... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Komisi X: Regulasi Pendidikan Indonesia Perlu Revisi

Foto: Ujian akhir berstandar nasional untuk satuan Pendidikan Diniyah Formal (PDF)

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua Komisi X DPR-RI, Hetifah Sjaifudian menegaskan perlunya revisi regulasi di sektor pendidikan Indonesia. Ia menilai, beberapa regulasi yang ada sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman.

Hatifah mengatakan bahwa setidaknya ada tiga Undang-Undang yang harus direvisi. Yaitu UU Sistem Pendidikan Nasional, UU Pendidikan Tinggi, dan UU Guru dan Dosen.

“Bayangkan saja, UU Sisdiknas itu disahkan di tahun 2003, sudah hampir 2 dekade. Sementara situasi dan kebutuhan di lapangan sudah jauh berkembang,” kata Hetifah melalui keterangan tertulis pada Kamis (14/11/2019).

UU yang hendak direvisi, lanjut Hetifah, memiliki semangat omnibus law seperti yang dicanangkan pemerintah. Menurutnya, tumpang tindih pengaturan sektor pendidikan memang sudah saatnya diakhiri dengan konsep omnibus law. Ia berharap, di bawah kepemimpinan kaum milenial, Kemendikbud harus menyegarkan kembali regulasi pendidikan.

“Tidak mungkin Mas Menteri bisa melakukan terobosan-terobosan di dunia pendidikan kalau aturannya saja sangat membelenggu dan ketinggalan zaman,” ujarnya.

Selain mengajukan perubahan terhadap beberapa UU, Komisi X DPR RI rencananya juga akan mengajukan beberapa Rancangan Undang-Undang baru terkait pendidikan, seperti UU yang mengatur sarana prasarana pendidikan yang diharapkan mampu menjamin terbangunnya fasilitas pendidikan yang memadai.

Diakhir, Hetifah menambahkan, UU yang baru nanti diharapkan bisa mengombinasikan aspirasi masyarakat dan pakar pendidikan sekaligus mendukung program-program yang diajukan pemerintah.

“Harus sinkron antara regulasi dan program. Contohnya menyangkut program pendidikan karakter, penyertaan teknologi, inovasi dalam manajemen guru, semua harus ada payung hukumnya,” pungkasnya.

BACA JUGA  Dampak Corona, Kemenag Perpanjang Tenggat Pelunasan Biaya Haji 2020

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Pasca Kematian Al-Baghdadi, Fokus Koalisi Anti-ISIS Beralih ke Afrika

Pompeo juga mendesak anggota koalisi yang berperang melawan ISIS untuk membawa para tahanan kembali ke negara mereka.

Jum'at, 15/11/2019 14:10 0

Myanmar

ICC Restui Penyelidikan Kejahatan Myanmar terhadap Rohingya

Lebih dari 740.000 Rohingya terpaksa mengungsi dari perbatasan ke kamp-kamp yang luas di Bangladesh.

Jum'at, 15/11/2019 11:02 0

Palestina

Warga Gaza Turun ke Jalan Desak Serangan Balasan Terhadap Israel

Warga Gaza menggelar aksi turun ke jalan pada Kamis malam (14/11/2019). Mereka memeinta pejuang perlawanan membalas agresi Israel terbaru dan menolak gencatan senjata yang diumumkan oleh pejabat Israel dan otoritas Palestina.

Jum'at, 15/11/2019 08:56 0

Amerika

Pelajar di AS dan Rusia Tembaki Siswa Lain Kemudian Bunuh Diri

“Seorang pelajar berusia 16 dan 14 tahun tewas serta tiga lainnya terluka. Pelaku kemudian menembak kepalanya sendiri,” lapor Reuters.

Jum'at, 15/11/2019 08:04 0

Suriah

Rusia Dirikan Pangkalan Militer di Bekas Wilayah Kurdi Suriah

Tiga helikopter, termasuk helikopter transportasi militer Mi-8, telah ditempatkan di pangkalan baru itu. Zvizda TV mengatakan akan tiba banyak lagi helikopter lainnya yang akan menempati pangkalan ini.

Jum'at, 15/11/2019 07:14 0

China

Demi Ibunya, Aktivis Uighur Ini Seru Dunia Hentikan Tindakan China

Para pemimpin dunia harus mengambil langkah lebih keras tentang penggunaan teknologi pengawasan tingkat tinggi China untuk memantau dan menindak etnis minoritas.

Kamis, 14/11/2019 16:15 0

Palestina

Gencatan Senjata Disepakati Usai 34 Orang Palestina Tewas Dibom

Kelompok Palestina Jihad Islam mengatakan gencatan senjata yang ditengahi Mesir dengan Israel telah disepakati setelah serangan udara menewaskan sedikitnya 34 orang di Gaza.

Kamis, 14/11/2019 15:40 0

Palestina

Haniyeh: Agresi Israel untuk Menghalangi Kemajuan Palestina

Ismail Haniyeh juga menyatakan belasungkawa atas pembunuhan Bahaa Abu Al-Ata dan yang lainnya oleh Israel selama 24 jam sebelumnya.

Kamis, 14/11/2019 14:47 0

Arab Saudi

Lagi, Ulama Meninggal di Penjara Kerajaan Arab Saudi

“Telah terkonfirmasi oleh kami kabar meninggalnya Syaikh Fahd Al-Qadhi di penjara hari kemarin. Ia divonis bulan lalu hukuman enam tahun penjara,” kata akun Twitter pemantau penangkapan aktivis dan ulama yang kritis terhadap pemerintah Saudi, Muktaqaly Rakyi, pada Rabu (13/11/2019).

Kamis, 14/11/2019 13:16 0

Afghanistan

Milisi ISIS Dikepung Taliban, Diselamatkan Pemerintah Kabul

Imarah Islam Afghanistan telah memulai operasi besar-besaran untuk memberantas ISIS di Nangarhar dan provinsi-provinsi di sekitarnya. Namun milisi ISIS yang sudah terpojok malah diselamatkan oleh pemerintah Kabul.

Kamis, 14/11/2019 12:58 0

Close