... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Larangan Salam Lintas Agama Tidak Merusak Kebhinnekaan

Foto: Anggota Ikatan Ulama dan Da'i Asia Tenggara, Dr. M. Yusran Hadi, Lc., MA.

KIBLAT.NET, Banda Aceh – MUI Jawa Timur pada tanggal 8 November 2019 mengeluarkan pernyataan terkait fenomena salam lintas agama dalam sambutan acara-acara resmi. Isi pernyataan tersebut menghimbau kepada setiap muslim khususnya pejabat muslim untuk mengucapkan salam Islami dalam membuka sambutan atau pidato di acara-acara resmi.

Himbauan tersebut pada akhirnya disikapi dengan penolakan oleh sebahagian muslim termasuk pejabat muslim. Namun tak sedikit juga yang mendukung himbauan MUI Jatim tersebut.

Anggota Ikatan Ulama dan Da’i Asia Tenggara, Dr. Muhammad Yusran Hadi, Lc., MA menilai himbauan dari MUI Jatim tersebut sudah tepat. Dan sudah seharusnya diikuti oleh setiap muslim di Indonesia.

“Tugas ulama itu untuk mengawal aqidah umat Islam. Maka setiap muslim sepatutnya mengamalkan petunjuk para ulama, termasuk dalam persoalan salam, sesuai dengan perintah agama agar selamat di dunia dan akhirat,” kata Yusran Hadi kepada Kiblat.net pada Sabtu (16/11/2019).

Yusran menyayangkan sikap pihak yang kontra dan menolak himbauan MUI Jatim ini, khususnya pejabat muslim.

“Ini (penolakan, red.) menunjukkan ketidakpahaman mereka terhadap agama Islam dan berkembangnya paham plurarisme agama di Indonesia yang telah difatwakan kesesatannya oleh seluruh ulama sedunia, termasuk MUI Pusat. Seharusnya mereka mematuhi himbauan ulama sebagaimana diperintahkan oleh agama,” ujar Yusran.

Mengucapkan salam, jelas Yusran, dalam Islam bermakna mendoakan seseorang agar dilimpahi keselamatan dan rahmat oleh Allah SWT. Oleh karena itu, mengucapkan salam kepada sesama muslim hukumnya dianjurkan atau sunnat. Adapun yang mendengarnya wajib menjawab salam. Dengan demikian, memberi dan menjawab salam antara sesama muslim itu ajaran Islam yang diperintahkan berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah.

BACA JUGA  Jokowi Sebut Pengusul Presiden Tiga Periode Menjerumuskan Dirinya

Adapun mengucapkan salam kepada non muslim, lanjut Yusran dengan salam Islam dilarang dalam Islam. Karena, memberikan salam mengandung doa keselamatan dan keberkahan. Jika mengucapkan dengan salam Islam kepada non muslim dilarang, maka terlebih lagi mengucapkan salam dengan salam agama lain. Karena, ucapan salam semua agama selain Islam mengandung kesyirikan yang dikhawatirkan bisa merusak tauhid dan aqidah seorang muslim. Salam dalam setiap agama mengandung ajaran ritual, keyakinan, dan syiar agama masing-masing. Maka umat Islam dilarang mengucapkannya.

Yusran mengungkapkan salam dalam Islam mengandung makna doa, tauhid, nama Allah yang agung dan syiar agama Islam. Maka ucapan salam harus sesuai dengan ketentuan syariat yaitu lafaznya bersumber dari syariat dan wajib ditujukan doanya kepada Allah SWT semata, sebagaimana tertera dalam Al-Quran surat Al-Faatihah ayat 5, Al-Kahfi ayat 110, Az-Zaariyat ayat 56, dan al-Bayyinah ayat 5.

“Inilah perintah tauhid yang wajib diamalkan oleh seorang muslim. Mengucapkan salam dengan salam semua agama selain Islam itu sama saja melakukan syirik dengan meminta keselamatan dan keberkahan kepada selain Allah SWT. Ini bertentangan dengan tauhid. Oleh karena itu, haram bagi seorang muslim memberikan salam dengan salam agama lain,” paparnya.

Yusran yang juga Ketua MIUMI Aceh itu menegaskan mengucapkan salam dengan salam semua agama itu tidak diperintahkan dan tidak pula dilakukan oleh Rasululllah SAW, para sahabat, tabi’in, dan tabiut tabi’in. Dengan kata lain, mengucapkan salam dengan salam selain Islam merupakan bid’ah yang dilarang dan dikecam dalam Islam. Dan hal itu merupakan bentuk menyerupai ibadah agama lain, sesuatu yang dilarang oleh Rasulullah SAW.

