... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Myanmar Tolak Diselidiki atas Kejahatan terhadap Muslim Rohingya

Foto: Militer Myanmar. (Reuters)

KIBLAT.NET, Naypyidaw – Pemerintah Myanmar menolak keputusan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) yang mengizinkan jaksa penuntut membuka penyelidikan atas kejahatan yang dilakukan terhadap minoritas Muslim Rohingya.

Juru bicara pemerintah Zaw Htay berdalih bahwa pengadilan yang berbasis di Belanda itu tidak memiliki yurisdiksi atas tindakannya. Pernyataannya adalah reaksi resmi pertama sejak pengadilan setuju pada hari Kamis untuk melanjutkan kasus ini.

Zaw Htay mengutip pernyataan Kementerian Luar Negeri Myanmar dari April 2018 bahwa Myanmar bukan merupakan pihak dalam perjanjian pembentukan pengadilan, maka Myanmar tidak perlu mematuhi keputusan pengadilan.

“Sudah diungkapkan dalam pernyataan bahwa penyelidikan atas Myanmar oleh ICC tidak sesuai dengan hukum internasional,” katanya di ibukota Myanmar, Naypyitaw.

Zaw Htay mengatakan bahwa Myanmar telah membentuk Komisi Penyelidikan Independennya sendiri. Dia mencatat bahwa militer juga telah membentuk Pengadilan Penyelidikan.

“Jika kami menemukan pelanggaran (hak asasi manusia), kami akan mengambil tindakan sesuai dengan hukum,” katanya.

Sebuah misi pencari fakta independen PBB yang mengumpulkan bukti luas yang dikatakannya menunjukkan bahwa persidangan untuk genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan layak dinyatakan pada awal tahun ini bahwa keadilan tidak dapat dilayani secara adil oleh proses peradilan di Myanmar. Dikatakan mekanisme atau proses internasional diperlukan untuk akuntabilitas.

Gambia, atas nama Organisasi Kerjasama Islam, mengajukan kasus pada hari Senin di Mahkamah Internasional untuk menuduh Myanmar melakukan genosida dalam perlakuannya terhadap Rohingya.

BACA JUGA  Kelebihan Penumpang, Kapal Pengungsi Rohingya Karam

ICC menyelesaikan perselisihan antar negara, sementara Pengadilan Pidana Internasional berupaya menghukum individu yang bertanggung jawab atas kejahatan. Kedua pengadilan berbasis di Den Haag.

Sumber: Arab News
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

LBH Street Lawyer: Pertanyaan Sukmawati Soal Nabi Muhammad Retoris

Sukmawati Soekarnoputri dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait pembandingan Nabi Muhammad dengan Soekarno, sang proklamator.

Senin, 18/11/2019 16:12 0

Indonesia

Dinilai Menghina Nabi Muhammad, Sukmawati Dipolisikan

Sukmawati Soekarnoputri kembali dilaporkan ke Kepolisian soal pembandingan Nabi Muhammad dan Soekarno.

Senin, 18/11/2019 15:24 0

Opini

Entah Apa yang Merasuki Sukmawati

Belum kapok membuat kontroversi dengan puisi, Sukmawati kini membandingkan Nabi Muhammad SAW dan Soekarno dalam memerdekakan Indonesia.

Ahad, 17/11/2019 01:27 1

Indonesia

Ucapan Sukmawati Soal Nabi Muhammad dan Soekarno Bernuansa Penodaan Agama

Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad menegaskan bahwa ucapan Sukmawati yang membandingkan antara Nabi Muhammad dan Soekarno bernuansa penghinaan agama Islam.

Sabtu, 16/11/2019 15:09 1

Indonesia

Bandingkan Nabi Muhammad dan Soekarno, Warganet Ramai-ramai Minta Sukmawati Ditangkap

Pernyataan Sukmawati yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dan Soekarno dalam memerdekakan Indonesia dikecam masyarakat.

Sabtu, 16/11/2019 14:37 1

Video Kajian

Khutbah Jumat: keutamaan ilmu – Ust. Khotibul Umam

Allah SWT berfirman dalam Surat Az-Zumar Ayat 9

Jum'at, 15/11/2019 19:31 0

Indonesia

Gaza Diserang, PKS: Dunia Tak Berbuat Apa-apa Kecuali Mengecam

Namun, ia menyayangkan sikap dunia yang tidak tegas melihat pembantaian tersebut.

Jum'at, 15/11/2019 16:00 0

Indonesia

Soal Lem Aibon Rp82 Milyar, Anies: Sudah Saya Koreksi

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan angkat suara terkait polemik anggaran DKI Jakarta.

Jum'at, 15/11/2019 15:54 0

Indonesia

Mardani: Indonesia Harus Protes Atas Serangan Israel ke Gaza

Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera mengutuk serangan udara Israel ke wilayah Gaza sejak Selasa lalu.

Jum'at, 15/11/2019 14:49 0

Video News

MUI: Jika Kasus HRS Tak Kunjung Selesai Banyak Masalah Akan Timbul

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional MUI, Muhyiddin Junaidi berharap agar kasus HRS segera selesai.

Jum'at, 15/11/2019 14:29 0

Close