... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

PBB Tegaskan Pemukiman Yahudi Tetap Ilegal Meski Didukung Amerika

Foto: PBB

KIBLAT.NET, Jenewa – Kantor Hak Asasi Manusia PBB menegaskan bahwa pemukiman Yahudi Israel di wilayah Palestina tetaplah ilegal meskipun Amerika tak lagi menganggapnya bertentangan dengan hukum internasional.

“Kami tetap berpendapat bahwa pemukiman Israel melanggar hukum internasional. Perubahan dalam posisi kebijakan satu negara tidak mengubah hukum internasional yang ada maupun interpretasinya oleh Mahkamah Internasional (ICJ) dan Dewan Keamanan,” kata juru bicara badan Hak Asasi Mmanusia PBB, Rupert Colville dalam jumpa pers yang digelar pada Selasa (19/11/2019).

Ia menambahkan, Konvensi Jenewa Keempat tahun 1949 menetapkan bahwa kekuatan pendudukan tidak boleh memindahkan bagian-bagian dari penduduk sipilnya sendiri ke wilayah yang didudukinya. Diketahui, Amerika dan Israel turut meratifikasi konvensi tersebut.

Pada 2004, Mahkamah Internasional juga telah mengeluarkan pendapat bahwa pemukiman yang didirikan Israel di wilayah Palestina yang telah direbut, termasuk Yerusalem Timur, melanggar hukum internasional.

Hari ini, lebih dari 400.000 pemukim tinggal di Tepi Barat, jumlah ini belum termasuk 200.000 pemukim di Yerusalem Timur.

Sementara itu, Philippe Nassif dari Amnesty International menegaskan bahwa pembangunan dan pemeliharaan pemukiman Yahudi melanggar hukum internasional dan merupakan kejahatan perang.

“Hari ini, pemerintah Amerika Serikat mengumumkan kepada seluruh dunia bahwa mereka percaya Amerika dan Israel berada di atas hukum: bahwa Israel dapat terus melanggar hukum internasional dan hak asasi manusia Palestina, dan AS akan dengan tegas mendukungnya melakukan itu, ” kata Nassif dalam sebuah pernyataan.

BACA JUGA  Sekilas tentang Konflik Armenia-Azerbaijan

Reporter: Qoid
Sumber: Independent


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ketua MIUMI Aceh: Pelaporan Terhadap Sukmawati Sudah Tepat

Pernyataan Sukmawati yang membandingkan keunggulan Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW dan Pancasila dengan Al-Quran menimbulkan polemik dan kegaduhan di tengah masyarakat terkhusus umat Islam.

Rabu, 20/11/2019 15:21 0

Indonesia

Pelapor: Kasus Sukmawati Bisa Seperti Ahok

Pengacara Dedi Suhardadi melaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Bareskrim Mabes Polri dengan tuduhan menistakan agama Islam pada Senin lalu.

Rabu, 20/11/2019 14:57 0

Indonesia

MUI: Peryataan Sukmawati Sakiti Umat Islam

akibat dan dampak dari pernyataan tersebut telah membuat banyak elemen umat yang mengungkapkan kekecewaan dan kemarahannya.

Rabu, 20/11/2019 14:42 0

Indonesia

Indonesia Kutuk Amerika Karena Sebut Pemukiman Yahudi Israel Tak Langgar Hukum Internasional

Menteri Luar Negeri Amerika, Mike Pompeo menyatakan bahwa pembangunan pemukiman Yahudi Israel di wilayah Tepi Barat tidak bertentangan dengan hukum internasional.

Rabu, 20/11/2019 13:54 0

Indonesia

Romo Syafi’i: Kalimat Takbir untuk Mengusir Penjajah Ajaran Nabi Muhamad, Bukan Soekarno

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafi'i mengecap pertanyaan Sukmawati yang membandingkan Nabi Muhammad dan Soekarno.

Rabu, 20/11/2019 13:37 0

Indonesia

PKS: Di Bawah Donald Trump, AS Semakin Nampak Membela Israel

Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengecam kebijakan AS di bawah Presiden Trump yang mengatakan kebijakan pemukiman Israel di Tepi Barat tidak melanggar hukum internasional.

Selasa, 19/11/2019 21:12 0

Indonesia

Gus Sholah: Sukmawati Seakan Tak Suka Islam

KH Sholahudin Wahid menilai bahwa pertanyaan Sukmawati soal Nabi Muhammad dan Soekarno seolah menunjukkan ketidaksukaannya terhadap Islam.

Selasa, 19/11/2019 19:10 0

Artikel

Hendak Kemana (Ke)Menteri(an) Agama?

Namun sebagian pihak keliru menyamakan kehadiran Kementerian Agama sebagai kelanjutan dua lembaga penjajahan tadi.

Selasa, 19/11/2019 18:30 0

Indonesia

Sukmawati Bandingkan Nabi Muhammad dan Soekarno, Gus Sholah: Maksudnya Apa?

Yang jadi pertanyaan, ini maksudnya apa? Dia mau jawaban seperti apa?

Selasa, 19/11/2019 17:55 0

Indonesia

Fadli Zon: Isu Radikalisme dan Terorisme Kontraproduktif

Anggota Komisi I DPR-RI, Fadli Zon meminta pemerintah berhati-hati mengeksploitasi isu radikalisme dan terorisme. Menurut Fadli, isu radikalisme dan terorisme bersifat kontraproduktif bagi kepentingan nasional baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Selasa, 19/11/2019 16:06 0

Close
CLOSE
CLOSE