... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ucapan Sukmawati Soal Nabi Muhammad dan Soekarno Bernuansa Penodaan Agama

Foto: Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad

KIBLAT.NET, Jakarta – Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad menegaskan bahwa ucapan Sukmawati yang membandingkan antara Nabi Muhammad dan Soekarno bernuansa penghinaan agama Islam. Menurutnya, Sukmawati bisa saja dijerat pasal penodaan agama.

“Pembandingan tersebut ada nuansa penghinaan terhadap keyakinan umat Islam. Berpotensi melanggar Pasal 156a KUHP tentang penodaan agama,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Sabtu (16/09/2019)

mengingat dulu sudah pernah dilaporkan dan tidak ada proses hukum yang menjerakan dan sekarang kembali diulangi, kata dia, maka aparat penegak hukum hendaknya memproses laporan polisi kepada Sukmawati. ” Dan pihak kepolisian harus menegakkan hukum secara otentik,” paparnya.

Ia menegaskan bahwa dalam konteks kemerdekaan Indonesia, Nabi Muhammad SAW memberi energi religius keislaman kepada para ulama dan pejuang kemerdekaan sehingga bangsa Indonesia bisa merdeka. Peran ulama nyata dalam kemerdekaan.

“Tidak mungkin menjadi ulama jika tidak ada Nabi Muhammad. Dengan demikian ada pengaruh Muhammad dalam kemerdekaan melalui peran ulama yang gigih berjuang untuk Indonesia. Presiden Soekarno sebagai proklamator juga didukung oleh para ulama dalam perjuangannya,” tegasnya.

“Membandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad dalam perjuangan kemerdekaan merupakan konstruksi berpikir yang tidak proporsional karena keduanya tidak perlu dibandingkan,” tegasnya.

Terakhir, Suparji menekankan bahwa bangsa Indonesia memerlukan situasi yang kondusif agar bisa solid dan profesif untuk mewujudkan tujuan nasional. Untuk itu para pihak yang memiliki panggung untuk berekspresi hendaknya bernarasi yang positif.

BACA JUGA  Tompi Kritisi Proyek Wisata Kesehatan Menkes

“Tidak perlu mengungkap hal-hal yang tidak perlu dan berpotensi menimbulkan ketersinggungan dan kegaduhan pihak lain,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Ucapan Sukmawati Soal Nabi Muhammad dan Soekarno Bernuansa Penodaan Agama”

  1. Padahal jelas sedari catatan sejarah di negeri ini jika kemerdekaan Indonesia ini bukan hanya perjuangan soerkarno semata.

    Mungkin akan lebih fair jika busuk membandingkan Soekarno dengan Bung Tomo.
    Jika boleh membandingkan dan memilih, maka Bung Tomo menurut saya lebih tepat menjadi presiden dibandingkan dengan Soekarno.
    Karena jelas sedari catatan sejarah di negeri ini jika pekik dan gelora Takbir yang diucapkan Bung Tomo dalam siaran radionya, mampu membakar pejuang NKRI sedari kalangan ulama dan santri menghadapi agresi bangsa kolonial kala itu.
    Saat Bung Tomo membakar semangat pejuang, dimana coba posisi Soekarno saat itu?

    Belum lagi jika dibandingkan dengan sosok seorang Jendral Soedirman.
    Apakah layak soekarno dbandingkan dengan Jendral Soedirman?
    Jika boleh saya memilih tentunya saya akan memilih sosok seorang Jendral Soedirman dari pada Soekarno.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Iran

Iran Batasi Pembelian BBM dan Naikkan Harganya, Warga Turun ke Jalan

"Polisi anti huru hara memblokir jalan-jalan utama. Saya mendengar tentang penembakan sekitar satu jam yang lalu," kata seorang warga Ahvaz, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, kepada Reuters melalui telepon.

Sabtu, 16/11/2019 09:24 0

Amerika

Internal Koalisi AS Berselisih Soal Ekstradisi Anggota ISIS yang Tertawan

AS ingin negara-negara anggota menerima warganya anggota ISIS yang tertawan di Suriah. Sementara Eropa menolak.

Sabtu, 16/11/2019 08:04 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: keutamaan ilmu – Ust. Khotibul Umam

Allah SWT berfirman dalam Surat Az-Zumar Ayat 9

Jum'at, 15/11/2019 19:31 0

Video News

MUI: Jika Kasus HRS Tak Kunjung Selesai Banyak Masalah Akan Timbul

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional MUI, Muhyiddin Junaidi berharap agar kasus HRS segera selesai.

Jum'at, 15/11/2019 14:29 0

Amerika

Pasca Kematian Al-Baghdadi, Fokus Koalisi Anti-ISIS Beralih ke Afrika

Pompeo juga mendesak anggota koalisi yang berperang melawan ISIS untuk membawa para tahanan kembali ke negara mereka.

Jum'at, 15/11/2019 14:10 0

Myanmar

ICC Restui Penyelidikan Kejahatan Myanmar terhadap Rohingya

Lebih dari 740.000 Rohingya terpaksa mengungsi dari perbatasan ke kamp-kamp yang luas di Bangladesh.

Jum'at, 15/11/2019 11:02 0

Palestina

Warga Gaza Turun ke Jalan Desak Serangan Balasan Terhadap Israel

Warga Gaza menggelar aksi turun ke jalan pada Kamis malam (14/11/2019). Mereka memeinta pejuang perlawanan membalas agresi Israel terbaru dan menolak gencatan senjata yang diumumkan oleh pejabat Israel dan otoritas Palestina.

Jum'at, 15/11/2019 08:56 0

Amerika

Pelajar di AS dan Rusia Tembaki Siswa Lain Kemudian Bunuh Diri

“Seorang pelajar berusia 16 dan 14 tahun tewas serta tiga lainnya terluka. Pelaku kemudian menembak kepalanya sendiri,” lapor Reuters.

Jum'at, 15/11/2019 08:04 0

Suriah

Rusia Dirikan Pangkalan Militer di Bekas Wilayah Kurdi Suriah

Tiga helikopter, termasuk helikopter transportasi militer Mi-8, telah ditempatkan di pangkalan baru itu. Zvizda TV mengatakan akan tiba banyak lagi helikopter lainnya yang akan menempati pangkalan ini.

Jum'at, 15/11/2019 07:14 0

China

Demi Ibunya, Aktivis Uighur Ini Seru Dunia Hentikan Tindakan China

Para pemimpin dunia harus mengambil langkah lebih keras tentang penggunaan teknologi pengawasan tingkat tinggi China untuk memantau dan menindak etnis minoritas.

Kamis, 14/11/2019 16:15 0

Close