BACA JUGA  Perilaku One Night Stand di Kalangan Millenial Jadi Tantangan Para Pendakwah

Selain menghimbau agar umat Islam sebaiknya mengikuti himbauan MUI Jatim, Yusran juga mengungkapkan bahwa mengucapkan salam dengan salam Islam bagi seorang pejabat muslim bukan berarti tidak bersikap toleran dalam beragama atau merusak kebhinekaan.

“Justru itulah sikap toleransi agama dan kebhinekaan. Toleransi agama tidak boleh dipahami dengan harus berbaur dan mengikuti ritual dan keyakinan agama lain. Ini toleransi yang kebablasan dan menyesatkan. Ini dilarang dalam Islam karena merusak tauhid dan aqidah muslim,” ungkapnya.

“Yang benar, toleransi agama adalah menghargai dan menghormati kebebasan dalam beragama dan menjalankan agamanya masing-masing. Toleransi beragama juga bermakna menerima perbedaan dalam beragama dan menjalankan agama sesuai dengan agamanya masing-masing. Inilah toleransi sebenarnya yang harus dijaga diamalkan oleh setiap pemeluk agama sesuai dengan ajaran Islam, Pancasila, dan UUD 1945,” pungkasnya.

Reporter: Azzam Diponegoro
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Sukmawati Harus Sadar, Soekarno Bukanlah Manusia Sempurna

Kontroversi terulang, Sukmawati kembali dituduh menista agama.

Senin, 18/11/2019 16:48 0

Myanmar

Myanmar Tolak Diselidiki atas Kejahatan terhadap Muslim Rohingya

Juru bicara pemerintah Zaw Htay berdalih bahwa pengadilan yang berbasis di Belanda itu tidak memiliki yurisdiksi atas tindakannya.

Senin, 18/11/2019 16:34 0

News

Seorang Polisi Terkena Panah Pengunjuk Rasa Hong Kong Saat Ricuh

Seorang perwira polisi Hong Kong terkena anak panah ketika pihak berwenang menggunakan gas air mata dan meriam air untuk mengusir pengunjuk rasa yang menduduki kampus dan jalan-jalan di sekitarnya, Ahad (17/11/2019).

Senin, 18/11/2019 16:13 0

Inggris

Investigasi: Kejahatan Perang Tentara Inggris di Irak dan Afghanistan Ditutup-tutupi

para komandan tinggi militer berupaya menutupi kejahatan perang yang dilakukan tentara Inggris di Irak dan Afghanistan

Senin, 18/11/2019 12:12 0

Suriah

Sembilan Sipil Tewas Akibat Serangan Udara Rusia di Idlib

Lembaga yang bermarkas di Inggris itu mengatakan bahwa korban tewas kemungkinan akan meningkat karena beberapa korban dalam kondisi kritis.

Senin, 18/11/2019 09:00 0

Iran

Protes Anti Kenaikan BBM di Iran Meluas, Satu Demonstran Tewas

"Beberapa pengemudi memprotes harga bensin baru dengan menghentikan mobil mereka dan menyebabkan kemacetan," lapor kantor berita Iran Erna, seperti dilansir AFP.

Senin, 18/11/2019 07:43 0

Opini

Entah Apa yang Merasuki Sukmawati

Belum kapok membuat kontroversi dengan puisi, Sukmawati kini membandingkan Nabi Muhammad SAW dan Soekarno dalam memerdekakan Indonesia.

Ahad, 17/11/2019 01:27 1

Iran

Iran Batasi Pembelian BBM dan Naikkan Harganya, Warga Turun ke Jalan

"Polisi anti huru hara memblokir jalan-jalan utama. Saya mendengar tentang penembakan sekitar satu jam yang lalu," kata seorang warga Ahvaz, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, kepada Reuters melalui telepon.

Sabtu, 16/11/2019 09:24 0

Amerika

Internal Koalisi AS Berselisih Soal Ekstradisi Anggota ISIS yang Tertawan

AS ingin negara-negara anggota menerima warganya anggota ISIS yang tertawan di Suriah. Sementara Eropa menolak.

Sabtu, 16/11/2019 08:04 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: keutamaan ilmu – Ust. Khotibul Umam

Allah SWT berfirman dalam Surat Az-Zumar Ayat 9

Jum'at, 15/11/2019 19:31 0

Close