... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

MUI Persilahkan Masyarakat Ambil Langkah Hukum Sikapi Pernyataan Sukmawati

Foto: Muhyidin Junaidi

KIBLAT.NET, Depok – Majelis Ulama Indonesia menilai pertanyaan dan pernyataan Sukmawati Soekarnoputri dalam FGD bertema Radikalisme dan Terorisme menciderai perasaan umat islam.

Karenanya, Pimpinan MUI, Muhyidin Junaidi mempersilahkan masyarakat dan Umat Islam menempuh jalur hukum.

“Kepada Umat Islam yang merasa tersinggung dengan pernyataan beliau dipersilahkan untuk menempuh jalur hukum karena Indonesia adalah negara hukum yang sudah meratifikasi UU penistaan agama,” ujarnya ditemui Kiblat.net di Depok, Jawa Barat, Kamis (21/11/2019).

Menurutnya, tindakan hukum dan penegakan hukum yang tegas dari pihak berwenang bukan dalam rangka benci dan tidak senang terhadap pribadi Sukmawati. Namun, untuk mencegah adanya penistaan agama serupa di masa mendatang.

“Sekaligus agar tidak terjadi kegaduhan yang lebih masif dan dahsyat di masa yang akan datang,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Divisi Humas Polri bertajuk ‘Bangkitkan Nasionalisme bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme’ di The Tribrata, Jakarta Selatan, Senin lalu, Sukmawati mempertanyakan siapa yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Nabi Muhammad atau Soekarno.

“Sekarang saya mau tanya, yang berjuang di abad 20 itu nabi yang mulia Muhammad atau Insinyur Soekarno? untuk kemerdekaan Indonesia?,” kata Sukmawati.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Israel Tutup Masjid Al-Rasasi di Kota Al-Quds

Kantor-kantor televisi negara Palestina dan Direktorat Pendidikan Nasional Palestina di Yerusalem Timur juga ditutup selama enam bulan menyusul serangan oleh polisi Israel pada hari sebelumnya.

Kamis, 21/11/2019 14:15 0

News

Studi: Angka Kematian Dini Turun di Kota-kota yang Rindang

Pohon-pohon di kota-kota dapat mendinginkan dan membersihkan udara, dan menyerap gas-gas yang menghangatkan bumi.

Kamis, 21/11/2019 14:05 0

Suara Pembaca

Bikin Iba, Bocah Tuna Netra Penghafal Al-Qur’an

Hingga saat ini Gibran tidak bisa melihat indahnya dunia. Kedua mata Gibran merupakan mata palsu, meskipun sekilas terlihat seperti asli.

Kamis, 21/11/2019 10:56 0

Afrika

Prancis Kritik Saudi Karena Tak Penuhi Janji Bantu Negara G5 Perangi “Teroris”

Arab Saudi sepakat pada Desember 2017 untuk menyediakan sekitar 100 juta euro ($ 110,7 juta) kepada aliansi militer Sahel yang beranggotakan lima negara yaitu Mali, Mauritania, Niger, Burkina Faso, dan Chad. Kelompok lima negara itu lebih dikenal G5.

Kamis, 21/11/2019 10:34 0

Iran

Iran Umumkan Kemenangan Hadapi Gelombang Demonstrasi

Amnesty mengatakan, setidaknya 106 pengunjuk rasa tewas di 21 kota. Laporan ini berdasarkan keterangan saksi, rekaman video, dan informasi dari aktivis hak asasi manusia.

Kamis, 21/11/2019 09:28 0

Suriah

Rudal Militer Suriah Hantam Kamp Pengungsi, 15 tewas

Sebuah rudal permukaan yang ditembakkan militer rezim dari pedesaan Aleppo menghantam kamp pengungsi di dekat perbatasan Turki. Rudal itu menyebabkan kebakaran hebat di kamp.

Kamis, 21/11/2019 08:46 0

Wilayah Lain

PBB Tegaskan Pemukiman Yahudi Tetap Ilegal Meski Didukung Amerika

Kantor Hak Asasi Manusia PBB menegaskan bahwa pemukiman Yahudi Israel di wilayah Palestina tetaplah ilegal meskipun Amerika tak lagi menganggapnya bertentangan dengan hukum internasional.

Rabu, 20/11/2019 15:42 0

Yaman

UNICEF: 12 Juta Bocah Yaman Butuh Bantuan Mendesak

"Berlanjutnya konflik berdarah dan hasil dari krisis ekonomi telah menempatkan sistem pelayanan sosial dasar di seluruh negeri di ambang kehancuran dengan konsekuensi jangka panjang bagi anak-anak," kata Bisolo.

Rabu, 20/11/2019 10:49 0

Iran

Amnesty: 100 Orang Lebih Tewas Selama Protes Kenaikan BBM di Iran

Tidak ada reaksi langsung dari pemerintah Iran terhadap perkiraan korban tewas.

Rabu, 20/11/2019 10:37 0

Mesir

Lagi, Mesir Bangun Terowongan di Bawah Terusan Suez

Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi kemarin mengumumkan bahwa negaranya sedang membangun terowongan baru di bawah Terusan Suez.

Rabu, 20/11/2019 10:28 0

Close