... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pria Australia Lolos dari Cengkeraman Buaya Usai Colok Matanya

Foto: Buaya

KIBLAT.NET, Queensland – Seorang petualang Australia menceritakan pelariannya yang menakutkan dari cengkeraman buaya setelah bergulat dengannya dan berhasil mencolok matanya.

Craig Dickmann, saat itu pergi memancing pada hari Ahad pekan lalu di bagian terpencil Australia Utara yang dikenal sebagai “negara buaya”. Dia mengatakan buaya 2,8 meter muncul dari belakangnya ketika ia meninggalkan pantai.

“Ketika saya berbalik untuk pergi, hal pertama yang saya lihat adalah kepalanya datang pada saya,” katanya kepada wartawan pada hari Jumat dari tempat tidur rumah sakit di kota Cairns di negara bagian Queensland.

Dickmann berkata hewan itu menempel di pahanya. “Keributan itu akan menghantui saya selamanya, saya pikir, bunyi patah rahangnya,” katanya.

Pria 54 tahun itu mengatakan dia bergulat dengannya di pantai terpencil ketika buaya itu mencoba menyeretnya ke dalam air.

Dickmann menempelkan ibu jarinya ke matanya. Dia berfikir itu menjadi satu-satunya “titik lemah” yang ia temukan pada hewan “anti peluru” tersebut.

“Mata mereka menarik dengan cara yang adil dan ketika Anda turun cukup jauh Anda bisa merasakan tulang, jadi saya mendorong sejauh yang saya bisa dan kemudian melepaskannya pada saat itu,” kata Dickmann.

Setelah beberapa menit, dia berhasil mengatasi buaya dan menutup rahangnya.

“Dan kemudian, saya pikir buaya dan saya memiliki momen di mana kita akan pergi, ‘well, apa yang harus kita lakukan sekarang?'” tutur Dickmann. Dia kemudian mendorong buaya menjauh darinya lalu hewan itu menyelinap kembali ke air.

Petualang itu kulitnya terkelupas dari tangan dan kakinya. Dia kemudian melaju lebih dari 45 menit untuk kembali ke rumahnya sebelum memanggil layanan darurat.

“Buaya ini sangat licik dan sangat licik,” katanya.

Departemen lingkungan hidup Queensland pekan ini berhasil menjinakkan hewan itu dengan bius.

“Daerah itu dikenal sebagai negara buaya dan orang-orang di daerah itu diingatkan untuk selalu menjadi buaya,” kata departemen itu dalam sebuah pernyataan.

Buaya air asin, yang dapat tumbuh hingga tujuh meter dan beratnya lebih dari satu ton, biasa ditemui di utara tropis benua yang luas itu.

Jumlah mereka telah meledak sejak mereka dinyatakan sebagai spesies yang dilindungi pada 1970-an, dengan serangan terhadap manusia jarang terjadi.

Menurut pemerintah negara bagian, serangan non-fatal terakhir adalah pada Januari 2018 di Selat Torres sementara kematian terakhir pada Oktober 2017 di Port Douglas.

Sumber: Al-Arabiya
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Syeikh Gaza: Warga Palestina Butuh Bantuan Menghadapi Musim Dingin

Pasukan Israel kembali menyerang Gaza pada hari Selasa dan Rabu pekan lalu. Anak-anak dan wanita tak luput menjadi korban meninggal pada serangan tersebut. Sedikitnya 35 orang meninggal dunia dalam serangan itu, termasuk di dalamnya tiga wanita dan delapan anak-anak.

Selasa, 19/11/2019 12:56 0

Indonesia

Sebelas Kementerian/Lembaga Negara Bentuk Satgas Penanganan Radikalisme ASN

Sebelas Kementerian dan Lembaga Negara bersepakat menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Penanganan Radikalisme ASN. SKB tersebut telah ditandatangani pada 12 November 2019 di Jakarta.

Senin, 18/11/2019 18:21 0

Indonesia

Larangan Salam Lintas Agama Tidak Merusak Kebhinnekaan

MUI Jawa Timur pada tanggal 8 November 2019 mengeluarkan pernyataan terkait fenomena salam lintas agama dalam sambutan acara-acara resmi. Isi pernyataan tersebut menghimbau kepada setiap muslim khususnya pejabat muslim untuk mengucapkan salam Islami dalam membuka sambutan atau pidato di acara-acara resmi.

Senin, 18/11/2019 17:55 0

Artikel

Sukmawati Harus Sadar, Soekarno Bukanlah Manusia Sempurna

Kontroversi terulang, Sukmawati kembali dituduh menista agama.

Senin, 18/11/2019 16:48 0

Indonesia

LBH Street Lawyer: Pertanyaan Sukmawati Soal Nabi Muhammad Retoris

Sukmawati Soekarnoputri dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait pembandingan Nabi Muhammad dengan Soekarno, sang proklamator.

Senin, 18/11/2019 16:12 0

Indonesia

Dinilai Menghina Nabi Muhammad, Sukmawati Dipolisikan

Sukmawati Soekarnoputri kembali dilaporkan ke Kepolisian soal pembandingan Nabi Muhammad dan Soekarno.

Senin, 18/11/2019 15:24 0

Opini

Entah Apa yang Merasuki Sukmawati

Belum kapok membuat kontroversi dengan puisi, Sukmawati kini membandingkan Nabi Muhammad SAW dan Soekarno dalam memerdekakan Indonesia.

Ahad, 17/11/2019 01:27 1

Indonesia

Ucapan Sukmawati Soal Nabi Muhammad dan Soekarno Bernuansa Penodaan Agama

Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad menegaskan bahwa ucapan Sukmawati yang membandingkan antara Nabi Muhammad dan Soekarno bernuansa penghinaan agama Islam.

Sabtu, 16/11/2019 15:09 1

Indonesia

Bandingkan Nabi Muhammad dan Soekarno, Warganet Ramai-ramai Minta Sukmawati Ditangkap

Pernyataan Sukmawati yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dan Soekarno dalam memerdekakan Indonesia dikecam masyarakat.

Sabtu, 16/11/2019 14:37 1

Video Kajian

Khutbah Jumat: keutamaan ilmu – Ust. Khotibul Umam

Allah SWT berfirman dalam Surat Az-Zumar Ayat 9

Jum'at, 15/11/2019 19:31 0

Close