... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

UNICEF: 12 Juta Bocah Yaman Butuh Bantuan Mendesak

Foto: Anak-anak Yaman

KIBLAT.NET, Sana’a – Setidaknya 12 juta anak-anak di Yaman yang dilanda perang membutuhkan bantuan kemanusiaan yang mendesak. Kata badan anak-anak PBB, UNICEF, Selasa (19/11/2019).

“Terlepas dari perolehan bersejarah yang dibuat untuk anak-anak sejak mengadopsi Konvensi Anak tentang Hak-hak 30 tahun oleh Majelis Umum PBB, Yaman tetap menjadi salah satu negara terburuk untuk anak-anak di dunia,” kata Sarah Bisolo, perwakilan UNICEF di Yaman.

“Berlanjutnya konflik berdarah dan hasil dari krisis ekonomi telah menempatkan sistem pelayanan sosial dasar di seluruh negeri di ambang kehancuran dengan konsekuensi jangka panjang bagi anak-anak,” kata Bisolo.

“Mereka yang bertanggung jawab – termasuk pihak berwenang Yaman – belum memenuhi janji dan komitmen mereka terhadap anak-anak,” tambahnya.

Yaman telah dilanda kekerasan dan kekacauan sejak 2014, ketika pemberontak Syiah Hutsi menguasai sebagian besar negara, termasuk ibu kota Sana’a.

Krisis meningkat pada tahun 2015 ketika koalisi militer pimpinan Saudi meluncurkan kampanye udara yang menghancurkan yang bertujuan untuk menggulung kembali keuntungan teritorial Hutsi.

Sejak itu, puluhan ribu warga Yaman, termasuk banyak warga sipil, terbunuh dalam konflik itu, menurut PBB.

Perang yang sedang berlangsung telah mengakibatkan krisis kemanusiaan terburuk di dunia, dengan sekitar 24 juta orang, hampir 80% dari populasi, membutuhkan bantuan dan perlindungan di Yaman.

Koalisi yang dipimpin Saudi terus menargetkan wilayah pemukiman, dengan laporan terbaru PBB menunjukkan bahwa 729 anak-anak Yaman terbunuh atau terluka selama 2018.

BACA JUGA  Krisis, Keledai Gantikan Fungsi Mobil di Yaman

Save the Children melaporkan pada bulan Maret bahwa 37 anak-anak Yaman sebulan telah terbunuh atau terluka oleh bom asing pada tahun lalu. Banyak kekejaman telah dilaporkan sejauh ini, yang telah mengungkapkan banyak pelanggaran hak asasi manusia.

Sumber: Daily Sabah
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

PKS: Di Bawah Donald Trump, AS Semakin Nampak Membela Israel

Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengecam kebijakan AS di bawah Presiden Trump yang mengatakan kebijakan pemukiman Israel di Tepi Barat tidak melanggar hukum internasional.

Selasa, 19/11/2019 21:12 0

Indonesia

Gus Sholah: Sukmawati Seakan Tak Suka Islam

KH Sholahudin Wahid menilai bahwa pertanyaan Sukmawati soal Nabi Muhammad dan Soekarno seolah menunjukkan ketidaksukaannya terhadap Islam.

Selasa, 19/11/2019 19:10 0

Artikel

Hendak Kemana (Ke)Menteri(an) Agama?

Namun sebagian pihak keliru menyamakan kehadiran Kementerian Agama sebagai kelanjutan dua lembaga penjajahan tadi.

Selasa, 19/11/2019 18:30 0

Indonesia

Sukmawati Bandingkan Nabi Muhammad dan Soekarno, Gus Sholah: Maksudnya Apa?

Yang jadi pertanyaan, ini maksudnya apa? Dia mau jawaban seperti apa?

Selasa, 19/11/2019 17:55 0

Indonesia

Fadli Zon: Isu Radikalisme dan Terorisme Kontraproduktif

Anggota Komisi I DPR-RI, Fadli Zon meminta pemerintah berhati-hati mengeksploitasi isu radikalisme dan terorisme. Menurut Fadli, isu radikalisme dan terorisme bersifat kontraproduktif bagi kepentingan nasional baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Selasa, 19/11/2019 16:06 0

Indonesia

Syaikh Gaza Seru Pemimpin Dunia Putuskan Hubungan dengan Israel

Ketua lkatan Ulama Palestina Asia Tenggara, Dr. Ahed Abul Atha meminta kepada segenap pemimpin dunia untuk tidak melakukan normalisasi hubungan luar negeri dengan Israel. Hal itu diungkapkannya terkait dengan serangan Israel ke Gaza pada Selasa (12/11/2019) yang menewaskan sedikitnya 35 orang.

Selasa, 19/11/2019 15:36 0

Indonesia

Israel Serang Palestina, Komisi I Minta Indonesia Layangkan Nota Protes ke PBB

Abdul Kharis Almasyhari mengutuk keras serangan militer Zionis Israel yang kembali digencarkan ke Gaza, Palestina akhir-akhir ini.

Selasa, 19/11/2019 15:12 0

Indonesia

Syeikh Gaza: Warga Palestina Butuh Bantuan Menghadapi Musim Dingin

Pasukan Israel kembali menyerang Gaza pada hari Selasa dan Rabu pekan lalu. Anak-anak dan wanita tak luput menjadi korban meninggal pada serangan tersebut. Sedikitnya 35 orang meninggal dunia dalam serangan itu, termasuk di dalamnya tiga wanita dan delapan anak-anak.

Selasa, 19/11/2019 12:56 0

Indonesia

Sebelas Kementerian/Lembaga Negara Bentuk Satgas Penanganan Radikalisme ASN

Sebelas Kementerian dan Lembaga Negara bersepakat menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Penanganan Radikalisme ASN. SKB tersebut telah ditandatangani pada 12 November 2019 di Jakarta.

Senin, 18/11/2019 18:21 0

Indonesia

Larangan Salam Lintas Agama Tidak Merusak Kebhinnekaan

MUI Jawa Timur pada tanggal 8 November 2019 mengeluarkan pernyataan terkait fenomena salam lintas agama dalam sambutan acara-acara resmi. Isi pernyataan tersebut menghimbau kepada setiap muslim khususnya pejabat muslim untuk mengucapkan salam Islami dalam membuka sambutan atau pidato di acara-acara resmi.

Senin, 18/11/2019 17:55 0

Close