Prancis Kritik Saudi Karena Tak Penuhi Janji Bantu Negara G5 Perangi “Teroris”

KIBLAT.NET, Paris – Menteri Pertahanan Prancis, Florence Barley, Rabu (20/11/2019), mengkritik sekutu dekat negaranya, Arab Saudi. Saudi dianggap tidak memenuhi janji yang dibuat dua tahun lalu untuk memberikan jutaan euro kepada aliansi pasukan militer negara-negara Afrika Barat untuk memerangi “terorisme melawan militan Islam”.

Arab Saudi sepakat pada Desember 2017 untuk menyediakan sekitar 100 juta euro ($ 110,7 juta) kepada aliansi militer Sahel yang beranggotakan lima negara yaitu Mali, Mauritania, Niger, Burkina Faso, dan Chad. Kelompok lima negara itu lebih dikenal G5.

Namun hampir tiga tahun kemudian, kelima negara Sahel tetap kekurangan dana dan menghadapi hambatan karena koordinasi yang buruk.

Kelompok-kelompok yang terkait dengan Al-Qaidah dan Organisasi Daulah Islamiyah (ISIS) telah meningkatkan kehadiran mereka di Sahel yang gersang. Mereka menempati wilayah-wilayah diluar kendali pemerintah.

“Untuk G5, ada fase pertama ketika komunitas internasional dimobilisasi dan para donor membuat komitmen untuk mempersenjatai G5 tetapi ada penundaan setelah itu,” katanya pada sesi parlemen.

“Arab Saudi belum menepati janjinya. Saya hanya bisa menyatakan penyesalan bahwa Arab Saudi tidak memenuhi komitmen itu. Yang lain sekarang tampaknya sudah mulai membayar,” katanya.

Ini adalah kritik langka dari Perancis atas sekutunya Arab Saudi dan muncul hampir dua tahun setelah Presiden Perancis Emmanuel Macron menuntut Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk berkontribusi pada pembiayaan kekuasaan dan menunjukkan niat Kerajaan dalam menghadapi pemikiran ekstremis.

Prancis menerjunkan ribuan tentara di kawasan tersebut untuk menghadapi kelompok-kelompok jihadis. Intervensi Prancis itu terjadi setelah kelompok-kelompok Islam berhasil memanfaatkan kekacauan politik di Mali untuk memperluas wilayah.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat