... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Lem Aibon Rp82 Milyar, Anies: Sudah Saya Koreksi

Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

KIBLAT.NET, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan angkat suara terkait polemik anggaran DKI Jakarta. Seperti diketahui, sebelumnya sempat mencuat ke publik rancangan APBD DKI yang dinilai bermasalah, salah satunya adalah rencana pembelian lem Aibon sebesar Rp 82, 8 miliar.

Anies menjelaskan, persoalan anggaran tak masuk akal hampir setiap tahun terjadi. Namun baru tahun ini mencuat hingga menjadi viral.

Ia mengaku telah menemukan hal serupa tahun lalu dan langsung memerintahkan jajarannya untuk membenahi rancangan anggaran tersebut.

“Sebelum itu rame, saya sudah lihat tahun lalu. Saya panggil semua, dikoreksi ini. Jadi kami sudah tau ini sejak tahun lalu dan kami udah bilang, ini harus dikoreksi,” kata Anies dalam video yang diunggah channel Deddy Corbuzier di Youtube pada Kamis (14/11/2019).

Ia menegaskan dirinya tak bersalah dalam polemik anggaran ini. Hal ini karena menurut Anies, pihaknya langsung mengambil langkah untuk mengoreksi kesalahan yang ada.

Untuk antisipasi kedepan, mantan Menteri Pendidikan itu menuturkan bahwa pihaknya telah menyiapkan upgrade untuk aplikasi data entry anggaran.

“Kenapa harus diupgrade? Supaya dia bisa memaksa siapapun yang melakukan data entry, agar memasukkan data entry yang benar,” ujar Anies

“Saya bertanggung jawab, benar. Saya taunya tahun lalu, langsung bikin aplikasi. Saya gak guilty (bersalah) dong, kalau guilty itu tau ada masalah tapi diam, itu salah,” imbuhnya.

BACA JUGA  Pandemi Corona Semakin Mengkhawatirkan, PKS: Perlu Penguatan BNPB dan Zikir Nasional

Anies menyebut, aplikasi tersebut kini masih digarap dan baru bisa digunakan 1 Januari mendatang. Ia juga menegaskan tak ingin menjadikan rancangan anggaran tak masuk akal sebagai komoditas politik.

“Kalau saya ingin menjadikan ini komoditas politik, ketika ketemu tahun lalu langsung saya publish. Tapi enggak tuh, saya diem aja,” kilahnya.

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

MUI: Jika Kasus HRS Tak Kunjung Selesai Banyak Masalah Akan Timbul

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional MUI, Muhyiddin Junaidi berharap agar kasus HRS segera selesai.

Jum'at, 15/11/2019 14:29 0

Amerika

Pasca Kematian Al-Baghdadi, Fokus Koalisi Anti-ISIS Beralih ke Afrika

Pompeo juga mendesak anggota koalisi yang berperang melawan ISIS untuk membawa para tahanan kembali ke negara mereka.

Jum'at, 15/11/2019 14:10 0

Myanmar

ICC Restui Penyelidikan Kejahatan Myanmar terhadap Rohingya

Lebih dari 740.000 Rohingya terpaksa mengungsi dari perbatasan ke kamp-kamp yang luas di Bangladesh.

Jum'at, 15/11/2019 11:02 0

Palestina

Warga Gaza Turun ke Jalan Desak Serangan Balasan Terhadap Israel

Warga Gaza menggelar aksi turun ke jalan pada Kamis malam (14/11/2019). Mereka memeinta pejuang perlawanan membalas agresi Israel terbaru dan menolak gencatan senjata yang diumumkan oleh pejabat Israel dan otoritas Palestina.

Jum'at, 15/11/2019 08:56 0

Amerika

Pelajar di AS dan Rusia Tembaki Siswa Lain Kemudian Bunuh Diri

“Seorang pelajar berusia 16 dan 14 tahun tewas serta tiga lainnya terluka. Pelaku kemudian menembak kepalanya sendiri,” lapor Reuters.

Jum'at, 15/11/2019 08:04 0

Suriah

Rusia Dirikan Pangkalan Militer di Bekas Wilayah Kurdi Suriah

Tiga helikopter, termasuk helikopter transportasi militer Mi-8, telah ditempatkan di pangkalan baru itu. Zvizda TV mengatakan akan tiba banyak lagi helikopter lainnya yang akan menempati pangkalan ini.

Jum'at, 15/11/2019 07:14 0

China

Demi Ibunya, Aktivis Uighur Ini Seru Dunia Hentikan Tindakan China

Para pemimpin dunia harus mengambil langkah lebih keras tentang penggunaan teknologi pengawasan tingkat tinggi China untuk memantau dan menindak etnis minoritas.

Kamis, 14/11/2019 16:15 0

Palestina

Gencatan Senjata Disepakati Usai 34 Orang Palestina Tewas Dibom

Kelompok Palestina Jihad Islam mengatakan gencatan senjata yang ditengahi Mesir dengan Israel telah disepakati setelah serangan udara menewaskan sedikitnya 34 orang di Gaza.

Kamis, 14/11/2019 15:40 0

Palestina

Haniyeh: Agresi Israel untuk Menghalangi Kemajuan Palestina

Ismail Haniyeh juga menyatakan belasungkawa atas pembunuhan Bahaa Abu Al-Ata dan yang lainnya oleh Israel selama 24 jam sebelumnya.

Kamis, 14/11/2019 14:47 0

Arab Saudi

Lagi, Ulama Meninggal di Penjara Kerajaan Arab Saudi

“Telah terkonfirmasi oleh kami kabar meninggalnya Syaikh Fahd Al-Qadhi di penjara hari kemarin. Ia divonis bulan lalu hukuman enam tahun penjara,” kata akun Twitter pemantau penangkapan aktivis dan ulama yang kritis terhadap pemerintah Saudi, Muktaqaly Rakyi, pada Rabu (13/11/2019).

Kamis, 14/11/2019 13:16 0

Close