... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

PBB: Serangan Udara Koalisi Saudi di Yaman Menurun Tajam

Foto: Tank militer Yaman/ilustrasi

KIBLAT.NET, Sanaa – Utusan khusus PBB untuk Yaman, Martin Griffiths, mengatakan pada Jumat (22/11/2019) bahwa serangan udara di Yaman menurun tajam selama dua pekan terakhir. Penurunan ini sebagai kemungkinan awal dari gencatan senjata umum.

“Ini mungkin indikasi bahwa ada sesuatu yang berubah di Yaman,” jelas Griffiths dalam rapat di Dewan Keamanan. Ia mencatat bahwa serangan ini turun selama periode ini sebesar 80% dibandingkan dengan dua pekan sebelumnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, untuk pertama kalinya sejak konflik dimulai, ada periode 48 jam tanpa serangan udara, kata Griffiths.

“Kami menganggap ini sebagai pengurangan eskalasi. Ini mungkin langkah menuju gencatan senjata di Yaman,” katanya.

Dalam konteks ini, ia kembali menyambut kesepakatan yang dicapai awal bulan ini di Riyadh untuk mengakhiri konflik di selatan negara antara pemerintah dan separatis.

Pada Rabu, Raja Arab Saudi Salman mengatakan kesepakatan itu dapat mengarah pada “pembicaraan damai yang lebih luas” untuk mengakhiri konflik di Yaman.

Sejak 2014, Yaman perang berkobar antara pemberontak Syiah Hutsi yang dekat dengan Iran dan pasukan yang setia kepada pemerintah Presiden Abed Rabbo Mansour Hadi yang diakui internasional.

Pertempuran semakin intensif pada Maret 2015 ketika Arab Saudi melakukan intervensi dengan memimpin koalisi negara Arab untuk mendukung pasukan pemerintah.

Konflik di Yaman telah menewaskan puluhan ribu orang, termasuk sejumlah besar warga sipil, menurut organisasi kemanusiaan.

Masih ada 3,3 juta orang terlantar dan 24,1 juta orang membutuhkan bantuan, menurut PBB. Krisis Yaman digambarkan sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia saat ini.

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kemenag Awasi Pesantren Terindikasi Radikal

Fachrul Razi mengaku pihaknya terus memantau perkembangan pesantren-pesantren yang ada di Indonesia.

Jum'at, 22/11/2019 15:04 1

Indonesia

GNPF Ulama Minta Polisi Profesional Tangani Kasus Sukmawati

Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama, Yusuf Martak meminta Kapolri Jendral Idham Aziz untuk bersikap profesional dalam memproses secara hukum Sukmawati

Jum'at, 22/11/2019 14:53 0

Indonesia

GNPF Ulama Polisikan Sukmawati

Sekretaris Jendral Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF) Ulama, Edy Mulyadi melaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Bareskrim Polri.

Jum'at, 22/11/2019 14:42 0

Indonesia

Reuni Akbar 212 Akan Kembali Digelar di Monas

Reuni Akbar 212 akan kembali digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta pada Senin, 2 Desember 2019 mendatang.

Jum'at, 22/11/2019 14:29 0

Indonesia

Soal Kasus Sukmawati, Muhammadiyah: Harus Berhati-hati dalam Berkata

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir meminta kepada semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam membuat pertanyaan

Jum'at, 22/11/2019 13:52 0

Indonesia

ACT Luncurkan Rice Truck Untuk Distribusikan Beras ke Warga Kurang Mampu

Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan program layanan beras gratis untuk masyarakat kurang mampu. Program ini diluncurkan di Desa Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat pada Kamis (22/11/2019).

Jum'at, 22/11/2019 11:04 0

Kiblatorial

Editorial: Sukmawati Harus Hati-hati

Kalaupun lolos dari jerat hukum, Sukmawati tetap tak boleh jumawa. Dia harus lebih berhati-hati dalam berucap.

Jum'at, 22/11/2019 10:36 0

Video News

Tokoh FPI Turut Polisikan Sukmawati

Sukmawati Soekarnoputri kembali dipolisikan ke Bareskrim Mabes Polri karena diduga menista agama Islam.

Kamis, 21/11/2019 18:48 0

Indonesia

Hidayat Nur Wahid Heran Pengundang Ustadz Somad ke KPK Akan Diperiksa

Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid mempertanyakan kenapa pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan diperiksa

Kamis, 21/11/2019 18:36 0

Indonesia

MUI: Kasus Sukmawati Melebihi Ahok

Pimpinan MUI Muhyidin Junaidi menyebut kasus Sukmawati lebih daripada Ahok.

Kamis, 21/11/2019 18:05 0

Close