... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pengamat Politik: Kerja Politik Staf Khusus Jokowi Belum Teruji

Foto: Pengamat politik, Ujang Komarudin

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengamat Politik Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin mengatakan bahwa wajar jika masyarakat meragukan kemampuan staf khusus presiden Jokowi.

“Hal yang wajar jika publik meragukan Stafsus millenial yang diangkat Jokowi. Karena mereka kan memang miskin pengalaman di pemerintahan. Dan kerja politik mereka memang belum teruji,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Selasa (26/11/2019).

“Jangan sampai 7 Stafsus tersebut hanya menjadi asesoris istana. Hanya jadi pajangan pemanis pemerintah,” sambungnya.

Ia juga menyebutkan bahwa para Stafsus rata-rata datang dari kalangan elite. Tak pernah bersetuhan dengan masyarakat kelas bawah. Jadi, kata dia, keraguan publik sangat beralasan.

“Pengangkatan Stafsus millenial hanya untuk memenuhi hasrat Jokowi agar dipandang bagus di mata millenial,” tuturnya.

Ujang juga beranggapan bahwa pengangkatan staf khusus millenial berpotensi pemborosan anggaran. Sebab, belum ada track record yang jelas tentang peran mereka dalam pemerintahan.

“Buang-buang anggaran. Karena stafsus millenial kerjanya belum jelas. Dan hanya akan jadi hiasan istana, kita tunggu saja kinerjanya,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yaman

Wabah Kolera Belum Berakhir, Kini Yaman Dilanda Demam Berdarah

Komite Palang Merah Internasional (ICRC) melaporkan wabah baru demam berdarah di Yaman yang dilanda perang pada Senin (25/11/2019). Ribuan kasus dilaporkan dan beberapa lusin kematian.

Selasa, 26/11/2019 14:40 0

Inggris

Saudi Tahan 8 Aktivis, dari Penulis hingga Pengusaha

Kelompok Hak Asasi Saudi yang berbasis di London, ALQST menyebut pemerintah Saudi telah menahan kurang lebih delapan orang yang sebagian besar merupakan kaum intelek dan penulis. Menurut ALQST, penangkapan itu bagian dari "penumpasan kebebasan berekspresi" yang digulirkan pemerintah Saudi dalam dua tahun terakhir.

Selasa, 26/11/2019 14:32 0

Palestina

Di Tangan Pemuda Gaza Ini, Hampir Semua Barang Bisa Seimbang

Ia hanya perlu beberapa menit dan beberapa gerakan untuk menyelesaikannya.

Selasa, 26/11/2019 14:00 0

Afrika

Sulitnya Militer Prancis Buru Jihadis di Hutan Burkina Faso, Dipaksa Seperti “Kucing dan Tikus”

"Kami tahu mereka ada di sini. Kami mencari mereka dan kami tidak dapat menemukan mereka. Ini adalah perang yang mustahil,” kata seorang perwira dengan memegang senjatanya kepada AFP.

Selasa, 26/11/2019 09:56 0

Suriah

Gelombang Pengungsi dari Idlib Kembali Mengalir ke Perbatasan Turki

Direktur tim "Koordinator Respons Suriah", Mohammed Hallaj, mengatakan bahwa pemindahan orang-orang di pedesaan selatan Idlib disebabkan oleh eskalasi militer rezim dan Rusia di wilayah itu, di samping operasi militer di poros tenggara provinsi tersebut.

Selasa, 26/11/2019 08:32 0

Video News

MUI Harus Keluarkan Sikap Keagamaan untuk Sukmawati

Belum kapok membuat kontroversi dengan puisi, Sukmawati kini membandingkan Nabi Muhammad SAW dan Soekarno

Selasa, 26/11/2019 03:30 0

Opini

Refleksi Hari Guru: Membangkitkan Ruh dan Jiwa Seorang Pendidik

Hidup tidak bisa lepas dari pendidikan. Karena manusia diciptakan bukan sekedar untuk hidup. Ada tujuan yang lebih mulia dari sekedar hidup yang mesti diwujudkan, dan itu memerlukan ilmu yang diperoleh lewat pendidikan. Inilah salah satu perbedaan antara manusia dengan makhluk lain, yang membuatnya lebih unggul dan lebih mulia.

Senin, 25/11/2019 14:52 0

Iran

Iran Tuduh Demonstran Anti Kenaikan BBM Milisi Bayaran Asing

Garda Revolusi Iran menganggap para demontran yang tertanggap “milisi bayaran” yang ditugaskan untuk mengacau negara. Para “milisi bayaran” itu akan dihukum dengan berat.

Senin, 25/11/2019 08:59 0

Lebanon

Pendukung Organisasi Syiah Lebanon Serang Demonstran

Puluhan pria muda itu tiba dengan penuh kemarahan. Mereka datang berjalan kaki dan mengendarai sepeda motor. Kedatangan mereka tak lama setelah demontran memblokir jalan utama menuju ibukota.

Senin, 25/11/2019 08:17 0

Opini

Tebar Sensasi Ala Menteri Jokowi

Belum genap sebulan menjabat, beberapa menteri sudah tebar sensasi.

Ahad, 24/11/2019 09:56 0

Close