... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Amnesty: 100 Orang Lebih Tewas Selama Protes Kenaikan BBM di Iran

Foto: Demo Iran

KIBLAT.NET, Teheran – Protes di Iran atas kenaikan harga bahan bakar yang diikuti tindakan keras pemerintah telah menewaskan lebih dari 100 orang di seluruh negeri. Demikian laporan kelompok hak asasi Amnesty International.

Dalam sebuah pernyataan pada Selasa (19/11/2019), organisasi yang berbasis di Inggris ini menyebut pasukan keamanan Iran menggunakan “kekuatan yang berlebihan dan mematikan” untuk membubarkan demonstrasi sejak dimulai pada hari Jumat.

“Setidaknya 106 pemrotes di 21 kota telah tewas, menurut laporan yang dapat dipercaya,” kata Amnesty. “Jumlah kematian sebenarnya mungkin jauh lebih tinggi dengan beberapa laporan menunjukkan sebanyak 200 telah terbunuh.”

Tidak ada reaksi langsung dari pemerintah Iran terhadap perkiraan korban tewas.

Menurut angka yang dikumpulkan oleh Al Jazeera, setidaknya 11 orang – lima pasukan keamanan dan enam warga sipil – tewas dalam kerusuhan itu.

Otoritas Iran belum menawarkan laporan pasti tentang berapa banyak orang yang terluka atau terbunuh dalam protes tersebut.

Tetapi kantor berita semi-resmi ISNA melaporkan pada Senin malam, bahwa tiga anggota pasukan keamanan Iran dibunuh oleh “perusuh” di dekat ibukota, Teheran.

Raha Bahreini, peneliti Amnesty di Iran dan Hak Asasi Manusia, mengatakan jumlah kematian didasarkan pada informasi yang diterima dari saksi di lapangan, aktivis hak asasi manusia di dalam negeri, serta jurnalis dan sumber terpercaya di luar negeri.

“Informasi yang kami peroleh menunjukkan pola mengerikan pembunuhan tidak sah di seluruh negeri,” katanya.

“Informasi yang kami terima sejauh ini menunjukkan bahwa dalam pola yang konsisten dengan praktik masa lalu, pasukan keamanan bahkan menolak untuk mengembalikan tubuh banyak dari mereka yang tewas ke keluarga mereka, atau memaksa keluarga untuk menguburkan orang yang mereka cintai dalam keadaan terburu-buru dan tanpa otopsi independen, yang tentu saja bertentangan dengan hukum dan standar internasional. ”

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

PKS: Di Bawah Donald Trump, AS Semakin Nampak Membela Israel

Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengecam kebijakan AS di bawah Presiden Trump yang mengatakan kebijakan pemukiman Israel di Tepi Barat tidak melanggar hukum internasional.

Selasa, 19/11/2019 21:12 0

Indonesia

Gus Sholah: Sukmawati Seakan Tak Suka Islam

KH Sholahudin Wahid menilai bahwa pertanyaan Sukmawati soal Nabi Muhammad dan Soekarno seolah menunjukkan ketidaksukaannya terhadap Islam.

Selasa, 19/11/2019 19:10 0

Artikel

Hendak Kemana (Ke)Menteri(an) Agama?

Namun sebagian pihak keliru menyamakan kehadiran Kementerian Agama sebagai kelanjutan dua lembaga penjajahan tadi.

Selasa, 19/11/2019 18:30 0

Indonesia

Sukmawati Bandingkan Nabi Muhammad dan Soekarno, Gus Sholah: Maksudnya Apa?

Yang jadi pertanyaan, ini maksudnya apa? Dia mau jawaban seperti apa?

Selasa, 19/11/2019 17:55 0

Indonesia

Fadli Zon: Isu Radikalisme dan Terorisme Kontraproduktif

Anggota Komisi I DPR-RI, Fadli Zon meminta pemerintah berhati-hati mengeksploitasi isu radikalisme dan terorisme. Menurut Fadli, isu radikalisme dan terorisme bersifat kontraproduktif bagi kepentingan nasional baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Selasa, 19/11/2019 16:06 0

Indonesia

Syaikh Gaza Seru Pemimpin Dunia Putuskan Hubungan dengan Israel

Ketua lkatan Ulama Palestina Asia Tenggara, Dr. Ahed Abul Atha meminta kepada segenap pemimpin dunia untuk tidak melakukan normalisasi hubungan luar negeri dengan Israel. Hal itu diungkapkannya terkait dengan serangan Israel ke Gaza pada Selasa (12/11/2019) yang menewaskan sedikitnya 35 orang.

Selasa, 19/11/2019 15:36 0

Indonesia

Israel Serang Palestina, Komisi I Minta Indonesia Layangkan Nota Protes ke PBB

Abdul Kharis Almasyhari mengutuk keras serangan militer Zionis Israel yang kembali digencarkan ke Gaza, Palestina akhir-akhir ini.

Selasa, 19/11/2019 15:12 0

Indonesia

Syeikh Gaza: Warga Palestina Butuh Bantuan Menghadapi Musim Dingin

Pasukan Israel kembali menyerang Gaza pada hari Selasa dan Rabu pekan lalu. Anak-anak dan wanita tak luput menjadi korban meninggal pada serangan tersebut. Sedikitnya 35 orang meninggal dunia dalam serangan itu, termasuk di dalamnya tiga wanita dan delapan anak-anak.

Selasa, 19/11/2019 12:56 0

Indonesia

Sebelas Kementerian/Lembaga Negara Bentuk Satgas Penanganan Radikalisme ASN

Sebelas Kementerian dan Lembaga Negara bersepakat menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Penanganan Radikalisme ASN. SKB tersebut telah ditandatangani pada 12 November 2019 di Jakarta.

Senin, 18/11/2019 18:21 0

Indonesia

Larangan Salam Lintas Agama Tidak Merusak Kebhinnekaan

MUI Jawa Timur pada tanggal 8 November 2019 mengeluarkan pernyataan terkait fenomena salam lintas agama dalam sambutan acara-acara resmi. Isi pernyataan tersebut menghimbau kepada setiap muslim khususnya pejabat muslim untuk mengucapkan salam Islami dalam membuka sambutan atau pidato di acara-acara resmi.

Senin, 18/11/2019 17:55 0

Close